<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429</id><updated>2012-01-21T12:46:48.041+07:00</updated><title type='text'>Putra Anambas</title><subtitle type='html'>Blog Putra Anambas selain merupakan catatan pribadi dari Adies Saputra juga didedikasikan untuk turut memperkenalkan kabupaten Kepulauan Anambas di dunia maya.Untuk berhubungan dengan saya silakan kirim email ke dieztra@yahoo.co.uk</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>68</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7595033845765197822</id><published>2011-12-28T13:51:00.002+07:00</published><updated>2011-12-28T14:00:06.348+07:00</updated><title type='text'>ILLEGAL FISHING DIBERANTAS, RUMPON DIKEMAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sedang berjuang keras meningkatkan produktivitas Nelayan dikawasan ini. Lewat Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, Pemerintah daerah terus bergegas menciptakan program-program strategic yang langsung mengena pada masyarakat nelayan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Dinas Kelautan dan Perikanan melalui kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak dua tahun lalu terus mengintensifkan pengawasan di perairan Anambas, hasilnya aktifitas illegal fishing yang sebelumnya menjadi momok nelayan Anambas berangsur berkurang. Aktifitas pengawasan juga melibatkan masyarakat yang dibekali dengan Handy Talki sehingga informasi tentang aktifitas illegal fishing dapat segera diketahui markas Satker atau kapal pengawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat yang bersamaan Pemerintah Daerah terus mengintensifkan penyebaran rumpon atau rumah ikan, untuk meningkatkan produksi perikanan sehingga berimplikasi pada pendapatan nelayan tentunya. Menurut Drs. H. Zukhrin M.Si yang telah menggawangi DKP Anambas sejak dua tahun lalu itu pihaknya pada 2010 telah menyebar setidaknya 400  rumpon, pada 2011 kembali disebar 34 rumpon di daerah Telaga Besar dan Telaga Kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rumpon DKP Anambas juga mengintensifkan penggunaan Keramba Jaring Apung (KJA) kepada kelompok nelayan budi daya, selain untuk meningkatkan produktifitas juga untuk menggantikan kebiasaan penggunaan Jaring Tancap, karena KJA jauh rebih ramah lingkungan dan tidak merusak terumbu karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Zukhrin pihaknya pada akhir tahun 2011 ini juga akan segera membagikan pancing ulur sebanyak 996 paket untuk meningkatkan hasil tangkapan khususnya bagi nelayan tradisional. Sementara sejumlah program-program strategic lainnya seperti pembangunan depot minyak khusus Nelayan (SPDN), dan Program Keramba Jaring Air Tawar juga sudah dipersiapkan Zukhrin untuk tahun-tahun mendatang dalam rangka mendukung akselerasi pembangunan di Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Kepulauan Anambas, merupakan salah satu kabupaten maritime terbesar di Indonesia dan berada di wilayah perbatasan, dengan jumlah lebih dari separuh angkatan kerja bergantung pada sektor kelautan dan perikanan, bila Pemerintah Daerah berhasil mengangkat ekonomi keluarga nelayan, maka tentu akan lebih mudah bagi daerah ini untuk segera mengentaskan kemiskinan yang persentasenya mencapai 20 persen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7595033845765197822?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7595033845765197822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/12/illegal-fishing-diberantas-rumpon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7595033845765197822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7595033845765197822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/12/illegal-fishing-diberantas-rumpon.html' title='ILLEGAL FISHING DIBERANTAS, RUMPON DIKEMAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1274312197254410502</id><published>2011-12-25T16:29:00.003+07:00</published><updated>2011-12-28T13:32:31.696+07:00</updated><title type='text'>KM. BUKIT RAYA, TRANSPORTASI ANDALAN MASYARAKAT ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walau sudah lebih dari satu dekade KM. Bukit Raya melayari perairan Anambas, dengan kondisi kebersihan dan services kapal yang semakin menyusut, namun Kapal Motor milik PT. Pelni itu masih tetap menjadi transportasi primadona masyarakat di daerah perbatasan khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Kapal Bukit Raya yang berkapasitas 900 tempat tidur namun dapat menampung hingga 1.500 penumpang itu dengan setia terus melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas yang akan berlayar ke Tanjung Pinang maupun ke Natuna. Dengan rute satu kali dua minggu, Bukit Raya siap mengarungi hamparan Laut Cina Selatan hingga ke pulau Bintan, Bangka Belitung, sampai ke Jakarta, dan Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit Raya menjadi pilihan primadona pada musim lebaran maupun liburan sekolah. Di musim-musim utara yang berombak kencang dan terjadi dari bulan Oktober hingga Februari, Bukit Raya merupakan satu-satunya transportasi laut pilihan. Sebab pada musim tersebut ferry cepat yang juga melayani masyarakat Anambas tidak dapat melayari kawasan ini. Belum lagi pesawat penumpang jenis fokker 50 yang singgah di Anambas empat kali seminggu sering tidak dapat terbang karena faktor cuaca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-dTLf_nCSQCE/Tvq3B7tAspI/AAAAAAAAAf4/DkXOGmjLpVc/s1600/KMBUKITRAYA_ac4e.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:6px 0 3px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-dTLf_nCSQCE/Tvq3B7tAspI/AAAAAAAAAf4/DkXOGmjLpVc/s320/KMBUKITRAYA_ac4e.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691062322970276498" /&gt;&lt;/a&gt; Bukit Raya tetap menjadi pilihan warga Anambas selain karena dirasa lebih aman, juga karena harga tiketnya yang terjangkau, harga tiket dari Pelabuhan Tarempa ke Pelabuhan Kijang-Bintan misalnya hanya Rp.150.000,- bandingkan dengan harga tiket ferry cepat yang mencapai dua kali lipatnya dan harga tiket pesawat yang mencapai Rp.1.050.000, Bagi masyarakat ekonomi lemah tentu saja berlayar dengan KM. Bukit Raya adalah pilihan pas, walau konsekuensinya penumpang harus berdesak-desakan ketika hendak turun dan naik ke kapal, ditambah lagi konsekuensi supaya pasrah berehat di lorong-lorong kapal apabila tidak kebagian tempat tidur. Bagi mereka yang punya uang lebih, membeli tiket untuk kelas I dan II atau menyewa kamar ABK adalah cara yang terbaik supaya bisa rehat dengan nyaman selama 18 jam diatas kapal untuk pelayaran dari Tarempa ke Kijang. Namun tentu saja jumlah kelas I dan II sangat terbatas, jadi walaupun anda anda adalah seseorang dengan uang yang cukup banyak belum tentu dapat menikmati fasilitas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat Anambas yang tinggal di pulau Jemaja dan sekitarnya dituntut kesabaran dan keikhlasan yang extra, sebab di wilayah ini Bukit Raya tidak bisa merapat seperti halnya di Tarempa, sehingga para calon penumpang harus menggunakan perahu bermotor/ pompong untuk bisa mencapai KM. Bukit Raya yang berlabuh di tengah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan lain dari Bukit Raya yang menjadi primadona itu adalah karena kapal tersebut kadang-kadang  tidak dapat beroperasi karena alasan portstay, disaat justru warga sangat membutuhkannya, misalnya seperti pada bulan puasa atau musim liburan. Kalau sudah begini mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi tentu akan terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu sempat ada kapal sejenis, KM Lauser yang beroperasi atas subsidi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, sehingga frekuensi kapal penumpang yang malayari masyarakat tiga kabupaten di Kepri itu (Bintan, Anambas, dan Natuna) menjadi satu kali dalam 1 minggu, sayangnya saat ini subsidi itu sudah dihentikan. Padahal masyarakat sangat membutuhkannya terutama dimusim Utara seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kedepan para pemangku kebijakan publik dinegeri ini dapat lebih memikirkan transportasi alternatif di daerah perbatasan seperti di Anambas ini. Semoga....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1274312197254410502?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1274312197254410502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/12/km-bukit-raya-transportasi-andalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1274312197254410502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1274312197254410502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/12/km-bukit-raya-transportasi-andalan.html' title='KM. BUKIT RAYA, TRANSPORTASI ANDALAN MASYARAKAT ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-dTLf_nCSQCE/Tvq3B7tAspI/AAAAAAAAAf4/DkXOGmjLpVc/s72-c/KMBUKITRAYA_ac4e.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6974158194139056159</id><published>2011-09-16T21:58:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T22:00:46.274+07:00</updated><title type='text'>TRADISI MALAM RAYA DI ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap daerah pasti mempunyai tradisi khas bagaimana merayakan malam lebaran, demikian juga halnya dengan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di Tarempa, walau agak terlambat pada postingan kali ini saya mau berbagi cerita tentang tradisi malam raya di Anambas. Tapi sebelum bercerita lebih jauh izinkan saya mengucapkan Taqobalallaahu Minnaa Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum, Ja’alanallaahu Minal ‘Aidin Wal Faizin, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, mohon maaf lahir dan bathin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Hampir sama dengan masyarakat di daerah-daerah lainnya di Indonesia, pada malam raya baik hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha, masyarakat di Kepulauan Anambas disibukkan dengan berbagai persiapan memasak buat keperluan esok, guna menjamu sanak saudara dan tetangga serta kerabat yang datang bersilaturrahmi. Hidangan khas adalah ketupat yang lazim ditemani opor ayam atau bumbu sarundeng, ada juga lakse, sate, dan sebagian keluarga memasak nasi samin atau nasi minyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam itu biasanya anak-anak perempuan yang sudah besar mulai mengganti gordyn rumah, dan menyusun kue kedalam toples, atau sekadar membersihkan rumah. Sedang takbir mulai dari sehabis maghrib sudah bersahut-sahut berkumandang di Masjid dan Surau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir sama dengan daerah-daerah lain, di Anambas pada malam raya juga dilaksanakan takbir keliling, uniknya takbir keliling yang diikuti tiap Rukun Tetangga (RT) atau kampung di sekitar kota Tarempa itu diperlombakan. Mulai dari kerapihan peserta dalam berbaris, maskot dan hias-hiasan yang dibawa berkeliling kota, sampai lantunan takbir tiap group peserta. Tradisi ini sudah sejak lama dilakoni dan diikuti warga dengan antusias walau hadiah yang diperebutkan tak seberapa, tapi bukan itu intinya melainkan syi'ar Islam yang dikedepankan. Jadi jangan heran kalau pada malam raya peserta lomba takbir keliling banyak yang berpakaian seragam necis, berbaju kurung lengkap atau menenteng lampion dengan kompaknya, tua muda, kaya raya bersama-sama bersemangat mengikuti lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain lomba takbir, ada juga lomba gapura. Nah, kalau di Jawa gapura kerap diperlombakan tingkat RT atau RW saat HUT RI, di Anambas gapura diperlombakan ketika idul fitri dan idul adha, tepatnya dimalam raya, disaat keindahan gapura buah kreatifitas anak-anak muda terlihat terang bermandikan cahaya lampu. Ups..bukan hanya sekadar terang dan megahnya gapura yang menjadi penilaian, tapi jika ingin menang gapura juga harus dapat menonjolkan kekhasan budaya Melayu nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari setelah lebaran, biasanya (walau tidak tiap tahun) di kota Tarempa juga diadakan bazar yang di organisir oleh para Pemuda. Disini berbagai pertunjukkan seni dan jajanan dipersembahkan bagi para pengunjung. Ada juga lelang ayam bakar, yang hasil pelelangannya nanti digunakan untuk keperluan organisasi para pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kiranya tradisi malam raya di Anambas, bagaimana dengan di daerah anda...?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6974158194139056159?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6974158194139056159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/09/tradisi-malam-raya-di-anambas.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6974158194139056159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6974158194139056159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/09/tradisi-malam-raya-di-anambas.html' title='TRADISI MALAM RAYA DI ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7488662423516525415</id><published>2011-06-19T10:52:00.003+07:00</published><updated>2011-06-19T11:35:02.003+07:00</updated><title type='text'>BERKUNJUNG KE ANAMBAS ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepulauan Anambas dikenal sebagai daerah dengan pantai-pantainya yang eksotik dan pulau-pulau kecil nan indah yang masih perawan. Namun pertanyaan yang kerap dilontarkan ke saya melalui blog ini ataupun lewat email pribadi adalah bagaimana mengunjungi gugusan kepulauan di laut China Selatan ini, apa saja objek wisata yang patut dikunjungi, serta bagaimana dengan akomodasinya. Lewat postingan kali ini akan saya coba mengulasnya secara singkat namun padat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Jika posisi anda sekarang berada di Jakarta, anda bisa mencapai Anambas lewat beberapa alternatif. Anda bisa terlebih dahulu mengambil penerbangan ke Batam, dan dari Batam silakan mengambil hanya flight yang disedikan Sky Aviation tujuan Matak (Anambas). Penerbangan setiap hari Senin, Rabu, Jum'at dan Sabtu sekitar pukul 11.00 wib. Harganya tiketnya flat tarif sekitar 1 juta Rupiah. Dari Matak anda akan dijemput oleh minibus, kemudian naik ferry lebih kurang 30 menit ke Tarempa (Ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas. Alternatif lain anda bisa ambil flight Jakarta-Tanjung Pinang(ibukota Provinsi Kepri), kemudian dari Tanjung Pinang anda naik ferry VOC Batavia tujuan Tarempa (Anambas), lama perjalanan kurang lebih delapan jam, dan berlayar ke Anambas setiap hari Senin dan Jum'at, dengan harga tiket sekitar Rp.300.000. Pilihan lainnya dari Tanjung Pinang (lewat pelabuhan Kijang) silakan naik KM.Bukit Raya (kapal Pelni berkapasitas 900 penumpang) tujuan Tarempa. Lama perjalanan kurang lebih 17 jam dengan harga tiket sekitar Rp.150.000,dan berlayar ke Anambas pada hari Sabtu setiap dua minggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai objek wisata, jika anda menginginkan tema berwisata yang serba langkap dan ramai seperti di Bali atau Phuket, Anambas bukanlah tempat yang pas, tapi jika anda mengidamkan pantai-pantai putih bersih yang masih asri, atau keheningan yang menyejukkan hati serta kicau burung dan gemericik air terjun dengan bebatuan yang menantang, maka berkunjunglah ke Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini ada beberapa tempat menarik yang wajib anda kunjungi, diantaranya adalah pulau Durai, pulau yang hanya dihuni satu keluarga itu menawarkan alam yang menawan, di pulau yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi penyu itu anda bisa mengintip penyu-penyu bertelur, atau ikut melepaskan tukit (anak-anak penyu) ke habitatnya. Selain pulau Durai ada juga pulau Penjalin dan pulau Temawan yang pasir pantainya  bersih putih seperti tepung. Jika anda petualang yang cukup berani, berkemah di kedua lokasi itu adalah tawaran yang pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari pusat kota di Tarempa, anda bisa mengunjungi air terjun Temburun yang bertingkat tujuh, suasana hutan sekitar yang masih perawan akan menambah ketakjuban anda pada alam Anambas. Tempat lain yang juga tak boleh di lewatkan adalah pulau Bawah. Pulau tak berpenghuni itu, menawarkan alam bawah laut yang memikat, anda bisa diving dan snorkeling sepuasnya. Jika menginginkan hamparan pantai panjang yang seolah tak habis sepanjang mata memandang, anda bisa mengunjungi pantai Padang Malang, di pulau Jemaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capek bekeliling pulau, rehatkan saja diri anda didalam kota. Sewa motor atau ojek dan silakan meluncur ke Arung Hijau kira-kira hanya 20 menit dari Tarempa, nikmati hamparan laut China Selatan sambil menyeruput segarnya air kelapa muda, atau makan jajanan mpek-mpek dan bakso khas desa Tiangau. Jika anda ingin berenang di dermaga dengan suasana yang lebih privat jangan datang di hari Sabtu atau Minggu, maka nikmatilah hijau dan bersihnya air laut Arung Hijau tanpa malu ditatap pengunjung lain. Didalam kota kunjungi juga Masjid Jami'Baiturrahim dan Kelenteng/ Vihara Gunung Dewa Siantan, bangunan bersejarah yang menyejukkan dan membuat kita ingat bersyukur, dengan panorama laut yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau merasakan kuliner lokal, hmmm...tak usah risau kunjungi kedai kopi Mak Alang, tepat didepan pasar ikan Tarempa, sajian khasnya adalah Lakse yang terbuat dari sagu yang dibentuk seperti mie instan dan dimakan bersama kuah kental dari ikan dan rempah-rempah khas. Sila santap bersama cekong, minuman khas dari kacang tanah. Kunjungi juga Loka untuk memenyantap mie goreng khas Tarempa, pesan mie goreng basah dengan cabe jeruk, hmm..rasakan kekhasannya. Kalau mau sajian yang lebih komplit boleh mampir di RM.Siantanur, atau kafe Laluna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya tulis diatas, di Anambas meski objek wisatanya indah, tapi hingga kini belum ada paket tur di kawasan ini. Jadi jika anda ingin berkunjung ke Anambas saya rekomendasikan untuk datang bekelompok 4-5 orang, karena akan memudahkan anda serta membuat biaya lebih irit karena anda harus menyewa spead boat secara privat. Untuk mendapatkan informasi mengenai hotel, rental spead boat, atau motor, tak perlu risau. Tarempa kotanya kecil, cukup dengan dengan berjalan kaki dan cari kedai kopi terdekat, macam ragam informasi bisa diperoleh disana, atau tanyakan saja pada resepsion hotel atau tukang ojek tak jauh dari pelabuhan laut. Selamat berkunjung, selamat mencoba...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7488662423516525415?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7488662423516525415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/06/berkunjung-ke-anambas.html#comment-form' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7488662423516525415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7488662423516525415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/06/berkunjung-ke-anambas.html' title='BERKUNJUNG KE ANAMBAS ?'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-466135939072790165</id><published>2011-06-13T22:12:00.003+07:00</published><updated>2011-06-13T22:42:19.025+07:00</updated><title type='text'>BPPT MULAI GARAP RPJPD ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tahun ini memulai penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Untuk menggarap penyusunan dokumen perencanaan tersebut, Bappeda menggandeng tim ahli dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;RPJPD merupakan dokumen perencanaan jangka panjang daerah yang berisikan visi dan misi daerah untuk kurun waktu dua puluh tahun. Penyusunan dokumen RPJPD merupakan amanat dari UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Selain berfungsi sebagai kerangka makro pembangunan daerah, RPJPD sekaligus berfungsi sebagai rel yang menjamin kesinambungan pembangunan antar satu priode Kepala Daerah terpilih, dengan priode setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tahap awal penyusunan Rancangan awal RPJPD, maka pada Jum'at 10 Juni lalu, Bappeda dengan didampingi tim ahli dari BPPT mulai mengadakan focus group discussion (FGD) yang dihadiri sejumlah pimpinan SKPD dan tokoh masyarakat, selain itu juga dilakukan wawancara informal dengan anggota DPRD, serta survey lapangan. Sedang pada tahap berikutnya akan dilaksanakan konsultasi publik yang direncanakan akan diselenggarakan bulan Juli mendatang, sebelum akhrnya nanti rancangan awal RPJPD tersebut kembali disempurnakan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJPD, untuk selanjutnya ditetapkan dengan sebuah Peraturan Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan untuk penyusunan RPJPD Kabupaten Kepulauan Anambas ini saya dipercayakan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), untuk itu kepada rekan-rekan sesama warga Anambas baik yang tinggal di Anambas maupun di tanah rantau, dan juga para pengunjung blog yang ingin sumbang saran dan pemikiran tentang visi misi pembangunan Kab.Kep.Anambas 20 tahun kedepan, secara informal dapat menuliskannya pada blog ini. Segala saran dan masukan yang anda sampaikan akan menjadi referensi berharga bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari bersama kita ejawantahkan mimpi menjadi espektasi, kita bumikan espektasi kedalam visi misi, untuk Kepulauan Anambas yang madani....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-466135939072790165?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/466135939072790165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/06/bppt-mulai-garap-rpjpd-anambas.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/466135939072790165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/466135939072790165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/06/bppt-mulai-garap-rpjpd-anambas.html' title='BPPT MULAI GARAP RPJPD ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1633244514337375238</id><published>2011-05-23T19:21:00.006+07:00</published><updated>2011-05-23T20:08:45.018+07:00</updated><title type='text'>VOC BATAVIA, FERRY CEPAT ANDALAN RAKYAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kondisi  di Kabupaten Kepulauan Anambas yang kerap mengalami kelangkaan transportasi, kini perlahan mulai membaik. Sejak dua bulan lalu kebutuhan masyarakat akan transportasi ke luar daerah tidak hanya dilayani transportasi udara yang harganya sulit dijangkau warga biasa, tetapi juga ada transportasi alternatif yakni Ferry cepat VOC Batavia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Ferry cepat VOC Batavia menjadi transportasi pilihan warga, karena harga tiket nya yang relatif terjangkau yakni hanya Rp.305.000,- untuk sekali jalan (one way) dari Tarempa ke Tanjung Pinang, disamping itu jarak tempuhnya juga relatif singkat yakni hanya kurang lebih delapan jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-PVF3kBF7BCU/TdpYAdahPTI/AAAAAAAAAfs/OjqNT1uTE0E/s1600/ferry.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-PVF3kBF7BCU/TdpYAdahPTI/AAAAAAAAAfs/OjqNT1uTE0E/s320/ferry.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5609893050762476850" /&gt;&lt;/a&gt;Ferry yang pada akhir tahun 2010 lalu sempat dilarang berlayar karena alasan cuaca itu, kini kembali melayani masyarakat Anambas dua kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa dan Jum'at dengan rute Tanjung-Pinang - Tarempa, sedang dari Tarempa-Tanjung Pinang, setiap hari Rabu dan Sabtu. Selain harganya yang terjangkau pelayanan yang diberikan juga cukup tertib, dan pada musim-musim selain musim Utara, dimana kondisi laut cukup tenang,ferry cepat benar-benar jadi pilihan yang pas untuk rakyat....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1633244514337375238?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1633244514337375238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/05/ferry-voc-batavia-transportasi-andalan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1633244514337375238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1633244514337375238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/05/ferry-voc-batavia-transportasi-andalan.html' title='VOC BATAVIA, FERRY CEPAT ANDALAN RAKYAT'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-PVF3kBF7BCU/TdpYAdahPTI/AAAAAAAAAfs/OjqNT1uTE0E/s72-c/ferry.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7456148982183522022</id><published>2011-05-16T12:05:00.011+07:00</published><updated>2011-05-16T13:19:26.456+07:00</updated><title type='text'>CUAL, TENUNAN ASLI KEPULAUAN ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kabupaten Kepulauan Anambas ternyata tidak hanya memiliki pantai dan alam yang eksotik, tapi juga memiliki karya tenun yang khas dan patut diperhitungkan sebagai salah satu produk unggulan lokal yang sekaligus mencerminkan identitas kekhasan Melayu Anambas dan Kepulauan Riau umumnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Adalah kain cual, yang dikenal sebagai tenunan asli Siantan,Kepulauan Anambas. Pertama kali ditenun pada 1863 oleh Hj. Halimah istri daripada H.Abdurrahman di kampung teluk Encau, sekarang masuk wilayah kecamatan Siantan Timur. Alat tenun pertama didatangkan dari Sambas, Kalimantan Barat. Adapun bahan baku kain Cual asli adalah : untuk celupan (warna) berasal dari akar kayu samak, benang kain dibuat dari kapas/katun, bahan benang dibuat dari benang belacu, dan benang Emas yang juga didatangkan dari Sambas.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-y_ve555gbFM/TdC5pZWoXyI/AAAAAAAAAfU/TRti4qTlmbg/s1600/00.TABIR%2BKAIN%2BCUAL1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:20px 4px -5px 2px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 248px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-y_ve555gbFM/TdC5pZWoXyI/AAAAAAAAAfU/TRti4qTlmbg/s320/00.TABIR%2BKAIN%2BCUAL1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607185656907849506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain cual memiliki sedikitnya lima motif yakni motif Bunga Pucuk Rebung,  Tudung Saji, Sampan Layar, Bulan Purnama dan Padang Terbakar. Sekarang lima motif tersebut dalam proses pendaftaran paten di Kementerian Kehakiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain cual Anambas yang sudah berpuluh-puluh tahun dilupakan warganya itu, ini kembali diangkat dan digadang-gadangkan sebagai salah satu kekhasan daerah, dan oleh Pemerintah Daerah direncanakan akan dijadikan sebagai batik khas Anambas yang akan dipergunakan oleh para pegawai pemerintahan dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya motif kain cual yang pertama kali mulai dipamerkan pada pelaksanaan STQ IV Provinsi Kepri di Tarempa 30 April - 5 Mei 2011 itu, pembuatannya justru dilakukan di Palembang dan Jawa sebab di Anambas sendiri tidak memiliki alat tenun maupun mesin pencetak kain tersebut. Mudah-mudahan kedepannya hal ini menjadi perhatian serius dinas terkait Pemda setempat, sehingga kain ataupun motif cual tidak saja sekadar menjadi kabanggan masyarakat tapi juga menopang perekonomian rakyat.Semoga....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7456148982183522022?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7456148982183522022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/05/cual-tenunan-asli-kepulauan-anambas.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7456148982183522022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7456148982183522022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/05/cual-tenunan-asli-kepulauan-anambas.html' title='CUAL, TENUNAN ASLI KEPULAUAN ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-y_ve555gbFM/TdC5pZWoXyI/AAAAAAAAAfU/TRti4qTlmbg/s72-c/00.TABIR%2BKAIN%2BCUAL1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-101737935387772884</id><published>2011-02-18T09:46:00.010+07:00</published><updated>2011-02-18T11:02:30.077+07:00</updated><title type='text'>LIMA MALAM DI NEGERI SIAM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hajat untuk berkunjung ke Thailand sudah ada sejak semasa di universitas dulu, namun karena keterbatasan dana dan waktu niat itu terpaksa diurungkan, dan baru beberapa waktu lalu dapat saya lakoni. Jauhnya perjalanan yang harus ditempuh dari Anambas tidak menghalangi saya untuk meneguk keeksotikan negeri yang pernah dipimpin Raja Mongkut itu, karena budget yang amat terbatas maka liburan ala backpacker pun jadi pilihan yang pas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lawatan Singkat ke KL, Tq Ncik Saufi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ini saya mulai dengan menyeberang dari Tanjung Pinang ke pelabuhan Situlang Laut-Johor Baharu-Malaysia bersama dua orang kawan (Fajrin Meirsa dan Robby Suryawan), kami memilih naik ferry Marina dengan harga tiket Rp.250.000,- per orang. Waktu tempuh dari Tanjung Pinang ke Johor hanya 2,5 jam. Dari Johor kami langsung menuju ke Larkin Terminal, untuk kemudian naik bis menuju Kuala Lumpur. Harga tiket Johor-KL kurang lebih Rp.90.000,- Setelah menempuh waktu 5 jam kami pun tiba di Terminal Pudu Raya. Usai bersantap sekejap, kami dijemput oleh Ncik Muhd Saufi Hussain, seorang warga negara Malaysia yang ternyata juga gemar travelling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di KL setelah sebelumnya menikmati makan malam di sebuah restoran China, oleh Ncik Saufi kami diajak berkeliling melihat-lihat twin tower KLCC, maha karya pemerintahan Mahathir yang amat popular bagi wisatawan dan businessman itu. Namun sayang karena malam hari kami tak dapat masuk ke KLCC tower. Dalam waktu yang relatif singkat Ncik Saufi berusaha keras memuaskan dahaga kami untuk sekadar melihat-lihat dan berfoto dari sudut yang pas untuk memperoleh pemandangan monumental KLCC dan KL tower serta sejumlah bangunan bersejarah lainnya. Penat berkeliling KL, kami kemudian melepas lelah di kediaman Ncik Saufi yang terletak di kawasan Sri Petaling, Kuala Lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya sehabis sarapan roti canai khas Melayu, Ncik Saufi kemudian mengantar kami ke Stasiun Sky Train yang akan mengantarkan kami ke Airport untuk kemudian terbang dengan Air Asia menuju Phuket-Thailand.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Eksotiknya Phuket dan Phang Nga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Usai menempuh sekitar 1 jam perjalanan yang menelan cost Rp.880.000 (elok pesan tiket lebih awal supaya dapat harga yang lebih murah), akhirnya kaki ini menginjak tanah Phuket yang memikat. Pantai-pantainya yang eksotik nan panjang membentang telah tampak sejak kami masih di atas pesawat. Dari Air Port kami langsung menuju kawasan Pattong, dan chek in di sebuah hotel tak jauh dari Pattong Beach, Benetty House, harga kurang lebih Rp.200.000,- per orang/ permalam. Usai beristirahat sejenak, dengan kendaraan khas negeri itu yang biasa dipanggil Tuk Tuk kami langsung tancap gas berkeliling kawasan Pattong, sambil menikmati makanan Thai dan berbelanja beberapa barang pribadi. Malam harinya kami jelajahi kawasan Bangla Road. Dijalan yang penuh sesak wisatawan asing itu, pengunjung ditawari bermacam-macam show, mulai dari show art yang konvensional sampai yang agak nakal. Makan malam kami beranikan untuk mencicipi masakan India. Setelah penat menikmati kawasan Bangla Road yang semakin malam semakin ramai, kami putuskan untuk bersantai di sebuah bar kecil tak jauh dari hotel tempat menginap, sebelum akhirnya tertidur pulas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokannya harinya, pagi-pagi sekali kami langsung menuju Pantai Patong, sekadar jogging sambil melihat-lihat keindahan alam dan berbincang-bincang tentang prospek Anambas menjadi kawasan wisata yang memukau seperti Phuket, sebelum akhirnya bersantap pagi di sebuah Restoran Thai. Tepat jam 10 sebuah mobil van menjemput kami di hotel. Ya, hari ini kami membeli satu paket tour ke Phang Nga, untuk melihat James Bond island yang terkenal itu. Menghabiskan waktu kurang lebih 1,5 jam kami kemudian tiba di Monkey Cave (Suwankuha Temple), puas melihat-lihat dan berfoto dengan latar Sleeping/ reclining Budha, gua yang sejuk dan juga monyet-monyet yang lucu, perjalanan kembali diteruskan ke Koh Panyee, yakni sebuah perkampungan Muslim terapung. Makan siang pun kami nikmati tanpa keraguan di kawasan itu. Dari Koh Panyee, kami digiring menuju sebuah Kapal yang berlabuh di laut, untuk kemudian diajak mengitari gua dengan kano. Pemandangannya sungguh indah, ditambah lagi driver yang walau bahasa Inggrisnya terbata-bata cukup antusias mengajak berbincang terutama setelah tahu bahwa kami bertiga adalah juga Muslim seperti dirinya, yang datang dari Indonesia. Mungkin karena merasa kurang yakin, saya ditantangnya untuk membaca beberapa surat pendek dan mengucapkan dua kalimah syahadat. Tanpa lelah driver yang masih berusia 20an tahun itu pun terus mendayungkan kano untuk kami sambil bercerita tentang keluarganya dan yang pasti tentu keseharian warga Thailand di Phuket, juga tentang gua yang kami kelilingi itu tentunya. Perjalanan tambah asyik sambil menikmati es kelapa muda yang saya beli dari sebuah kios apung di kawasan itu.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-INJzCch44Bs/TV3kf2Ca20I/AAAAAAAAAe8/Orei1zG50wI/s1600/Pang%2BNga.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 40px 3px 3px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-INJzCch44Bs/TV3kf2Ca20I/AAAAAAAAAe8/Orei1zG50wI/s320/Pang%2BNga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574863149487283010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas berkano, kami kemudian diajak menuju ke James Bond island. Perjalanan menuju James Bond sungguh luar biasa, tanaman mangrove dan bukit-bukit batu yang jangkung menjulang tampak seakaan berbaris mengawal perjalanan kami. Pulau James Bond ternyata nama aslinya adalah Ko Tapu yang berarti pulau Paku, mungkin karena bentuknya tegak lurus seolah paku yang menancap. Namun lebih dikenal dengan nama James Bond island, ini karena pulau kecil itu pernah digunakan sebagai lokasi syuting film James Bond 007 yang berjudul “The Man with Golden Gun” yang dibintangi oleh Roger Moore pada tahun 1974. Oh ya, harga untuk tour ke James Bond Island berkisar 800-1500 Bath, tergantung kepandaian bernegosiasi dan agen yang kita pilih.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Enjoy Bangkok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah langsung chek out, sehabis dari James Bond island, kami bergegas menuju Phang Nga Town, kemudian naik bis malam menuju Bangkok. Sedang harga tiket untuk kelas ekonomi ber AC kurang lebih 400 Bath atau sekitar Rp.120.000,- untuk bis VIP dua tingkat, harga tiketnya dua kali lipat dari harga tersebut. Setelah 10 jam perjalanan, kamipun tiba di Bangkok dan langsung menunju kawasan Khaosan Road, daerah dimana para backpacker dari berbagai negara mangkal. Di Bangkok kami  bermalam di Swashdee House, harga kamar permalam untuk bertiga 1150 Bath atau sekitar Rp.345.000,- Lepas bersantap pagi, kami langsung menjejali jalanan kota Bangkok, lagi-lagi dengan tuk-tuk. Berkunjung singkat ke Lucky Budha Temple, melihat-lihat gallery permata dan proses pembuatannya, bertandang ke fashion gallery dan berujung di Chatuchak weekend market. Pasar pedagang kaki lima/ kios yang hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu. Konon Chatuchak adalah pasar PKL terbesar di Asia Tenggara. Harga barang di Chatuchak lebih murah jika dibanding dengan harga rata-rata barang sejenis di Jakarta/ Bandung, dan yang membuat kita sungguh nyaman berbelanja adalah areanya yang bersih. Pengunjungnya pun kebanyakan adalah anak-anak muda yang trendy dan turis manca negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Chatuchak ada satu pengalaman menarik yang saya dan kawan-kawan temui, ketika sedang duduk-duduk melepas penat sambil makan pancake, tepat pukul 18.00 tiba-tiba semua pungunjung berdiri serentak, sambil meletakkan genggaman tangan di dada kiri. Belakangan baru saya tahu bahwa setiap hari pada pukul 8 pagi dan 6 sore, warga Thailand biasa menyanyikan lagu kebangsaan mereka sebagai wujud dari rasa patriotisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua di Bangkok, kami habiskan dengan menjelajahi pusat kota, dan mampir ke MBK, mall favoritnya orang Indonesia. Ketika hendak menonton film Thai di bioskop, saya lagi-lagi tarkejut, karena sesaat sebelum film dimulai tiba-tiba seluruh pononton berdiri, dan seketika dihadapan kami diputarkan film documenter singkat tentang perjalanan Raja Bhumibol Adulyadej, yakni Raja yang berkuasa di Thailand saat ini, konon hal ini adalah bentuk rasa cinta dan kesetiaan rakyat Thai terwadap rajanya. Pulang dari MBK kami habiskan malam dengan berkeliling di kawasan Khaosan Road, makan malam di disebuah cafe sambil duduk-duduk memandangi ratusan backpacker yang tak henti-hentinya berlalu lalang, mulai dari yang seksi, sampai yang kumel seolah sudah berapa hari tak mandi. Mulai dari yang datang sendiri dengan bag dipunggung, sampai yang menggendong anaknya yang masih Batita, sebagian besar mereka adalah backpacker dari Amerika dan Eropa, dan yang lainnya lagi adalah warga Korea serta negara Asia lainnya.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KkCfCMyYJ-0/TV3l9nTqrdI/AAAAAAAAAfM/ldejsjQqE4g/s1600/Reruntuhan%2Bistana.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:25px 0px 0px 0px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KkCfCMyYJ-0/TV3l9nTqrdI/AAAAAAAAAfM/ldejsjQqE4g/s320/Reruntuhan%2Bistana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574864760440794578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga di kota yang bernama asli Krung Thep Maha Nakhon itu, kami mulai dengan menandangi Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok, kunjungan kami tak lain adalah berkonsultasi tentang persoalan keimigrasian yang kami hadapi, disamping itu juga pastinya untuk memanjakan perut ini dengan tahu tempe dan ayam goreng khas tanah air. Dari Kedutaan kami telusuri kawasan Petchaburi, masuk ke jalan-jalan kecil melihat-lihat the real life of Thai People, sebelum akhirnya berfoto ria di beberapa monument, taman, dan gedung parlemen negara yang secara administratif terbagi kedalam 72 provinsi itu. Malam harinya kami habiskan dengan menontot salah satu art show di pusat kota, kemudian menjawab rasa lapar dengan menikmati sea food tak jauh dari gedung pertunjukkan, kami sempatkan pula untuk merasakan Thai massage yang membuat pikiran plong dan badan segar kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terakhir di Bangkok yang juga hari terakhir penjelajahan kami di negeri gajah putih ini kami habiskan dengan mengambil paket tur ke Ayutthaya yang berarti kota suci, harga paketnya 650-700 Bath, dan lama perjalanan kurang lebih 2 jam. Tempat yang kami kunjungi adalah Bang Pa In Palace, yang merupakan istana musim panas raja Thailand tempo dulu. Kawasan istana sungguh luas, asri dan bangunannya indah. Perjalanan kami teruskan ket Wat Yai Chaimongkhon yang khas dengan patung Budha Tidurnya. Kemudian ke Wat Maha That yang dulunya adalah pusat spiritual di Ayutthaya. Terus ke Wat Lokayasuttharam atau Reclining Budha, yang membedakan adalah disini Budhanya menggunakan bantalan teratai dan ukurannya juga sangat panjang.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cC6vcB48TZM/TV3lV3gTe3I/AAAAAAAAAfE/yj2G1vo3V8c/s1600/Bang%2BPa%2BIn.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:40px 0 3px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cC6vcB48TZM/TV3lV3gTe3I/AAAAAAAAAfE/yj2G1vo3V8c/s320/Bang%2BPa%2BIn.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574864077594000242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan siang, perjalanan diteruskan ke Wat Phra Si Sanphet. Meskipun hanya tinggal reruntuhannya saja tapi kemegahan dan keindahannya masih bisa kita lihat dan rasakan. Disini terdapat tempat penyimpanan abu King Boromatrailokana dan kedua anaknya, juga bisa melihat rumah asli raja Ayutthaya, dan pertunjukan gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menyelusuri provinsi Ayutthaya kami langsung menuju Airport Shuvarnabhumi, wow.. airportnya megah dan bersih luar biasa, setelah lolos dari pemeriksaan imigrasi yang amat sangat ketat kamipun terbang ke Singapura. Kami habiskan waktu semalam di sebuah hotel di Jalan Dickson, dekat Jalan Besar, harga hotel disini sangat mahal dibanding di Indonesia atau Thailand, untuk kelas tak berbintang saja bisa mencapai 115$ atau setara Rp.800.000. Keesokan harinya kami langsung menuju ke Port Tanah Merah untuk menyeberang ke Tanjung Pinang. Dan kami pun pulang dengan selamat, dan yang pasti tumpukan pekerjaan sudah menanti....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-101737935387772884?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/101737935387772884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/lima-malam-di-negeri-siam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/101737935387772884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/101737935387772884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/lima-malam-di-negeri-siam.html' title='LIMA MALAM DI NEGERI SIAM'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-INJzCch44Bs/TV3kf2Ca20I/AAAAAAAAAe8/Orei1zG50wI/s72-c/Pang%2BNga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2997700527329768854</id><published>2011-02-17T00:39:00.007+07:00</published><updated>2011-02-17T00:54:20.916+07:00</updated><title type='text'>GOBANG, TARIAN "BUNIAN" DARI JEMAJA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama halnya dengan warga daerah lainnya di Kepulauan Riau yang memiliki kesenian khasnya tersendiri, Kecamatan Jemaja juga demikian. Wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang letaknya paling jauh itu juga memiliki kesenian khas yang dinamai Gobang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Gobang adalah tarian yang bertumpukan pada gerakan kepala dan kaki, dengan alunan musik dan nyanyiannya yang khas, yang dilakukan oleh 8-10 pria bertopeng atau menggunakan berbagai macam pakaian seolah makhluk dari dunia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenian gobang konon berasal dari makhluk bunian, yang kemudian dibawa kealam nyata oleh salah seorang anak manusia yang pernah tersesat di hutan. Ada juga yang mengatakan bahwa gobang awalnya adalah kesenian suku laut yang biasa dimainkan kala mereka singgah di pulau Jemaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-K7ZRD2a18LM/TVwNvbhUIgI/AAAAAAAAAe0/KVbrOYMWEzg/s1600/Gobang.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:5px 0px 3px 3px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-K7ZRD2a18LM/TVwNvbhUIgI/AAAAAAAAAe0/KVbrOYMWEzg/s320/Gobang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574345547270332930" /&gt;&lt;/a&gt;Pertunjukkan gobang biasanya dipertontonkan hanya pada hari-hari tertentu, misalnya ketika acara pesta perkawinan, perayaan hari kemerdekaan, atau pada acara pentas seni dan kebudayaan daerah, baik yang diselenggarakan di kabupaten Kepulauan Anambas, maupun yang diselenggarakan di ibukota Provinsi Kepulauan Riau, yang pasti gobang biasanya selalu dimainkan pada malam hari...huu...seureum...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2997700527329768854?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2997700527329768854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/sama-halnya-dengan-warga-daerah-lainnya.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2997700527329768854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2997700527329768854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/sama-halnya-dengan-warga-daerah-lainnya.html' title='GOBANG, TARIAN &quot;BUNIAN&quot; DARI JEMAJA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-K7ZRD2a18LM/TVwNvbhUIgI/AAAAAAAAAe0/KVbrOYMWEzg/s72-c/Gobang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6987472489925114410</id><published>2011-02-17T00:12:00.007+07:00</published><updated>2011-02-17T00:37:06.379+07:00</updated><title type='text'>SIANTAN DAN SEJARAH BERDIRINYA KOTA MUNTOK-BANGKA BELITUNG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Pulau Siantan ternyata punya peranan penting dalam sejarah berdirinya kota Muntok, ibukota kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung. Bahkan konon adalah orang-orang dari Siantan pula yang pertama kali menemukan timah di Muntok, hingga kemudian menyebabkan orang dari berbagai penjuru ramai kemari.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Adalah dua bersaudara yakni Pangeran Anom dan Pangeran Krama Jaya yang berasal dari Palembang yang mulanya menetap di Siantan. Kedua bangsawan itu sengaja pergi dari Palembang karena menolak penobatan pamannya Sri Teruno menjadi Sultan Palembang yang kemudian bergelar Sultan Agung Komarudin Sri Teruno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ke pulau Siantan, kedua pangeran itu sempat pula menetap di Johor, namun karena silang sengketa dengan penguasa Johor mereka memilih meninggalkan negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pulau Siantan, kedua bangsawan Palembang ini menikah dengan perempuan setempat. Pangeran Krama Jaya menikah dengan seorang perempuan Cina muslim bernama Zamnah versi Carita Bangka atau Yang Mariam berdasarkan Hikayat Siak. Zamnah atau Yang Mariam merupakan anak daripada Wan Abdul Jabar bin Abdul Hayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat pengalaman dan kharisma, mereka Pangeram Anom dan Pangeran Krama Jaya menjadi orang yang berpengaruh di Siantan, mereka kemudian mencoba kembali ke Palembang dengan membawa sejumlah pasukan. Pangeran Anom yang sejak semula memang tidak setuju dengan penobatan pamannya sebagai Sultan Palembang menginginkan jabatan yang dulu dipegang ayahandanya itu yang sudah barang tentu ditolak pamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena Pangeran Anom mendapat dukungan dari orang-orang di pedalaman, ambisinya untuk menjadi Sultan Palembang semakin kuat. Tetapi keinginannya itu tidak hanya menuai konflik dengan pamannya, namun juga dengan Pangeran Krama Jaya yang dulu pernah menetap bersama ia di pulau Siantan. Salah satu sebab selisihnya dengan Pangeran Krama Jaya adalah karena Krama Jaya telah menikah dengan sepupunya atau anak Sultan Agung Komarudin Sri Teruno, janda daripada putra Pangeran Purbaya almarhum. Konflik pun semakin memanas terutama setelah adanya campur tangan Belanda. Pangeran Anom akhirnya mundur dari Palembang hingga ke daerah pedalaman, dan kemudian berlabuh di Jambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Sultan Agung Komarudin Sri Teruno wafat, Pangeran Krama Jaya dinobatkan menjadi Sultan Palembang dengan gelar Sultan Mahmud Badaruddin I. Sultan Mahmud giat melaksanakan pembangunan, beliau membangun banteng, Masjid Agung, dan kanal-kanal. Tak hanya di Palembang ia bahkan juga membangun kota baru yakni kota Mentok atau kota Muntok yang terletak di pulau Bangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentok didirikan sebagai sebagai penghormatan terhadap istri pertamanya yang berasal dari pulau Siantan. Bahkan istrinya yang bergelar Mas Ayu Ratu itu pulalah yang menetapkan letak kota Mentok yakni di pesisir Barat pulau Bangka, dekat gunung Menumbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti disampaikan Djohan Hanafiah dalam seminar sehari tentang Hari Jadi Kota Mentok tahun 2009 silam sebagaimana ditulis oleh Sumardoni 14 Agustus 2009 dalam media Berita Musi, kata Mentok sendiri berasal dari kata “Entok” dari bahasa asli Siantan yang berarti “itu” yang diucapkan Mas Ayu Ratu saat menentukan kota yang akan dibangun Kesultanan Palembang itu. Pilihan terhadap daerah Barat di pulau Bangka ini, selain tanahnya subur, juga lebih dekat dijangkau dari kota Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Mentok yang mulai di bangun pada bulan September 1734 menjadi bertambah maju terutama setelah sejumlah orang Siantan yakni dari keluarga Mas Ayu Ratu menemukan tambang timah di pesisir kota itu. Berbagai suku bangsa di nusantara maupun Asia pun ramai berdatangan ke Mentok untuk bekerja sebagai penambang timah atau berdagang. Konon keturunan orang-orang Siantan dari keluarga Mas Ayu Ratu di Mentok sampai saat ini masih bertahan. Para lelakinya, yang masih murni keturunan keluarga Mas Ayu Ratu, mendapat gelar panggilan Abang, sedangkan perempuan mendapat gelar Yang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, tak banyak dari orang di Bangka Barat yang tahu bahwa Siantan yang dimaksud dalam sejarah berdirinya kota Mentok adalah pulau Siantan yang terletak di gugusan Kepulauan Anambas dan berada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau-Indonesia. Banyak yang mengira bahwa Siantan yang dimaksud berada dalam wilayah Kesultanan Johor-Malaysia. Hal ini dapat dimaklumi, karena memang pulau Siantan dulunya berada dibawah kekuasaan Johor sampai kelak Traktat London memisahkannya. Bahkan Wan Abdul Hayat yang bernama asli Lim Tau Kian yang semula adalah seorang bangsawan dari Cina, juga adalah orang kepercayaan Sultan Johor yang dipercayakan untuk memerintah di negeri Siantan. Disamping itu perkembangan Siantan yang dulu kerap menjadi tempat pelarian politik bangsawan Bugis, Cina, dan Johor sendiri seperti tenggelam oleh zaman terutama ketika wilayah ini dihilangkan statusnya sebagai pusat kewedanaan Pulau Tujuh dan hanya menjadi sebuah kecamatan yang terisolir dan miskin dibawah rezim Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pulau Siantan sejak pertengahan 2008 telah ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas, dan semoga perkembangannya sejalan dengan nama mashurnya yang sempat tercatat dalam beberapa literatur sejarah Melayu tempo dulu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6987472489925114410?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6987472489925114410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/pulau-siantan-ternyata-punya-peranan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6987472489925114410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6987472489925114410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/pulau-siantan-ternyata-punya-peranan.html' title='SIANTAN DAN SEJARAH BERDIRINYA KOTA MUNTOK-BANGKA BELITUNG'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6060332649281247616</id><published>2011-02-14T11:05:00.002+07:00</published><updated>2011-02-14T11:30:30.334+07:00</updated><title type='text'>NBA BERHENTI BEROPERASI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesawat Cassa berkapasitas 22 shet milik Nusantara Buana Air (NBA) yang melayani penerbangan ke Anambas berhenti beroperasi. NBA merupakan pesawat yang dikontrak Pemda Kepulauan Anambas untuk melayani penerbangan dari Tanjung Pinang-Matak-Tanjung Pinang jelang pesawat bersubsidi fokker 50 disediakan untuk melayani penerbangan reguler ke Kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Sebagaimana diinfokan sebelumnya Pemkab Kep. Anambas berencana menjalin kerja sama dengan maskapai swasta dengan sistem subsidi untuk mengatasi kesulitan tranportasi di kabupaten baru pecahan Kab. Natuna ini. Namun karena masih dalam proses negosiasi, Pemda Anambas telebih dahulu mengontrak pesawat cassa berkapasitas 22 shet. Sayangnya setelah lebih kurang 20 hari melayani penerbangan ke Anambas, kini pesawat milik NBA itu berhenti beroperasi. Menurut informasi NBA berhenti karena telah habis kontrak untuk selanjutnya penerbangan ke Anambas akan dilayani pesawat fokker 50 yang menurut rencana akan mulai beroperasi tanggal 23 Februari mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya sebelum tanggal tersebut tidak ada pesawat pengganti yang terbang ke Anambas, akibatnya daerah ini kembali kesulitan transportasi. Sedang KM. Bukit Raya milik PELNI hanya melayari Anambas dua kali dalam 15 hari, Ferry Batavia yang sebelumnya juga melayani mobilitas warga Anambas hingga kini belum juga mendapat izin berlayar karena cuaca di laut yang membahayakan keselamatan pelayaran dengan kapal cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini masyarakat Anambas tentu berharap persoalan transportasi yang telah mendera Anambas sejak lima bulan lalu itu segera teratasi oleh Dinas terkait, sehingga selain untuk menunjang mobilitas masyarakat dalam rangka menggerakkan roda ekonomi, juga berprentensi memudahkan investasi dan manarik kunjungan wisatawan. Semoga...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6060332649281247616?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6060332649281247616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/nba-berhenti-beroperasi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6060332649281247616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6060332649281247616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/nba-berhenti-beroperasi.html' title='NBA BERHENTI BEROPERASI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5204270478982793314</id><published>2011-02-14T10:24:00.003+07:00</published><updated>2011-02-14T11:04:17.677+07:00</updated><title type='text'>RIAU AIR, MASKAPAI DENGAN SALAM ISLAM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendapat sapaan dengan Kalimat Selamat Pagi, Siang atau malam pasti sudah biasa kita terima kala naik pesawat terbang. Tetapi mendapat sapaan dengan kalimat khas salam Islam "Assalamu'alaikum Wr, Wb" agaknya tak pernah kita terima khususnya saya pribadi bahkan ketika terbang dari negara jiran Malaysia sekalipun, yang notabenenya merupakan negara Islam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Sapaan khas dengan salam Islam itu akan sering kita dapatkan bilamana anda memilih terbang dengan maskapai Riau Air. Perusahaan penerbangan yang pernah mendapat penghentian izin terbang karena kisruh ditubuh managemennya itu merupakan pesawat milik BUMD yang keseluruhan sahamnya dipegang oleh Pemerintah Daerah Provinsi Riau dan beberapa Pemerintah Kabupaten dan Kota diwilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum" kata seorang pramugari cantik dengan berpakaian sungguh santun walau tak memakai penutup kepala. Salam itu ia sampaikan kepada seluruh penumpang sebelum menyampaikan beberapa keterangan untuk keselamatan penerbangan sebagaimana lazim kita dapatkan sebelum terbang dengan penerbangan sipil manapun didunia ini. Seperti biasa ucapan selamat datang dan keterangan keselamatan selain dalam bahasa Indonesia juga disampaikan dalam bahasa Inggris. Dan tak berapa lama pesawat pun terbang dengan nyaman. Didalam perjalanan jika berniat untuk berwisata di Riau sambil menikmati snack seadannya anda dapat pula membaca informasi tentang pariwisata beberapa daerah di Riau melalui majalah yang disisipkan dibelakang tempat duduk penumpang, ada juga majalah yang khusus memberikan referensi investasi di provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Rusli Zainal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat sebelum landing, sang Pramugari cantik yang mengenakan pakaian berwarna biru dengan motif khas Melayu itu kembali menyapa penumpang, dan menutup pesan peringatan dengan salam Islam "Wassalamu'alaikum Wr.Wb".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Riau Air, pesawat kebanggan warga Riau itu yang sudah sembilan tahun melayani penerbangan beberapa rute di Riau, Kepulauan Riau, dan juga Malaysia, serta beberapa daerah lainnya di tanah air itu terus berbenah diri dan meningkatkan performanya, dan semoga salam Islam tetap menyertai Riau Air di udara...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5204270478982793314?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5204270478982793314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/riau-air-maskapai-dengan-salam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5204270478982793314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5204270478982793314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/02/riau-air-maskapai-dengan-salam-islam.html' title='RIAU AIR, MASKAPAI DENGAN SALAM ISLAM'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2575372650002349785</id><published>2011-01-08T17:56:00.003+07:00</published><updated>2011-01-08T18:19:44.808+07:00</updated><title type='text'>TRINITAS AKAN MELINTAS DI ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ups...jangan salah interprestasi dulu dengan judul diatas, ini tak ada hubungannya dengan bahasan soal prinsip ketuhanan agama tertentu. Tulisan ini hanya hendak mengabarkan bahwa dalam waktu dekat kelangkaan transportasi udara di Anambas akan segera teratasi seiring mulai beroperasinya Maskapai Trinitas Air di Kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana Trinitas Air yang berkapasitas 22 seat penumpang itu akan mengangkut penumpang dari dan ke Anambas setiap hari (kecuali Minggu) dengan harga tiket Rp.800.000,- Penerbangan dari Tanjung Pinang-Matak setiap hari Senin, Rabu, Jum'at (berangkat pukul 08.00), Matak-Tanjung Pinang setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu(berangkat pukul 09.25). Matak - Batam setiap hari Senin, Rabu dan Jum'at (berangkat pukul 09.25), dan Batam-Matak setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu (berangkat pukul 08.00). Sedang untuk pemesanan tiket dapat menghubungi agen di Tarempa di nomor 081364660003, atau agen Tanjung Pinang 077180884677.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan adanya penerbangan rutin dari dan ke Anambas ini problem kelangkaan transportasi di Anambas dapat perlahan terpecahkan, dan yang paling penting beroperasinya maskapai Trinitas Air ini mestinya dapat menunjang kelancaran akivitas perekonomian, investasi, dan koordinasi pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2575372650002349785?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2575372650002349785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/01/trinitas-akan-melintas-di-anambas.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2575372650002349785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2575372650002349785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/01/trinitas-akan-melintas-di-anambas.html' title='TRINITAS AKAN MELINTAS DI ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5990578048480196162</id><published>2011-01-08T17:14:00.004+07:00</published><updated>2011-01-08T18:25:20.531+07:00</updated><title type='text'>KETUA DPRD SINGGUNG SOAL PENAMAAN JALAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika anda bertandang ke kota Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas, dari kejauhan sebelum kapal merapat di dermaga akan terlihat sebuah jembatan di pesisir kota yang panjangnya kira-kira 1,5 km. Tapi jangan ditanya apa nama jembatan itu. Penduduk tempatan lazim memanggilnya jembatan SP.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;SP sebetulnya adalah singkatan dari Semen Panjang, nama itu lahir dari spontanitas anak-anak muda yang sering nongkrong disana, karena tak tau bagaimana memanggil jembatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini lah agaknya yang membuat Amat Yani, ketua DPRD Anambas angkat bicara soal penamaan jalan dan tempat-tempat strategis di Anambas. Di Kabupaten baru ini khususnya di kota Tarempa bukan hanya jembatan SP yang tak bernama, tetapi juga pelabuhan laut. Sehingga dipanggil dengan sebutan berdasarkan kepemilikan atau penggunaannya. Misalnya pelabuhan yang bisa di gunakan sebagai tempat sandar KM.Bukit Raya disebut sebagai Pelabuhan Bukit Raya. Sedang yang lainnya disebut sebagai Pelabuhan Pemda, karena kebetulan dulu yang membangunnya adalah Pemda Natuna, tukas Yani ketika berbincang dengan penulis suatu ketika. Hal yang sama pernah juga disinggungnya dalam sambutan ketika mengantar pengesahan Ranperda APBD 2011, dan ketika diwawancarai wartawan Haluan Kepri beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar juga apa yang dikatakan politisi muda dari Partai Bulan Bintang itu. Soal nama memang tampaknya sepele, tapi itu menunjukkan identitas kita dan penghargaan kita terhadap karya pembangunan itu sendiri. Oleh karena itu nama suatu tempat semisal jalan atau pelabuhan kerap dinamai dengan nama pahlawan atau orang-orang berjasa di tempat itu dulunya. Ini selain sebagai bentuk penghargaan terhadap suatu karya juga agar generasi sekarang lebih mengenal asal usul (sejarah) dan tidak lupa dengan jasa para pahlawan atau mereka yang berjasa itu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Anambas ada beberapa nama pahlawan/orang berjasa yang patut direkomendasikan untuk dijadikan nama jalan, jembatan, atau tempat-tempat strategis lainnya. Misalkan nama Ce' Wan Abdul Hayat atau yang bernama asli Lim Tau Kian itu adalah pimpinan pertama di negeri Siantan yang berkuasa pada abad ke XVI. Selain itu ada juga Kari Abdul Malik (Nakhoda Alang) seorang ulama dari Luwu (Sulsel) yang menyebarkan Islam di Siantan dan sekitarnya. Ada juga Opu Tanri Dahing Rilaka, bangsawan Luwu yang merantau ke Siantan, dan kelak anak cucu keturunannya secara turun temurun menjadi Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau. Datuk Dewa Perkasa juga adalah salah satu tokoh yang masyhur tentang peranannya membuka bandar Tarempa. Dalam bidang pendidikan ada pula Haji Muhammad Siantan yang hidup sezaman dengan Syeikh Abdul Malik bin Abdullah Terengganu/Tokku Pulau Manis (1650 M-1149 H/1736 M). Nama lain adalah Abdul Wahab Siantan yang tak lain guru dari pada Raja Ja'far (Yang Dipertuan Muda Riau ke VI). Ada nama Syeikh Abdullah bin Abdul Wahhab Siantan yang pernah mensyarah sebuah karya Syeikh Abdullah bin Muhammad Siantan yang diberi judul Bayanu Syirki li Ilahil Haqqil Maliki. Masih banyak lagi nama lainnya yang tentu saja perlu didiskusikan lebih jauh, sebab beberapa nama kemungkinan debatable tentang peranan dan kedudukannya, tapi yang pasti wacana penamaan jalan dan tempat-tempat strategis di Anambas perlu dikembangkan dan diimplementasikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5990578048480196162?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5990578048480196162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/01/ketua-dprd-singgung-soal-penamaan-jalan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5990578048480196162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5990578048480196162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/01/ketua-dprd-singgung-soal-penamaan-jalan.html' title='KETUA DPRD SINGGUNG SOAL PENAMAAN JALAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-148817693769983110</id><published>2011-01-08T16:47:00.005+07:00</published><updated>2011-01-08T17:10:29.691+07:00</updated><title type='text'>SAATNYA BLOGGING LAGI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2010 benar-benar jadi tahun yang sepi dari aktifitas menulis, khususnya di blog pribadi yang tak seberapa ini, namun sudah saya gawangi sejak dua tahun silam. Pasalnya sederhana saja, waktu luang dan koneksi internet yang bagus ngga pernah datang diwaktu bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maklum tahun 2010 adalah tahun pertama saya bekerja secara permanen (bukan paruh waktu). Sebagai anak baru, sudah semestinya saya menunjukkan kinerja yang maksimal. Ini bukan saja soal kompensasi yang Allhamdulillah lebih dari cukup untuk ukuran fresh graduate. Tetapi soal idealisme, ya... idealisme (naif kedengarannya) tapi itulah yang mengantarkan saya mendedikasikan tenaga dan pengetahuan sebagai pelayan publik dikampung halaman tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke soal blogging, Mempertemukan antara mood menulis, waktu dan koneksi internet yang tokcer, ternyata cukup susah dilakoni. Giliran ada ide menulis, waktunya yang tidak memungkinkan karena beban kerjaan yang menumpuk. Pas agak senggang, malah koneksi internet disini yang payah abis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tekad Baru di 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 2011, agaknya koneksi internet di Anambas mulai menunjukkan aura positifnya. Dan yang pasti ngeblog bukan soal mood atau waktu. Tapi konsistensi diri untuk berkreasi dan berbagi informasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-148817693769983110?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/148817693769983110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/01/saatnya-blogging-lagi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/148817693769983110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/148817693769983110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2011/01/saatnya-blogging-lagi.html' title='SAATNYA BLOGGING LAGI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6964343384228908324</id><published>2010-06-26T06:13:00.004+07:00</published><updated>2010-06-26T06:58:30.468+07:00</updated><title type='text'>LOGO ANAMBAS DISAHKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kabupaten Kepulauan Anambas, kini resmi memiliki logo dan motto sendiri setelah disahkan oleh DPRD pada Kamis 24 Juni 2010 kemarin melalui rapat paripurna DPRD di gedung BPMS Tarempa, yang juga dihadiri oleh seluruh fraksi DPRD KKA, Pj Bupati Yusrizal, para pimpinan SKPD, dan juga tokoh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Logo yang sarat makna itu merupakan merupakan hasil penggabungan dari karya Said M Damrie dan Alkaf Sandra Bonga. Keduanya adalah peraih juara pertama dan kedua dalam sayembara lambang daerah yang digelar sejak beberapa bulan lalu. Lambang dengan warna dasar biru ini memiliki gambar utama Jongkong dengan layar mengembang serta sebilah keris. Sedangkan pada pitanya tertulis motto 'Kayuh Serentak Langkah Sepijak'.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/TCU70nrzH_I/AAAAAAAAAd8/o6BqlZbZ06s/s1600/128x128.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 18pt 0pt 3px 3px; float: right; cursor: pointer; width: 272px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/TCU70nrzH_I/AAAAAAAAAd8/o6BqlZbZ06s/s320/128x128.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486857496212742130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan telah disahkannya logo tersebut maka KKA resmi akan menggunakan logonya sendiri dalam simbol-simbol kedaerahan baik yang melekat pada seragam PNS dilingkungan Pemkab. Kep. Anambas maupun pada baliho-baliho, kopr surat, dan lain sebagainya yang selama ini Anambas masih menggunakan logo kabupaten induk Natuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengesahan logo Anambas juga bertepatan dengan tanggal pengesahan UU No. 33 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas di Provinsi Kepulauan Riau dua tahun silam. Sehingga pada tanggal 24 Juni tersebut selain dilangsungkan paripurna pengesahan logo, pada malam harinya juga dilangsungkan dzikir dan wirid bersama di Masjid Jami' Baiturrahim Tarempa dalam rangka memperingati pengesahan UU KKA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kita tentu berharap agar logo Anambas yang sarat makna itu tidak hanya sekadar menjadi lambang biasa atau simbol saja tetapi benar-benar menjadi pemacu spirit kita bersama dalam menyongsong pembangunan Anambas kedepan. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6964343384228908324?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6964343384228908324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/06/logo-anambas-disahkan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6964343384228908324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6964343384228908324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/06/logo-anambas-disahkan.html' title='LOGO ANAMBAS DISAHKAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/TCU70nrzH_I/AAAAAAAAAd8/o6BqlZbZ06s/s72-c/128x128.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1865952701241558669</id><published>2010-05-29T16:52:00.003+07:00</published><updated>2010-05-29T17:35:04.636+07:00</updated><title type='text'>MASSA PENDEMO TUNTUT PEMILUKADA ULANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratusan warga Anambas pada Jum'at 28 Mei kemarin menggelar demonstrasi di kantor Panwaslu dan KPUD Kabupaten Kepulauan Anambas, mereka menuntut diselenggarakannya Pemilukada ulang di Kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Massa yang dominasi oleh warga dari Kecamatan Palmatak itu, menuntut agar dilakukan Pemilukada ulang, karena terjadinya sejumlah pelanggaran seperti penyalahgunaan kartu suara dan money politic. Selain itu massa juga menuntut agar Panwaslu segera mengusut dugaan kasus-kasus pelanggaran yang sudah dilaporkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, saat itu juga Panwaslu langsung menyatakan dukungan Pemilukada diulang, yang dikeluarkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Ketua dan Anggota Panwaslu Anambas. Sementara soal kasus dugaan pelanggaran Pilkada, Panwaslu menjanjikan akan segera diserahkan ke polisi, minimal sebelum pukul 00.00 WIB, tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mendemo kantor Panwaslu, massa juga mendemo KPUD Kabupaten Kepulauan Anambas, dan mendesak agar KPUD menyetujui dilangsungkannya Pemilukada ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun belum ada pengumuman resmi dari KPUD tentang hasil Pemilukada Anambas, namun dari input data internal yang dilakukan oleh beberapa tim sukses kandidat menunjukkan bahwa pasangan Tengku Mukhtaruddin-Abdul Haris meraih suara tertinggi dengan perolehan suara lebih dari tiga puluh persen. Pasangan Tengku Mukhtaruddin-Abdul Haris mendapat dukungan mutlak terutama di kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, serta beberapa kawasan hinterland. Sedangkan perolehan suara terbanyak kedua diraih pasangan Wan Zuhendra dan Irwan Djamaluddin, dukungan terbanyak adalah dari warga yang berdomisili di ibukota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang pasangan Herdi Usman-Noor Setiawan yang ketika dilakukan pemantauan saat penghitungan suara di TPS-TPS dalam kota Tarempa tampak bersaing ketat dengan pasangan Wan-Irwan hanya berhasil menempati posisi  ketiga. Sedang pasangan Ibnu Maja-Nur Adnan Nala dan pasangan Prof. Zen-Syamsuki Syukur jauh berada dibawah ketiga pasangan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1865952701241558669?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1865952701241558669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/massa-pendemo-tuntut-pemilukada-ulang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1865952701241558669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1865952701241558669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/massa-pendemo-tuntut-pemilukada-ulang.html' title='MASSA PENDEMO TUNTUT PEMILUKADA ULANG'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3981527782271654884</id><published>2010-05-29T16:08:00.002+07:00</published><updated>2010-05-29T16:50:32.330+07:00</updated><title type='text'>DUA KORBAN KAPAL MELEDAK SUDAH DITEMUKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua korban kapal meledak dan tenggelam diperairan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau berhasil ditemukan. Satu korban yang diidentifikasi sebagai Serka Suhartono ditemukan Jum'at 28 Mei kemarin, dan satu lagi korban yang identifikasi sebagai Yudha baru saja ditemukan hari ini. Sementara Mauly Yulianti, istri Pj. Bupati Kepulauan Anambas Yusrizal hingga kini belum ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Serka Suhartono yang ditemukan kemarin sore sudah dalam keadaan meninggal, dengan wajah yang sudah sulit dikenali namun masih berpakaian sepatu lengkap. Setelah dimandikan jenazah kemudian di shalatkan di Masjid Jami' Baiturrahim Tarempa setelah shalat Isya dan langsung dikebumikan malam tadi juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara hari ini setelah memasuki hari yang ke 10 sejak peristiwa naas tersebut kembali ditemukan satu korban lagi yang juga sudah dalam keadaan meninggal. Korban yang diidentifikasi sebagai Dodi Harayudha itu adalah pegawai pada bagiah Humas Pemkab Kep. Anambas. Beberapa saat yang lalu baru saja dilangsungkan shalat jenazah di Masjid Jami' Baiturrahim Tarempa, untuk kemudian langsung dikebumikan sore ini juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga hari ini pencarian terhadap korban  masih terus dilakukan siang maupun malam hari, walaupun Tim Sar dari Tanjung Pinang sudah menghentikan pencarian, namun para pegawai dilingkungan Pemda Anambas, sejumlah nelayan, dan TNI AL terus berupaya keras melakukan pencarian baik dilaut maupun dengan menyisir pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana ditulis sebelumnya dalam blog ini bahwa bahwa pada Kamis 20 Mei lalu terjadi kecelakaan yakni meledaknya kapal Patkamla milik TNI AL di perairan Anambas Provinsi Kepulauan Riau. Kapal yang membawa 22 penumpang itu meledak dan tenggelam di sekitar perairan Lingai, 19 korban selamat dan beberapa diantaranya mengalami luka cukup parah, sedang 3 orang dinyatakan hilang. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3981527782271654884?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3981527782271654884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/dua-korban-kapal-meledak-sudah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3981527782271654884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3981527782271654884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/dua-korban-kapal-meledak-sudah.html' title='DUA KORBAN KAPAL MELEDAK SUDAH DITEMUKAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5670819792426992796</id><published>2010-05-21T00:16:00.006+07:00</published><updated>2010-05-21T14:35:01.798+07:00</updated><title type='text'>ANAMBAS BERDUKA, KAPAL MELEDAK ISTRI BUPATI HILANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu kabar duka baru saja meliputi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas. Sebuah spead boat Patroli Keamanan Laut (PATKAMLA) milik TNI AL Tarempa yang mengangkut 21 penumpang meledak dan tenggelam di perairan Anambas. Kepulauan Riau. Sebanyak 18 orang selamat dan tiga orang masih belum ditemukan termasuk salah satu diantaranya adalah isri Pj Bupati Kepulauan Anambas Yusrizal.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 9.30 pagi tadi, dalam sebuah perjalanan dari Tarempa menuju Letung kapal yang membawa rombongan ibu-ibu PKK dan sejumlah pegawai Pemda Anambas itu meledak dan tenggelam diperairan sekitar pulau Lingai dan pulau Durai.  Belum diketahui secarapasti penyebab meledaknya kapal namun diduga karena arus pendek listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sejumlah korban selamat mengalami luka bakar dan trauma. Diantara korban yang mengalami luka paling parah adalah istri Baharuddin Thalib Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Anambas. Sedang istri Pj Bupati Kepulauan Anambas, bersama satu orang pegawai Humas Pemda Anambas bernama Yudha dan satu orang personil TNI AL Tarempa bernama Hartono, hingga tulisan ini di turunkan masih belum berhasil ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pagi tadi pencarian terus dilakukan baik oleh TNI AL Tarempa, maupun oleh sejumlah pegawai Pemda Anambas. Dan rencananya besok pencarian akan terus dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pukul 22 malam tadi keadaan di Puskesmas Tarempa yang banyak menampung para korban dikunjungi warga silih berganti baik oleh keluarga korban kecelakaan maupun masyarakat yang datang menjenguk. Sedang di rumah dinas Pj Bupati Kepulauan Anambas selesai Isya malam tadi baru saja digelar tahlilan bersama yang diikuti oleh ratusan warga dan para pegawai Pemda. Semoga Yang Kuasa memberikan jalan terbaik kepada korban yang belum ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5670819792426992796?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5670819792426992796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/anambas-berduka-kapal-meledak-istri.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5670819792426992796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5670819792426992796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/anambas-berduka-kapal-meledak-istri.html' title='ANAMBAS BERDUKA, KAPAL MELEDAK ISTRI BUPATI HILANG'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3586417364665987684</id><published>2010-05-16T09:32:00.001+07:00</published><updated>2010-05-16T09:35:17.311+07:00</updated><title type='text'>GAYA KAMPANYE ANAMBAS: HERDI TONJOLKAN IBUNDA, ZEN TAMPIL LEBIH MUDA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jelang Pemilukada Kabupaten Kepulauan Anambas 26 Mei mendatang, suasana di kota Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas tampak ramai dengan sejumlah baliho, spanduk, dan stiker para cabup dan cawabup yang akan berlaga di Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Dari sejumlah baliho dan spanduk yang terpasang disudut-sudut kota masing-masing pasangan calon berusaha menampilkan foto dirinya sebagai sosok yang enak dipandang lengkap dengan background dibelakangnya yang menggambarkan kondisi di Anambas saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara yang menarik dari baliho dan spanduk yang terpasang itu adalah milik pasangan Herdi Usman dan Noor Setiawan. Herdi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Anambas itu selain menampilkan foto dirinya dan pasangan juga menampilkan foto sosok ibundanya. Ibunda Herdi Hj.Rabiatun yang akrab dipanggil Mak Atun itu memang merupakan salah satu tokoh terpandang di Anambas, selama puluhan tahun ia mengemban tugas mulia sebagai seorang bidan. Dan entah sudah berapa banyak warga Anambas tak  peduli miskin ataupun kaya pernah mendapat bantuan dari Ibunda Mak Atun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain Herdi lain pula Prof Mohd. Zen. Pakar studi etnopedagogi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu dalam stiker-stiker kampanye tampak lebih muda dan gagah. Zen agaknya ingin kelihatan lebih prima sehingga bisa meyakinkan masyarakat bahwa dirinya meski sudah berusia senior tapi tetap mampu memimpin Anambas yang notabenenya merupakan daerah maritim itu. Selain menampilkan foto diri yang tampak jauh lebih muda, Zen juga tak lupa menautkan eksistensinya sebagai pendiri Kabupaten Kepulauan Anambas. Maklum, Zen memang menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pembentukan dan Penyeleras Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA), satu-satunya lembaga advokasi rakyat yang secara pro aktif mengkampanyekan pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan pasangan Wan Zuhendra-Irwan Djamaluddin. Pasangan low profile ini tak mau kalah, selain selalu tampil dengan pakaian baju kurung Melayu berwarna merah sesuai dengan warna partai pengusung (PDIP) Wan-Irwan juga selalu menggadang-gadangkan slogan Pemerintahan Bersih Masyarakat Tersapih. Maklum Wan Zuhendra yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Natuna dan saat ini masih berkiprah sebagai anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas itu dikenal masyarakat sebagai sosok yang bersih dan sederhana. Tak heran jika ia tidak hanya disenangi kawan tapi juga disegani para lawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu beberapa baliho milik pasangan Wan Zuhendra – Irwan Djamaluddin juga menampilkan foto Benny sebagai backgroundnya. Benny adalah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dari Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) partai pengusung pasangan Wan-Irwan, dan merupakan satu-satunya anggota legislatif Anambas yang berasal dari etnis Tionghoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi baliho adalah baliho, dan spanduk hanya tinggal spanduk yang berfungsi sebagai media kampanye saja untuk membantu masyarakat mengingat para kandidat pemimpin mereka. Lebihnya aktivitas kampanye di akar rumput serta track record para kandidat lah yang akan lebih besar mempengaruhi para pemilih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3586417364665987684?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3586417364665987684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/gaya-kampanye-anambas-herdi-tonjolkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3586417364665987684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3586417364665987684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/gaya-kampanye-anambas-herdi-tonjolkan.html' title='GAYA KAMPANYE ANAMBAS: HERDI TONJOLKAN IBUNDA, ZEN TAMPIL LEBIH MUDA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3252889726155535458</id><published>2010-05-16T09:12:00.000+07:00</published><updated>2010-05-16T09:17:45.836+07:00</updated><title type='text'>LIMA PASANG CALON RAMAIKAN PEMILUKADA ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika tak ada aral melintang tanggal 26 Mei mendatang masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk pertama kalinya akan melangsungkan pemilihan umum secara langsung untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati definitif pertama di kabupaten termuda di Provinsi Kepulauan Riau itu. Pemilukada pertama di Anambas ini akan diikuti oleh lima pasang calon yang sudah dinyatakan lolos verifikasi oleh KPU Kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Kelima pasang calon itu berdasarkan nomor urut masing-masing adalah (1) Ibnu Maja – Nur Adnan Nala, yang di usung oleh Partai Demokrat dan PKPB, (2) Herdi Usman –Noor Setiawan, diusung oleh Partai Golkar, PDK, Hanura, PKNU, PBR dan PKS (3) Tengku Mukhtaruddin – Abdul Haris, diusung oleh PPP, PAN, dan PKP. (4) Prof. Moh Zen – Syamsuki Syukur, diusung oleh PBB dan (5) Wan Zuhendra - Irwan Djamaluddin diusung oleh PDIP dan PPIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan Cabub dan Cawabup yang akan berlaga di Anambas merupakan yang terbanyak dibanding peserta dalam Pemilukada kabupaten lainnya yang kebetulan dilangsungkan secara simultan di Provinsi Kepri yakni pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Lingga, serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya merebut hati masyarakat Anambas, saat  ini kelima pasangan calon telah memulai kampanye terbuka yakni sejak tanggal 11 Mei lalu dan akan berlangsung sampai 22 Mei 2010, dan tiga hari masa tenang sebelum pencoblosan pada 26 Mei 2010. Masing-masing pasangan calon setidaknya akan mendapatkan jatah kampanye terbuka sebanyak 17 kali di tujuh kecamatan yang ada di Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima pasang calon itu akan memperebutkan setidaknya 19.007 suara (tersebar di 89 TPS) dari total penduduk Anambas yang berjumlah 57.541 jiwa, dan peraih suara terbanyak akan dikukuhkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas 2010-2015.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3252889726155535458?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3252889726155535458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/lima-pasang-calon-ramaikan-pemilukada.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3252889726155535458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3252889726155535458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/05/lima-pasang-calon-ramaikan-pemilukada.html' title='LIMA PASANG CALON RAMAIKAN PEMILUKADA ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7364502679562798622</id><published>2010-04-29T22:06:00.005+07:00</published><updated>2010-04-29T22:52:08.959+07:00</updated><title type='text'>LPJ GOLONGAN III CPNS ANAMBAS DIIKUTI 270 PESERTA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diklat prajabatan atau yang lazim disebut LPJ Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten Kepulauan Anambas diikuti oleh 270 peserta termasuk sejumlah dokter yang diterima sebagai CPNS melalui formasi khusus serta CPNS Natuna yang diterima setahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Diklat prajabatan golongan III ini menurut rencana akan dilangsungkan selama 17 hari di Hotel Golden View, Bengkong Laut, Batam dan merupakan kelanjutan dari Diklat Prajabatan Gol I dan II yang telah dilaksanakan beberapa minggu sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang para widyaiswara berasal dari Lembaga Admnistrasi Nagara (LAN) dan para pejabat dilingkungan BKD kabupaten/ kota di provinsi Kepulauan Riau. Diklat ini juga melibatkan sejumlah pelatih dari Lanal Tarempa,Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta diklat prajabatan ini sempat mendapat pengarahan khusus dari Pj.Bupati Kepulauan Anambas Yusrizal pada Sabtu 17 April lalu. Yusrizal yang dikenal berpenampilan sederhana itu tampil dengan gaya humornya yang khas namun tetap penuh semengat. Bupati yang juga merupakan Asisten I di Pemprov Kepri itu mengingatkan agar peserta diklat dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh disiplin, dan diharapkan dapat menjadi CPNS yang dapat menyokong percepatan pembangunan di Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang Plh. Sekda Anambas Drs.Hamdi,M.Si yang memberi pengarahan sehari sebelumnya juga mengingatkan para peserta diklat agar mengikuti segala kegiatan dengan penuh kedisiplinan. Menjawab pertanyaan salah seorang peserta tentang dugaan Anambas dijadikan sebagai batu loncatan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan status PNS, Hamdi mengingatkan bahwa mereka yang telah diterima sebagai PNS di Anambas akan terus mengabdi di Anambas, tidak ada peluang untuk pindah dengan alasan-alasan klise seperti yang selama ini terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diklat Prajabatan yang dilaksanakan tahun 2010 ini merupakan LPJ pertama yang dilaksanakan oleh Pemkab Kep. Anambas dan menghabiskan anggaran tak kurang dari Rp.4 milyar untuk keseluruhan peserta termasuk golongan I dan II. Semoga saja para CPNS dapat menyadari hal ini, bahwa masyarakat menantikan kinerja yang prima dan benar-benar memiliki tanggung jawab yang tinggi untuk secara terintegratif membangun Anambas bersama-sama dengan masyarakat dan pihak swasta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7364502679562798622?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7364502679562798622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/04/lpj-golongan-iii-cpns-anambas-diikuti.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7364502679562798622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7364502679562798622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/04/lpj-golongan-iii-cpns-anambas-diikuti.html' title='LPJ GOLONGAN III CPNS ANAMBAS DIIKUTI 270 PESERTA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1621003985032971686</id><published>2010-04-19T14:09:00.002+07:00</published><updated>2010-04-19T14:44:01.175+07:00</updated><title type='text'>FORKOM IMAKA GELAR SEMINAR PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Forum Komunikasi Intelektual Muda Kepulauan Anambas (FORKOM IMAKA) pada Sabtu 27 Maret lalu menyelenggarakan seminar pendidikan bertajuk "Kuliah Itu Ngga' Susah - Kupas Tuntas Srategi dan Persiapan Menembus Perguruan Tinggi". Acara yang diselenggarakan di gedung BPMS Tarempa itu berlangsung lancar dengan dihadiri oleh sekitar 250 peserta.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seminar yang digagas organisasi alumni mahasiswa Anambas itu menghadirkan tiga orang pembicara inti, yaitu Prof. Bahtiar Abbas (Guru Besar Univ. Bina Nusantara Jakarta), Abbas yang juga berasal dari pulau Ujung, kabupaten Kepulauan Anambas itu berhasil memainkan emosi para peserta yang sebagian besar adalah siswa SMA sederajat, ia dengan dibantu perangkat audio visual menceritakan perjuangan beratnya sebagai seorang anak pulau yang miskin namun karena kerja keras, keihklasan dan dukungan yang luar biasa dari orang tua berhasil menamatkan pendidikan di Jawa dan Amerika. Guru besar yang low profile itu lebih lanjut di daulat panitia untuk membahas tentang Prospek Lulusan Perguruan Tinggi dalam Menembus dan Mencetak Pasar Kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang pembicara kedua adalah dari pihak pemerintah daerah, yang diwakili oleh Drs. Agus Baasyir (Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga), Baasyir menjelaskan tentang Kebijakan-Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Mendorong Warga Anambas Menuju Perguruan Tinggi. Dan pembicara ketiga adalah seorang motivator Ir. Syarifuddin. Syarifudin yang mengangkat bahasan Kalau Bisa ke Universitas Kenapa Cuma Menganggur di Anambas tampil kocak dan memikat para siswa dan orang tua/ wali. Dengan canda Melayu-nya yang khas ia mencoba mendobrak pemikiran bahwa kuliah itu mahal dan tidak begitu penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang sesi kedua dari Seminar tersebut diisi oleh masing2 alumni mahasiswa dari Pekanbaru, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari seminar yang diselenggarakan FORKOM IMAKA itu sebenarnya adalah memotivasi calon lulusan SMA sedarajat dan orang tua siswa agar dengan segala daya memperhatikan pentingnya pendidikan tinggi bagi kemajuan bangsa khususnya kabupaten Kepulauan Anambas sebagai kabupaten yang baru terbentuk. Selain itu kehadiran pihak Pemda dharapkan dapat membuka jalan bagi warga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan studinya ke perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1621003985032971686?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1621003985032971686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/04/forkom-imaka-gelar-seminar-pendidikan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1621003985032971686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1621003985032971686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/04/forkom-imaka-gelar-seminar-pendidikan.html' title='FORKOM IMAKA GELAR SEMINAR PENDIDIKAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-8392794450605559145</id><published>2010-03-15T10:15:00.003+07:00</published><updated>2010-03-15T10:29:42.724+07:00</updated><title type='text'>PULUHAN ALUMNI MAHASISWA ANAMBAS BENTUK FORKOM IMAKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puluhan alumni mahasiswa asal kabupaten Kepulauan Anambas, pada Selasa 2 Maret lalu bertempat di RM. Siantanur, Tarempa, bersepakat membentuk sebuah wadah yang dapat manaungi aspirasi dan ide-ide pemikiran mereka kedalam sebuah forum komunikasi yang dinamai Forum Komunikasi Intelektual Muda Kepulauan Anambas (FORKOM IMAKA).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;FORKOM IMAKA merupakan organisasi jejaring yang digagas oleh para alumni mahasiswa asal kabupaten Kepulauan Anambas dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang saat ini telah kembali ke Anambas untuk mendedikasikan tenaga dan pengetahuannya di kabupaten termuda di provinsi Kepulauan Riau itu. Namun meski FOROM IMAKA digagas oleh alumni mahasiswa putra daerah Anambas, tetapi organisasi ini tidak bersifat ekslusif melainkan inklusif. Jadi artinya para pendatang yang saat ini bekerja di Anambas pun dapat ikut bergabung, asal memiliki komitmen yang tinggi untuk bersama-sama membangun Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari pembentukan forum komunikasi ini sebenarnya adalah membangun sinergisitas kaum muda Anambas yang saat ini mengabdi di berbagai lapangan pekerjaan di Anambas baik di jajaran pemerintahan,  maupun di perusahaan swasta agar tetap memiliki konsistensi dan keterpaduan dalam membangun Anambas. Oleh karenanya FORKOM IMAKA akan pro aktif memberikan sumbangan pemikiran maupun kritik yang konstruktif bagi pengembangan wacana Anambas kedepan terutama dalam bidang pendidikan. FORKOM IMAKA ingin mendorong dan menfasilitas agar lebih banyak lagi putra-putra Anambas yag melanjutkan studinya ke jenjang perguruan tinggi, kemudian setelah lulus segara kembali ke Anambas untuk bersama-sama membangun kabupaten kaya migas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan yang diselengarakan kurang lebih dua jam itu juga dipilih secara aklamasi Masykur, ST, MM sebagai ketua, sedang Sekjend dipercayakan kepada Adies Saputra, S.IP, M.Si, Bendahara, aAl Akmal, SH, Seksi Pendidikan dan Pengembangan SDM, Syarif Ahmad, SE, Seksi Kebudayaan dan Agama, Arfandi, S.Sos.I, Seksi Humas, Amran, S.IP, dan Seksi Sosial Politik, Rudi Hayadi, S.Si.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-8392794450605559145?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/8392794450605559145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/03/puluhan-alumni-mahasiswa-anambas-bentuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/8392794450605559145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/8392794450605559145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/03/puluhan-alumni-mahasiswa-anambas-bentuk.html' title='PULUHAN ALUMNI MAHASISWA ANAMBAS BENTUK FORKOM IMAKA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6316723049811056204</id><published>2010-02-16T11:14:00.003+07:00</published><updated>2010-02-16T11:27:02.925+07:00</updated><title type='text'>LISTRIK DAN SINYAL HP MENGHILANG DARI TAREMPA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah jatuh tertimpa tangga pula, demikianlah perumpamaan bagi warga Tarempa, ibukota kabupaten Kepulauan Anambas. Betapa tidak setelah kota itu dilanda kegelapan akibat listrik yang mati total sejak beberapa hari lalu, kini giliran sinyal handpone yang hilang. Sejak kemarin sore sinyal Indosat dan Excelcom mendadak hilang. Sedang Telkomsel sudah sejak hari minggu 14 Februari lalu tidak dapat diakses warga. Speddy sudah lebih dari seminggu ini juga mengalami gangguan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kondisi demikian tentu saja sangat mengganggu aktivitas masyarakat di Tarempa, banyak diantaranya yang mengeluhkan karena sulitnya berkomunikasi dengan kerabat atau rekan bisnis mereka yang berada di luar kota. Tak hanya masyarakat bahkan para PNS yang bekerja di lingkungan pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas pun kerap mengeluh karena pekerjaan mereka menjadi terhambat, tak sedikit yang mengaku terpaksa memboyong pekerjaannya ke rumah untuk dikerjakan pada malam hari menunggu mesin genset rumahnya di hidupkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai info ini saya turunkan belum di ketahui secara pasti kapan persoalan listrik dan sinyal handpone mulai membaik kembali. Tapi menurut informasi yang beredar di masyarakat persoalan listrik akan mulai teratasi dalam beberapa hari kedapan. Dari pantauan saya, kamarin juga terlihat sejumlah karyawan PLN yang sedang memasang trafo di sejumlah gardu listrik. Dan kabarnya lagi saat ini pemerintah daerah setempat juga sedang mengupayakan pengiriman mesin dari Tanjung Pinang, hal itu dilakukan untuk membantu pihak PLN ranting Tarempa mengatasi persoalan listrik disana. Sedang sinyal handpone khususnya dari Indosat ketika ketika tulisan ini saya turunkan sempat muncul meski agak kurang stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan listrik memang merupakan satu dari sekian persoalan mendasar di kabupaten Kepulauan Anambas yang mendesak untuk diupayakan penyelesaiannya. Mengingat daerah ini sedang berbenah diri. Disamping itu sektor swasta yang sudah mulai bergeliat juga amat membutuhkan pasokan listrik yang memadai untuk mendorong terus tumbuhnya investasi di kabupaten termuda di Kepri ini. Selain listrik persoalan yang juga tak kalah penting adalah air minum, perumahan, serta transportasi. Mudah-mudahan saja berbagai persoalan itu dapat terselesaikan dalam waktu yang tidak begitu lama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6316723049811056204?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6316723049811056204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/02/listrik-dan-sinyal-hp-menghilang-dari.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6316723049811056204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6316723049811056204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/02/listrik-dan-sinyal-hp-menghilang-dari.html' title='LISTRIK DAN SINYAL HP MENGHILANG DARI TAREMPA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2675431538997340451</id><published>2010-01-27T08:57:00.003+07:00</published><updated>2010-01-27T09:26:50.711+07:00</updated><title type='text'>LISTRIK DI TAREMPA, DIGILIR LEBIH PARAH LAGI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesabaran warga Tarempa, ibukota kota kabupaten Kepulauan Anambas benar-benar luar biasa, agaknya dapat dikategorikan memiliki tingkat kesabaran no. 47, yakni jenis kesabaran berkepanjangan dengan secuil harapan yang masih tersisa. Betapa tidak sudah 3 tahun ini listrik di kota tersebut bergilir. Jadwalnya bergilirnyapun macam-macam, sampai kini sudah benar-benar tak tentu arah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah sepekan ini listrik di kota Tarempa, dalam dua hari hanya 21 jam menyala sedang 27 jamnya mati. Jika dikumulasikan ini artinya dalam satu bulan listrik di Tarempa hanya menyala kurang dari 15 hari. Malah beberapa bulan lalu warga Tanjung Lambai, Tarempa, sempat tak kebagian listrik sama sekali alias mati total. Sungguh terlalu!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini tentu saja amat merugikan masyarakat, terutama mereka yang memiliki kegiatan usaha. Belum lagi voltage yang lebih rendah dari standar 220 v juga dirisaukan warga karena berpotensi merusak peralatan elektronik mereka. Kekesalan bertambah jika PLN mematikan listrik lebih awal dari yang dijadwalkan, atau malah mati mendadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu saya sempat berbincang-bincang dengan salah seorang pekerja di PLN Tarempa, sungguh saya terkejut bukan kepalang bahwa ternyata selama ini PLN Tarempa hanya memiliki satu orang pegawai tetap (hanya kepala), sedang yang lainnya merupakan pegawai honorer biasa. Pikir saya bagaimana seandainya semua pegawai honorer yang ada di PLN itu serempak mengundurkan diri atau mendapatkan pekerjaan yang lain, tentu masyarakat yang menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai daerah baru yang sedang berkembang, pembangunan di Anambas saat ini sungguh bergeliat, amat disayangkan jika hal itu terhambat karena pasokan listrik yang jauh dari memadai. Alih-alih PLN mau menjangkau wilayah pulau-pulau diseloroh pelosok kabupaten Kepulauan Anambas, sedang didalam kota saja sepertinya jauh dari perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini dengan APBD yang berjumlah 600 milyar lebih, sedang jumlah penduduk yang hanya 45 ribu jiwa, serta luas wilayah yang relatif tidak begitu luas, sudah sepatutnya pemerintah setempat memikirkan solusi lain jika ingin mengatasi persoalan listrik di Tarempa, dan kabupaten Kepulauan Anambas pada umumnya. Misalnya saja melalui penyertaan modal daerah kepada PLN, pendirian perusahaan listrik daerah, atau membangun listrik berbasis komunitas, yang pasti agaknya PLN sudah tak lagi dapat dihandalkan sebagai satu-satunya perusahaan yang memasok listrik disini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2675431538997340451?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2675431538997340451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/01/listrik-di-tarempa-digilir-lebih-parah.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2675431538997340451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2675431538997340451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/01/listrik-di-tarempa-digilir-lebih-parah.html' title='LISTRIK DI TAREMPA, DIGILIR LEBIH PARAH LAGI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-4215140405886222235</id><published>2010-01-20T09:44:00.003+07:00</published><updated>2010-01-20T10:14:32.526+07:00</updated><title type='text'>YUK..RAMAI-RAMAI JADI ANAK MAMI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tenang dulu...jangan terkecoh dengan judul diatas. Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk mengajak pembaca menjadi anak mami (baca: anak manja), tapi MAMI diatas adalah singkatan dari Masyarakat Anambas Melek Internet. MAMI adalah sebuah cyber community yang digadang oleh salah seorang warga Anambas bernama Lukman Hakim. Lewat Manara Anambas Hot Spot, Hakim yang akrab di panggil Bujang itu bermaksud mengajak masyarakat Anambas khususnya masyarakat di ibukota Tarempa melek dengan teknology cyber.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;RT RW Net yang digagas oleh Bujang saat ini bisa di akses free of charge alias tanpa bayaran oleh masyarakat yang berada di sekitar jalan Tongkol, Jln Pemuda, Jln Belakang, dan Jln Diponegoro, kota Tarempa. Mereka yang berniat menjadi anak MAMI (sekali lagi bukan anak Mami dalam pengertian yang sebenarnya) cukup mendaftarkan diri melalui hand phone ke nomor yang sudah ditentukan, dan bisa dilihat jika komputer anda berhasil menangkap signal dari Manara Anambas Hotspot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saat ini layanan dari Manara Anambas belum optimal, selain keterbatasan kuota akses, juga lagi-lagi listrik di kota Tarempa yang masih bergiliran jadi problem. Tak heran kadang-kadang Manara Anambas Hot Spot sering DC (Disconect) mendadak. Tapi setidaknya kahadiran Manara Anambas cukup membantu, apalagi kecepatan aksesnya asal tidak digunakan untuk download sudah lumayan bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bujang rencananya jaringan RT RW Net ini akan di perluas sampai ke wilayah-wilayah yang lain di kota Tarempa, dengan cara penambahan kuota akses maupun pemasangan sejumlah manara baru. Jika terlaksana kemungkinan baru akan dipungut bayaran, tetapi tetap dengan harga yang mampu dijangkau masyarakat. Kalau sudah begini tak heran lagi jika ibu-ibu di Anambas yang biasanya mengisi kekosongan waktu dengan bergosip ria, atau bapak-bapaknya yang asyik nongkrong di kedai kopi, kan beralih menjadi user internet. Wawasan akan lebih terbuka, hingga hidup lebih berharga. Bagaimana dengan anda mau ikutan jadi anak MAMI?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-4215140405886222235?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/4215140405886222235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/01/yukramai-ramai-jadi-anak-mami.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4215140405886222235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4215140405886222235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/01/yukramai-ramai-jadi-anak-mami.html' title='YUK..RAMAI-RAMAI JADI ANAK MAMI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5671530098814941663</id><published>2010-01-10T12:29:00.004+07:00</published><updated>2010-01-20T15:19:13.744+07:00</updated><title type='text'>GELIAT PEMBANGUNAN ANAMBAS TAK BOLEH ABAIKAN KALANGAN REMAJA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ihwal pembangunan Anambas telah menjadi diskursus yang menarik diperbincangkan sejak lama, mulai dari sekadar obrolan di kedai kopi sampai kepada perbincangan di ruang-ruang formal. Tapi sayangnya hampir tak ada yang menyinggung soal pembangunan yang menyentuh  kepentingan para remaja kecuali yang menyangkut hak-hak mereka untuk menikmati pendidikan di sekolahan secara lebih memadai, itupun banyak yang masih sebatas wacana.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Padahal kebutuhan para remaja tidak hanya soal urusan sekolah tetapi juga menyangkut kebutuhan akan ruang untuk berekspresi, hak-hak untuk menyalurkan kreatifitas dan hobby nya, termasuk hak-hak untuk mendapatkan perlindungan dari tekanan orang-orang dewasa serta kebijakan publik yang langsung ataupun tidak telah menafikkan eksistensi mereka sebagai manusia bebas dan merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia remaja adalah masa-masa yang kritis dan menentukan. Tak jarang seseorang jatuh dalam lembah hitam seperti narkoba, minum-minuman keras, bahkan seks bebas berawal dari usia remaja. Sebagaimisal data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2004 menunjukkan bahwa pengguna narkoba terbesar ada dikelompok usia 15-24 tahun. Sedang penelitian Yayasan Citra Anak Bangsa (YCAB) pada tahun 2002 mengungkapkan bahwa kelompok usia terbesar anak berpeksperimen narkoba pertama kalinya adalah 12-17 tahun. Tak kalah mengejutkan survei yang dilakukan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) pada tahun 2003 di lima kota besar menyatakan bahwa sebanyak 85 persen remaja 13-15 tahun mengaku telah berhubungan seks dengan pacar mereka. Kalau mau jujur kecendrungan yang demikian ini juga mendera sebagian remaja di kabupaten ini. Oleh karenanya problematika dan ancaman yang dihadapi para remaja perlu menjadi perhatian masyarakat terutama pemerintah daerah sejak dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah ini dianggap perlu untuk diketengahkan, karena Anambas saat ini seakan sedang mengalami transformasi desa ke kota yang tengah “gila-gilanya”. Dewasa ini gempuran informasi yang masuk kesini demikian dahsyatnya seiring adopsi teknologi informasi ke wilayah ini. Perkembangan ekonomi dan sosial pasca pemekaran daerah juga berimplikasi pada kehidupan para remaja. Kalau bahasa anak sekarang jadi lebih gaul dan lebih ke kota-kotaan, kebutuhan-kebutuhan akan materi tersier juga jauh lebih meningkat, demikian juga tekanan-tekanan dalam pergaulan yang tak jarang melahirkan kecemburuan sosial dan goncangan mental. Kondisi seperti ini sudah semestinya diimbangi dengan ketersediaan sarana ataupun media yang dapat mengarahkan transformasi sosial para remaja kearah yang lebih konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya di Anambas para remaja tidak memiliki ruang yang memadai bagi penyaluran hasrat berekspresi, arena bermain dan berkreasi, bahkan di sekolah sekalipun. Gerakan Pramuka misalnya yang satu dekade lalu sangat berkembang di Anambas dan menjadi salah satu media penyaluran kreatifitas dan aksi sekarang seakan mati suri karena para pembinanya banyak yang sudah punya kesibukan lain atau mundur karena memang ditelan usia. Begitu juga terhadap kegiatan ekstra kurikuler lainnya seperti theatre, olah raga, sanggar tari dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang-ruang terbuka alami demikian juga adanya, laut di kota Tarempa yang dulu bersih sehingga menarik untuk dijadikan tempat rekreasi dan pelepas lelah siswa sekolah sekarang tampak kotor dengan sampah dan limbah. Ruang-ruang terbuka dan tanah bebas yang dulu adalah ruang untuk para remaja beraktivitas dan berolah raga sekarang sesak dengan bangunan milik warga. Sementara sarana pengganti seperti di kota-kota besar berupa mall, berbagai tempat kursus dan bimbingan belajar, billyard, karaoke, studio band, warnet, lapangan futsal, dan lain-lain masih nihil dari pandangan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita patut bersyukur beberapa waktu lalu di Tarempa, ibukota kabupaten Kepulauan Anambas baru saja didirikan sebuah organisasi remaja masjid yang diprakarsai sejumlah ustadz muda. Sejak tiga minggu lalu bersama beberapa rekan sarjana lokal kami juga baru saja menghidupkan kembali sebuah radio FM komunitas, pendengar terbesar sudah bisa ditebak pastinya para remaja yang seolah-olah amat dahaga akan hiburan dan tempat “nongkrong” yang produktif. Tapi itu semua masih belum cukup, sentuhan tangan pemerintah tetap amat diperlukan bagi cakupan yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya melalui media ini saya ingin mengusulkan agar dalam rencana pembangunan kabupaten Kepulauan Anambas tahun depan perlu juga dipikirkan tentang kebutuhan para remaja. Adalah suatu perhatian yang luar biasa bagi para remaja jika Pemda setempat untuk tahap awal ini berkenan menyisihkan secuil dari dana pembangunan untuk mendirikan suatu gedung dan lapangan yang terintegratif seperti gelanggang remaja atau taman kota. Didalamnya mencakup lapangan futsal, theater, majalah dinding, sanggar tari, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak bergaul dengan para remaja memberi saya input yang berharga tentang problematika dan kegelisahan yang mereka alami. Jangan sampai karena rata-rata mereka tak punya akses untuk beropini secara terbuka atau menyampaikan aspirasinya melalui pemilihan umum menjadikan mereka seakan termarginalkan dalam proses pembangunan. Mudah-mudahan dimasa-masa mendatang para remaja dapat ikut merasakan geliat pembangunan di salah satu kabupaten terkaya di Kepri ini, semoga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebelumnya telah dimuat di harian Koran Peduli (KP) edisi 2 Januari 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5671530098814941663?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5671530098814941663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/01/ihwal-pembangunan-anambas-telah-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5671530098814941663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5671530098814941663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2010/01/ihwal-pembangunan-anambas-telah-menjadi.html' title='GELIAT PEMBANGUNAN ANAMBAS TAK BOLEH ABAIKAN KALANGAN REMAJA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1614932935876784427</id><published>2009-12-31T12:38:00.002+07:00</published><updated>2009-12-31T13:41:32.180+07:00</updated><title type='text'>102,2 BERLIAN FM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah hampir tiga pekan ini, bersama beberapa orang rekan yang sama-sama baru lulus kuliah, kami kembali mengoperasikan sebuah radio komunitas. Kami menyebutnya Berlian FM, Radio Komunitas Masyarakat Anambas. Meski minim pengalaman, dan perangkat teknis yang serba terbatas, antusiasme publik ternyata cukup baik. Segmen terbesar sudah bisa ditebak pastinya kalangan remaja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Misi kami menghidupkan kembali radio ini sederhana saja, selain untuk mengisi kekosongan waktu juga karena tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kabupaten Kepulauan Anambas yang baru seumur jagung itu. Sebab esensinya pembangunan tak hanya meliputi aspek pembangunan fisik tetapi juga pembangunan masyarakat, dan kita semua terutama para sarjana punya tanggung jawab untuk itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama "Berlian" kami ambil dari slogan kota Tarempa, pusat pemerintahan kabupaten Kepulauan Anambas. Berlian berarti Bersih Luwes Indah Agamis dan Nyaman. Bisa juga diartikan Bersama Lima Anak Anambas, karena kebetulan crew intinya berjumlah lima orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu meski baru berdiri dan masih dalam tahap uji coba, radio kami sudah punya serangkaian program unggulan. Diantaranya adalah Nada Berlian, Lets Request Indonesia, Oldest but Goldest, dan Planet of Us. Kami tak ingin radio ini hanya menjadi sarana yang meng-entertaint publik, tapi juga kiranya dapat mengedukasi masyarakat serta ikut melestarikan khasanah budaya. Oleh karenanya program seperti Sempadan Siantan (Siaran khusus berbahasa Melayu), Warta Online, Nice English, Otista (Obrolan Infromatif Tapi Santai) dan juga spirit of Islam ikut kami ketengahkan sebagai bagian dari rangkaian acara yang disuguhkan kepada pendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mudah memang menjalankan radio ini, karena misinya adalah misi sosial yang non profit oriented jadi semua pekerja juga harus rela bekerja tanpa dibayar, termasuk para announcer dan tamu yang diundang. Namun untuk menopang sebagian dana operasional kami mengandalkan penjualan request card yang dijual, Rp. 1000,-/ card. Sebagian yang lainnya tentunya dari kantong pribadi. Sedang pesawat pemancar dan sejumlah peralatan pendukung didapat dari sponsor, Ruby Production, dan studionya dari Rumah Makan Siantanur. Syahdan, walau hampir semua barang yang ada distudio adalah barang bekas tapi cukup lumayan lah, setidak-tidaknya cukup memadai untuk dijadikan sebagai salah satu tempat tongkrongan alternatif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1614932935876784427?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1614932935876784427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/12/1022-berlian-fm.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1614932935876784427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1614932935876784427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/12/1022-berlian-fm.html' title='102,2 BERLIAN FM'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2725592205658564038</id><published>2009-11-24T08:29:00.002+07:00</published><updated>2009-11-24T08:38:52.619+07:00</updated><title type='text'>RIBUAN PELAMAR CPNS PADATI KOTA TAREMPA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih dari 1000 penumpang KM Bukit Raya dari Tanjung Pinang pada Minggu 22 November  kemarin turun ke  Tarempa, ibukota kabupaten Kepulauan Anambas. Kondisi ini tentu saja membuat pelabuhan Tarempa yang sedang dalam proses pelebaran itu tampak sesak dengan penumpang. Mayoritas penumpang kapal yang turun ke kota ini diduga adalah untuk mengikuti test CPNS pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya KM. Bukit Raya yang kelimpahan penumpang, dua buah kapal Perintis baik yang dari Tanjung Pinang maupun yang dari Natuna yang singgah ke Tarempa beberapa hari sebelumnya juga dikabarkan banyak mengangkut calon pelamar CPNS, hal serupa juga terjadi pada pesawat Air Lines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya jumlah pelamar CPNS yang datang ke Tarempa membuat seluruh hotel dan penginapan penuh, dan diantaranya banyak yang sudah di booking sejak jauh hari. Tak hanya hotel dan penginapan, sejumlah warga lokal juga banyak yang menjadi pemiliki kost dadakan, hal ini tentu saja sangat membantu pendatang yang sebelumnya sempat terlantar karena tak berhasil mendapatkan tempat bermalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini Anambas memang membuka pendaftaran CPNS paling banyak se-provinsi Kepulauan Riau, dan merupakan satu-satunya kabupaten di Kepri yang membuka lowongan bagi lulusan SMK. Kabupaten Kepulauan Anambas yang dimekarkan dari kabupaten Natuna setahun silam itu membuka 654 lowongan CPNS untuk ditempatkan di berbagai kantor pemerintahan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pendaftaran CPNS yang &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;telah dibuka sejak 31 Oktober 2009 lalu dan ditutup pada 14 November 2009 itu manarik cukup banyak peminat, tak kurang &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dari 3500an pelamar, namun hanya sekira 2000an lebih yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Mereka yang lulus seleksi administrasi sejak Senin 23 November kemarin tampak padat mengantri di gedung BPMS yang terletak di jalan Hang Tuah Tarempa untuk melakukan pendafataran ulang, sedang untuk test tertulis rencananya akan dilakukan pada Rabu 25 November 2009 besok.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2725592205658564038?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2725592205658564038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/11/ribuan-pelamar-cpns-padati-kota-tarempa_24.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2725592205658564038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2725592205658564038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/11/ribuan-pelamar-cpns-padati-kota-tarempa_24.html' title='RIBUAN PELAMAR CPNS PADATI KOTA TAREMPA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1039952288329842250</id><published>2009-11-09T09:31:00.002+07:00</published><updated>2009-11-09T09:48:22.374+07:00</updated><title type='text'>“MENYULAP” PADANG MELANG MENJADI BALI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Judul diatas saya kutip dari sebuah news article yang di publish Detik Bandung dot com pada Mei 2009 silam. Dalam artikel tersebut Detik mewartakan perihal kompetisi mahasiswa wirausaha yang diikuti oleh rekan saya Efrizal, anak jati Anambas yang sedang studi di salah satu sekolah tinggi ilmu ekonomi di Bandung. Dalam kompetisi tersebut Efrizal berimajinasi ilmiah tentang bagaimana mengubah pantai Padang Melang (baca: pantai-pantai di Anambas) yang tidak terawat menjadi seperti pantai-pantai di Bali.  Lengkap dengan deskripsi kondisi alam, rancangan bisnis penginapan dan travel, serta analisis produk-produk pariwisata yang akan dijual berikut segmen  marketnya. Syahdan, rancangan tersebut mengantar Efrizal sebagai pemenang ketiga dalam kompetisi itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bali Punya Kuta, Anambas Punya Melang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pariwisata di Bali memang luar biasa, setiap tahun sekitar empat juta wisatawan asing berkunjung kesini, belum lagi wisatawan domestiknya. Tak heran jika Pulau Bali dipilih menjadi pulau tujuan wisata terbaik pada tahun 2009 versi majalah Travel Leisure, mengungguli Pulau Galapagos, Pulau Cape Breton, Kauai dan Mount Desert Island, Maine. Sektor pariwisata di Bali juga mendatangkan devisa yang sangat besar sekitar 2,5 miliar dolar AS atau Rp 26 triliun per tahun, juga memberikan sumbangan terhadap PAD yang tak terbilang kecil. Sebut saja Badung, salah satu kabupaten di Bali mendapat sekitar Rp 500 miliar hanya dari pajak hotel dan restoran. Semua itu tentu saja belum termasuk efek berganda (multiplying effect) bagi perputaran ekonomi lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah cuma Bali yang eksotik dengan panoramanya. Kawan saya diatas bukan sedang mengada. Sebenarnya kepulauan Anambas juga tak kalah indah. Bila di Bali ada pantai Kuta, Jimbaran dan Tanjung Benoa, di Anambas punya Padang Melang, Temawan, dan Tanjung Momong. Di Bali ada Sanur yang menggoda penyuka snorkeling dan diving, di Anambas ada pulau Bawah. Jika di Bali ada pura Tanah Lot yang terletak di atas bongkahan batu karang di tepi samudra Hindia, Anambas juga punya Vihara Gunung Dewa Siantan yang dibangun kokoh menjulang diatas bebatuan yang menghadap laut China Selatan. Di Bali ada pulau Serangan yang oleh turis asing lazim dipanggil Turtles Island, di kita ada pulau Durai. Di Bali ada tarian beralur cerita seperti Barong dan Kecak Anambas punya Mendu dan Gobang. Di Bali ada gamelan, kita punya Gendang Siantan. Air terjun Gitgit, Melanting, dan Nungnung adalah kebanggaan warga Bali. Air terjun Temburun, Niraja, dan air terjun Air Bini adalah kepunyaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Public Policy di Balik Keunggulan Bali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang tak adil membandingkan wisata Bali yang sudah bertahun-tahun dikembangkan secara professional dengan kepulauan Anambas yang baru saja menjadi daerah otonom sejak setahun lalu. Namun menjadikan Bali sebagai referensi pengembangan pariwisata kita amatlah reaslistik dan visioner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan berpetualang sebagai backpacker di pulau Dewata itu memberi saya informasi yang berharga bagi sebuah short analysis tentang kebijakan pariwisata kita. Hemat saya setidaknya ada empat hal pokok yang menjadikan pariwisata di Bali cukup sukses. Pertama, adalah komitmen pemerintah pusat dan pemerintah lokal untuk menjadikan sektor pariwisata di Bali sebagai sektor unggulan. Kesungguhan hati ini betul-betul dilaksanakan secara konsisten bukan sekadar lips services. Hal ini misalnya dapat dilihat dari komitmen menjaga kondisi tetap aman serta pembangunan dan pemeliharaan sarana publik terutama jalan, jembatan, pelabuhan laut serta udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, adalah investasi. Mustahil Bali bisa berkembang pesat tanpa mengandalkan investasi domestik maupun asing. Kita semua pasti sepakat bahwa investasi amat penting bagi urat nadi perekonomian diberbagai bidang tanpa terkecuali pada tourism sector, namun kondisi seperti di Bali baru bisa ditiru jika iklim investasi kita sehat. Jangan sampai harga tanah mendadak melonjak beratus-ratus kali lipat melebihi kemampuan menghitung dengan akal sehat, sewaktu akan ada pembebasan lahan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang pariwisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Usaha pariwisata adalah usaha yang terintegratif, semuanya saling bahu membahu. Jika di Bali ada hotel berbintang hasil investasi kapitalis asing, selalu ada ruang buat koperasi desa misalnya penyediaan sarana bermain, pusat jajanan, souvenir sampai jasa spa dan pijat tradisional. Jika pemerintah membangun taman budaya, maka masyarakatlah yang berperan mengelolanya. Kebijakan pariwisata di Bali adalah contoh yang baik bagi sinerginya ketiga domain governance; pemerintah, sektor privat, dan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, adalah promosi. Bali amat terkenal, saking terkenalnya seorang kenalan dari negeri Paman Sam pernah mengira Bali is the country, and Indonesia is a part of Bali. Namun dalam promosi yang menjadi tolak ukur hendaknya bukan output (keluaran) tetapi outcome (hasil). Promosi baru bisa kita anggap berhasil jika ada impact yang perkembangannya dapat diamati secara statistik. Sayangnya promosi pariwisata kita selama ini bertitik tekan hanya kepada output. Tak kalah penting dalam promosi pariwisata di Bali yang patut kita tiru adalah kemampuan empowerment serta memproduksi barang dan keunggulan lokal menjadi sesuatu yang patut dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melirik Anambas, tentu saja kita punya potensi yang sangat prospektif. Disinilah pemerintah Kepulauan Anambas kedepan dituntut memiliki wawasan kepariwisataan dan kemaritiman yang bersinergi dengan spirit kewirausahaan. Mudah-mudahan imajinasi ilmiah kawan saya diatas suatu masa kelak benar-benar menjadi fakta yang tak terbantahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya telah di muat di Koran Umum Anambas Pos, edisi 7, November 2009.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1039952288329842250?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1039952288329842250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/11/menyulap-padang-melang-menjadi-bali.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1039952288329842250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1039952288329842250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/11/menyulap-padang-melang-menjadi-bali.html' title='“MENYULAP” PADANG MELANG MENJADI BALI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-272060408366828485</id><published>2009-11-07T06:57:00.007+07:00</published><updated>2009-11-07T07:38:25.884+07:00</updated><title type='text'>LIBURAN KE BALI ALA BACKPACKER</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa bilang liburan harus selalu dengan uang banyak. Jika anda punya niat berlibur ke suatu tempat namun kemampuan finansial anda amat terbatas, maka cara paling tepat mensiasatinya adalah dengan berlibur ala backpacker. Pengalaman inilah yang mau saya bagi lewat blogging kali ini sebagai hasil petualangan saya selama sepekan di pulau Bali.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke Bali saya mulai dengan memesan tiket pesawat PP Jakarta-Denpasar-Jakarta, seharga Rp 824.000,-. (kalau beruntung bisa lebih murah, rajin-rajinlah mengecek situs reservasi online). Sampai di Bali, karena hari sudah sore, langsung saja saya bergegas mencari penginapan murah. Kebetulan dapatnya di daerah Bunisari tepat di depan jalan Legian kira-kira 5-10 menit dari Pantai Kuta (Di jalan Poppies juga banyak sekali penginapan murah, dimana tourist bermodal cekak biasa mangkal). Harga penginapannya Rp. 60.000,- permalam (fasilitas tempat tidur, kipas angin, dan toilet dalam kamar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempermudah petualangan selama di Bali saya pilih menggunakan kendaraan sepeda motor, lewat pemilik penginapan saya diantar ke sebuah jasa penyewaan sepeda motor di dekat jalan Kartika Plaza. Harga sewa motor Rp 50.000,- perhari. Usai menyewa motor saya langsung tancap gas ke pantai Kuta menikmati Sunset disana, kemudian keliling-keliling seputar jalan Legian hingga ke Denpasar. Makan malam pertama saya di Bali, saya coba untuk mencicipi ikan kakap goreng di sebuah warung makan lesehan. Satu kali santap cukup Rp. 15.000,- (kalau makan di warung biasa rata-rata saya menghabiskan Rp. 8000-10.000 sekali santap, (lumayan murah bukan?!!..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SvS-gOY05TI/AAAAAAAAAds/yPl-LUSQ3rc/s1600-h/Foto083.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 0px 4px; float: right; cursor: pointer; width: 293px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SvS-gOY05TI/AAAAAAAAAds/yPl-LUSQ3rc/s320/Foto083.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401151313951384882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tak puas menikmati keindahan pantai Kuta dihari petama, pada hari kedua saya habiskan untuk kembali berlama-lama di pantai itu. Lelah berseluncur dengan body board (sewa body board Rp. 30.000,- harga nego) saya coba berjemur di tepian pantai sambil bercas cis cus dan berbagi cerita tentang kehidupan remaja dan anak kuliahan dengan dua orang backpacker dari Inggris, Anthony dan Christ. Oh ya, tariff berenang di pantai Kuta adalah Rp. 0,- alias free of charge. Usai berjemur saya coba terima tawaran penjaja tato temporary (ih..sesekali menghargai karya seni dengan cara yang agak nakal gpp kan), lumayan karena keahlian menawar saya berhasil dapat harga yang sangat miring, Rp. 50.000,- untuk dua gambar tato ukuran sedang. Usai bertato ria, saya coba melemaskan otot-otot yang agak tegang dengan cara menikmati pijatan ibu-ibu penjaja jasa pijat di pantai Kuta. Malam harinya saya putuskan untuk keliling kota Denpasar sambil singgah ke Supermaket untuk membeli beberapa botol air mineral dan snack.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga di Bali, saya mulai dengan menghadiri pertunjungan Tari Barong di Batubulan, kira-kira 45 km dari Kuta, tiket masuk pertunjukan Rp. 80.000,- Usai menikmati tarian Barong saya langsung melanjutkan perjalanan ke Utara yakni ke Goa Gajah. Sebuah Pura kuno yang pintu masuknya merupakan pahatan Batu Goa. Di sana juga terdapat beberapa peninggalan bersejarah lainnya seperti air mancur, reruntuhan patung Budha, dan lain-lain yang tentunya sudah berusia berabad-abad. Habis dari Goa Gajah, sebelum pulang ke Kuta saya sempatkan untuk mampir ke Pantai Sanur di Denpasar, duduk beberapa saat ditepian sebuah dermaga kecil sambil menikmat suara dentuman air hasil kreasi bocah-bocah pantai yang terjun bebas menikmati keindahan alam. Sehabis dari Sanur, saya langsung kembali ke penginapan di Kuta…uppss mampir lagi di sebuah toko penyedia oleh-oleh khas Bali yang terletak di jalan Raya Kuta untuk membeli beberapa bingkisan sekadar kenang-kenangan buat teman-teman dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari keempat di pulau Dewata saya manfaatkan untuk menelusuri kawasan Uluwatu, (kira-kira 30-40 km dari Kuta) apalagi kalau bukan buat berenang merasakan hawa air laut yang agak hangat di kawasan Dream Land. Panorama di Dreamland benar-benar membuat saya takjub dan terkagum-kagum. Pantai yang putih bersih berada dalam lindungan bongkahan-bongkahan batu dan tebing yang curam. Nun beberapa meter di tengah laut para surfer asyik masygul menari-nari di atas ombak. Sementara mereka yang lelah berkabung dengan air asin tanpak pasrah di bawah tabir surya persis di  celah bongkahan-bongkahan batu amat sangat besar yang arsitekturnya meliuk-liuk bak studio di cinema 21. Semasa berenang di Dreamland, saya tak mau melewatkan kesempatan untuk menguji kemampuan saya berbahasa Inggris dengan beberapa orang asing yang tentu belum pernah saya temui sebelumnya. (Oh ya, masuk ke Dreamland juga free hanya tariff parkir bagi anda yang bawa kendaraan). Usai dari dreamland saya arahkan kemudi sepeda motor sewaan menuju Pura Uluwatu menikmati sunset view. Beberapa saat kemudian cak…cak…cak…teriakan suara penari kecak memanggil saya. Bak turis yang penuh antusiasme saya duduk di barisan paling depan dari bangku bertingkat yang disediakan penyuguh acara. Tarif masuk pertunjukan Rp. 50.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana saya dihari berikutnya tak lain adalah mencoba permainan parasailing dan jet sky. Tanjung Benoa adalah target saya dihari itu dengan terlebih dahulu mampir ke pantai Jimbaran untuk sekadar melihat-lihat. Untuk mencoba permainan parasailing dan jet sky saya harus merogoh saku Rp. 250.000,- tetapi kepuasan yang didapat benar-benar terbayarkan. Lewat parasailing kita dapat menikmati keindahan panorama laut dari atas, sungguh luar biasa. Belum lagi tiupan angin yang menerpa kencang tubuh kita di ketinggian membuat tubuh ini terbang ringan.. plong… tak terkira… bak elang yang pulang tenang dari mencari mangsa. Sedang bermain jet sky walau hanya sekira 15 menit tak ubahnya seperti berkendara bebas di lautan lepas, sungguh-sungguh menakjubkan. Usai bermain Jet Sky saya sempatkan untuk melintas pelan di kawasan Universitas Udayana, sebuah perguruan tinggi terkemuka di Bali bahkan di Indonesia bagian Tengah. Puas melihat-lihat kawasan kampus saya langsung meluncur ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) sebuah taman budaya yang sangat luas. Disana sedang dibangun patung raksasa berbentuk Dewa Wisnu yang sedang mengendarai seekor burung Garuda. Konon patung tersebut akan jadi Landmark pulau Bali dimasa mendatang. Di GWK saya sempatkan pula untuk menyaksikan Tari Kecak Kreasi setelah sebelumnya menikmati Es Doger dan cemilan sekadarnya. Tarif masuk GWK Cuma Rp. 20.000 sudah include macam ragam persembahan musik dan tarian tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SvS82b-U7FI/AAAAAAAAAdk/NM_GExMaW0Q/s1600-h/Foto041.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 0px 0px 4px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 278px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SvS82b-U7FI/AAAAAAAAAdk/NM_GExMaW0Q/s320/Foto041.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401149496532200530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dua hari menjelang kepulangan saya ke Jakarta, saya manfaatkan untuk mengunjungi Pura Tanah Lot (kira-kira 30 km dari Kuta) sebuah Pura tua yang terletak diatas bongkahan karang ditengan laut yang persis menghadap Lautan Hindia ( tiket masuk kawasan wisata Tanah Lot Rp 10.000,)Pemandangan di Tanah Lot tak kalah dengan pemandangan di Uluwatu. Di Tanah Lot saya bertemu dengan sesama backpacker, Anne dari Amerika dan Alessio yang asal Itali. Merasa senasib sesama backpacker kami habiskan waktu bersama di Tanah Lot sambil menikmati suasana sunset. Panorama matahari terbenam disana tampak jelas nyaris tak tertutup awan, wajah mentari yang merah kekuning-kuningan tanpak mengintip malu-malu di tengah samudra Hindia kemudian bersembunyi dibalik selubung biru sampai keesokan hari. Puas memandang panorama matahari terbenam dari sebuah café diatas pelataran bukit di Tanah Lot, atas ajakan Anne yang sudah dua pekan di Bali saya dan Alessio langsung menuju ke pantai Echo, dinner bareng di restoran Echo Beach, sambil menikmati hentakan musik improvisasi seorang DJ dan angin sepoi-sepoi tepat dari bibir pantai di depan restoran. (tarif makan di restoran yang hampir semuanya diisi orang asing itu juga lumayan murah, kisaran Rp. 40.000- 80.000,-/ porsi tergantung jenis makanan yang kita pesan). Dari Anne dan Alessio saya banyak menimba informasi tentang pengalaman mereka berbackpacking ria di beberapa Negara. Usai dinner di Echo Beach badan saya terasa pegel-pegel, agaknya mencoba Baliness traditional massages adalah pilihan yang tak salah. Sebelum pulang ke penginapan saya putuskan untuk mampir ke salah satu penyedia jasa pijat di dekat Jln. Pantai Kuta, tarifnya lumayan murah hanya Rp. 45.000,- per hour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bali benar-benar pulau yang memikat setiap pengunjung. Tak terasa sudah sepekan saya di pulau itu. Di hari terkahir ini tak ada lagi yang dapat menghalang saya dari niat untuk merasakan deburan ombak diatas papan surfing di pantai Kuta. Tarif sewa surfing board adalah Rp. 50.000,- (harga nego). Meski awalnya agak kesulitan tapi berkat curi-curi ilmu dari para pemain disekitar, saya berhasil menaklukkan papan seluncur gelombang itu. Puas berseluncur dengan papan surfing saya coba sekali lagi berjemur ala turis asing sambil memandang keeksotikan alam pulau dewata. Empat jam sebelum keberangkatan saya sempatkan untuk mampir ke pusat jajanan Joger yang terkenal dengan pabrik kata-katanya. Tak terasa uang 300 ribuan ludes dengan sekejap untuk shopping oleh-oleh dan kenang-kenangan pribadi. Sebelum terbang ke Jakarta, saya masih punya waktu sekira 2 jam di Bandara Ngurah Rai, habis memeriksa laman di situs Facebook saya manfaatkan untuk kembali bercas cis cus dengan seorang madam Australia, maaf namanya saya lupa. Saling berbagi cerita tentang pengalaman traveling,  membuat saya hampir lupa dengan jadwal keberangkatan, untung panggilan dari operator bandara agar penumpang segera boarding cukup keras. Habislah masa liburan saya di pulau Bali. Lets fly, Good Bye Bali, Good bye the heaven of backpackers,  I miss U always…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-272060408366828485?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/272060408366828485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/11/siapa-bilang-liburan-harus-selalu.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/272060408366828485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/272060408366828485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/11/siapa-bilang-liburan-harus-selalu.html' title='LIBURAN KE BALI ALA BACKPACKER'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SvS-gOY05TI/AAAAAAAAAds/yPl-LUSQ3rc/s72-c/Foto083.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-391950782944231682</id><published>2009-10-25T22:54:00.003+07:00</published><updated>2009-10-25T23:26:13.195+07:00</updated><title type='text'>SILATURRAHMI DENGAN WAKIL BUPATI NATUNA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu, 18 Oktober pekan lalu mahasiswa Anambas di Bandung mendapat kunjungan istimewa. Raja Amirullah, anak jati Anambas yang saat ini menjabat Wakil Bupati Natuna datang ke Pondokan Putra Datuk Dewa Perkasa yang merupakan sekretariat Keluarga Pelajar Mahasiswa Anambas (KPMA) Bandung. Amir yang datang bersama dua orang staffnya itu mengaku bahwa kehadirannya atas ajakan dari Matari Yasinullah HS, ketua KPMA saat ini. Kunjungan tersebut adalah kali pertama bagi pejabat eksekutif kabupaten Natuna ke asrama mahasiswa Anambas di Bandung pasca pemisahan daerah tersebut dari Natuna.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian Amir menegaskan kunjungannya ke asrama mahasiswa Anambas bukan dalam kapasitasnya sebagai wakil Bupati, tetapi hanya sebagai tokoh masyarakat Anambas yang dulu juga pernah menempuh studinya di Bandung. Amir juga menyangkal jika ada yang menyebut silaturrahminya dengan mahasiswa Anambas sebagai kampanye politik jelang Pilkada Anambas tahun depan. Penyandang gelar apoteker itu memang belakangan disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang bakal maju dalam Pilkada Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam silaturrahmi yang berlangsung sekitar setengah jam itu, Raja Amir berpenampilan cukup santai, ia bahkan berkali-kali tertawa terbahak mengenang masa suatu ia kuliah di Bandung dulu. Ia juga berkali-kali lewat gurauan segar khas masyarakat Melayu Anambas menyinyir kebiasaan-kebiasaan warga Anambas dalam pergaulan sehari-hari. Guyonan Amir yang begitu lepas itupun di sambut tawa sekitar 25 mahasiswa/i yang hadir, seolah tak ada jarak diantara mereka dengan seorang pejabat daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amir yang sempat menitipkan bantuan sekadarnya kepada mahasiswa Anambas mengajak para mahasiswa bersyukur karena telah diberikan kemudahan fasilitas asrama oleh Pemda setempat. Ia sempat pula menyatakan kekagumannya akan solidarirtas para mahasiswa Anambas, dan berpesan agar mahasiswa sesekali perlu membuat telaahan akademik tentang pembangunan Anambas kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan Amir ke Jawa sebenarnya adalah dalam rangka meresmikan asrama mahasiswa Natuna di Bandung yang berjarak sekitar 3 km dari asrama mahasiswa Anambas. Usai bertemu mahasiswa Anambas Amir segera meluncur ke Jakarta guna menjenguk Bupati Natuna Daeng Rusnadi yang baru saja ditahan KPK beberapa hari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-391950782944231682?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/391950782944231682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/silaturrahmi-dengan-wakil-bupati-natuna.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/391950782944231682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/391950782944231682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/silaturrahmi-dengan-wakil-bupati-natuna.html' title='SILATURRAHMI DENGAN WAKIL BUPATI NATUNA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3079778903007477943</id><published>2009-10-19T07:23:00.007+07:00</published><updated>2009-10-19T08:15:07.411+07:00</updated><title type='text'>AMAT YANI TANDANGI MARKAS MAHASISWA ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jum'at 16 Oktober 2009 kemarin, anggota DPRD Natuna dari Dapil Anambas yang juga bakal calon ketua DPRD Anambas, Amat Yani bertandang ke kediaman pelajar dan mahasiswa Anambas di Bandung, pondokan Putra Datuk Dewa Perkasa. Amat datang bersama Sekjen Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA) Wann Saros, dan sejumlah tokoh BP2KKA lainnya Erwin dan Syahril.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam silaturahmi tersebut Amat menuturkan bahwa mahasiswa Anambas sebagai kaum intelektual muda perlu terlibat dalam proses pembangunan di Anambas diantaranya melalui kontribusi pewacanaan dan pemikiran terhadap arah pembangunan Anambas kedepan. Amat juga mengingatkan perlunya mahasiswa bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk itu ia meminta para mahasiswa agar tidak segan-segan menyampaikan aspirasi kepada dirinya. Amat juga menekankan bahwa sesekali ide-ide tentang pembangunan Anambas agar bisa dikomunikasikan dengan pejabat di daerah, termasuk kemungkinan memanfaatkan media massa lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Stu6ViHGHLI/AAAAAAAAAdM/RoN2DatpO-k/s1600-h/P1180664.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:4px 0 4px 4px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Stu6ViHGHLI/AAAAAAAAAdM/RoN2DatpO-k/s320/P1180664.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394109857802886322" /&gt;&lt;/a&gt;Sedang Wann Saros yang juga menekankan hal senada, menambahkan bahwa tokoh-tokoh muda memiliki kelebihan tersendiri bilamana berdialog dengan mahasiswa. Jarak usia yang tak terlalu jauh memungkinkan mereka dapat lebih komunikatif. Sehingga apa yang ingin di disampaikan dapat ditanggapi secara lebih responsif. Wann juga sempat berdiskusi tentang perjalanan kabupaten Kepulauan Anambas setahun ini dan rencana Pilkada tahun depan. Ia secara lugas menginginkan agar yang berkompetisi nanti adalah putra-putra lokal terbaik Anambas, sehingga siapapun yang menang berarti juga adalah kemenangan sesama saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matari Yasinullah HS yang saat ini menjabat sebagai ketua Keluarga Pelajar Mahasiswa Anambas (KPMA) Bandung, sekaligus Sekjen Forum Komunikasi Mahasiswa Anambas Se-Indonesia sempat pula menuturkan tentang harapan-harapan mahasiswa kepada Amat Yani tentang persoalan di Anambas dewasa ini semisal mengenai listrik dan ketenagakerjaan. Ia juga menyinggung soal kebutuhan mahasiswa Anambas tentang pengadaan asrama permanen agar bisa direalisasikan, jika memang nanti keadaan keuangan pemerintah Kepulauan Anambas telah memungkinkan untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam itu berlangsung sangat akrab dan penuh suasana kekeluargaan dengan dihadiri oleh sekitar 15 orang anggota KPMA dari sekira 60 anggota. Sebelum meninggalkan pondokan Putra, Amat sempat pula berpesan agar mahasiswa lebih giat dalm menuntut ilmu sambil memberikan bantuan sekadarnya kepada pengurus KPMA Bandung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3079778903007477943?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3079778903007477943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/amat-yani-tandangi-markas-mahasiswa.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3079778903007477943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3079778903007477943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/amat-yani-tandangi-markas-mahasiswa.html' title='AMAT YANI TANDANGI MARKAS MAHASISWA ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Stu6ViHGHLI/AAAAAAAAAdM/RoN2DatpO-k/s72-c/P1180664.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-9060519969708594713</id><published>2009-10-17T17:36:00.004+07:00</published><updated>2009-10-18T09:49:24.202+07:00</updated><title type='text'>70 MAHASISWA KEPRI DI BANDUNG TERIMA BEASISWA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebanyak 70 orang mahasiswa asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Bandung menerima beasiswa dari Pemerintah Provinsi Kepri. Penyerahan beasiswa tersebut dilakukan berbarengan dengan acara halal bilhalal dan silaturrahmi warga Bandung asal Kepri dengan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah pada Kamis 15 Juli 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam perhelatan yang berlangsung cukup meriah itu, turut hadir pula Aida Ismeth Abdullah anggota DPD asal provinsi Kepri, Nur Syafriadi ketua DPRD Provinsi Kepri, dan sejumlah jajaran pemerintahan provinsi Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program beasiswa yang dibagikan Pemrov Kepri tersebut merupakan program beasiswa yang diadakan setiap tahunnya sejak tiga tahun lalu. Namun selama dua tahun belakangan ini guna memudahkan penyeleksian bagi calon penerima beasiswa, Pemrov Kepri bekerja sama dengan warga Bandung asal Kepri yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Provinsi Kepulauan Riau (IKPKR) Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drg. Sufiyar, ketua umum IKPKR menuturkan bahwa dalam penyeleksian tersebut ditemukan beberapa mahasiswa yang terbukti menyampaikan data secara tidak benar semisal melakukan mark up nilai. Untuk itu tim penyeleksi IKPKR terpaksa melakukan verikasi di kampus masing-masing pemohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2009 ini tak kurang dari 70 mahasiswa asal Kepri dari berbagai jenjang pendidikan yang menerima beasiswa. Adapun nominal yang diterima untuk mahasiswa dari program D3 Rp 3.000.000,- tiap mahasiswa, sedang untuk jenjang S1 menerima Rp 3.500.000,- , dan Rp. 4.000.000,- untuk mahasiswa program S2.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-9060519969708594713?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/9060519969708594713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/70-mahasiswa-kepri-di-bandung-terima.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/9060519969708594713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/9060519969708594713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/70-mahasiswa-kepri-di-bandung-terima.html' title='70 MAHASISWA KEPRI DI BANDUNG TERIMA BEASISWA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5249536057051798526</id><published>2009-10-11T07:14:00.005+07:00</published><updated>2009-10-11T08:00:57.483+07:00</updated><title type='text'>SEKTOR SWASTA DI ANAMBAS MULAI BERGELIAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setahun pasca pembentukan kabupaten Kepulauan Anambas, sektor swasta disini mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan. Jika pemerintah setempat kerap kalang kabut karena dana APBD yang terlambat cair, maka tak demikian dengan pelaku usaha disini. Para pengusaha lokal tampak sigap membangunkan denyut nadi perekonomian meski penuh dengan berbagai keterbatasan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/StEsW2_mIyI/AAAAAAAAAc8/vlBaDL9q0i8/s1600-h/Kamar+Hotel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 3pt 0pt 3px 3px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/StEsW2_mIyI/AAAAAAAAAc8/vlBaDL9q0i8/s320/Kamar+Hotel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391139000170193698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sektor yang mulai nampak ramai dilirik pengusaha lokal diantaranya adalah hotel dan penginapan. Saat ini di Tarempa, ibukota kabupaten Kepulauan Anambas sudah tersedia bermacam hotel dengan fasilitas yang beragam mulai dari kelas penginapan biasa yang tarifnya 100-120 ribu Rupiah permalam, sampai yang kelas delux yang seharinya bisa mencapai 450 ribu Rupiah. Selain hotel sejumlah usaha kos-kosan dan rumah sewa juga mulai menjamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kota Tarempa saat ini tampak semakin padat, seiring banyaknya bangunan beton bertingkat yang baru, mulai dari Ruko sampai rumah tinggal.  Memang sejak lama Tarempa memiliki keterbatasan rumah tinggal dan tempat usaha, sehingga mengakibatkan harga-harga sewa rumah maupun toko meningkat tajam. Namun rencananya dalam waktu dekat di kawasan Batu Tambun akan dibangun Perumahan Legenda Siantan yang untuk tahap awal mencapai 120 unit rumah dengan berbagai tipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rumah, berbagai industri kecil dan menengah juga mulai bergeliat. Industri pembuatan bata merah dan batako misalnya mulai kebanjiran pesanan, bahkan karena tingginya permintaan akan bata merah dan batako sedang produksi mereka belum dapat memenuhi  semua permintaan warga, akibatnya sejumlah bata terpaksa didatangkan dari luar Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu jumlah kendaraan bermotor di Anambas juga menunjukkan penambahan yang berarti hingga lalu lintas di kota Tarempa tampak padat dan mulai semrawut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya investasi lokal, pengusaha dari luar Tarempa juga mulai tertarik dengan kabupaten ini, beberapa waktu lalu mantan ketua DPR-RI, Agung Laksono sempat mengunjungi Anambas sembari ditemani sejumlah investor dari Malaysia. Mareka, para investor itu tertarik dengan kondisi pulau-pulau dan laut Anambas yang mempunyai pemandangan sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya seperti juga lazim terjadi di banyak daerah di Indonesia, persoalan listrik masih menjadi kendala. Banyaknya warga yang mengeluhkannya, karena bukan saja menghambat aktivitas pembangunan fisik yang mulai tumbuh tetapi juga kerap menimbulkan kerugian pada macam aktivitas ekonomi yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5249536057051798526?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5249536057051798526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/sektor-swasta-di-anambas-mulai.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5249536057051798526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5249536057051798526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/sektor-swasta-di-anambas-mulai.html' title='SEKTOR SWASTA DI ANAMBAS MULAI BERGELIAT'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/StEsW2_mIyI/AAAAAAAAAc8/vlBaDL9q0i8/s72-c/Kamar+Hotel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-4697835654793903142</id><published>2009-10-10T19:16:00.002+07:00</published><updated>2009-10-10T19:21:27.357+07:00</updated><title type='text'>PARTISIPASI DAN URGENSI KETERSEDIAAN PUBLIC SPHERE BAGI DAERAH OTONOM BARU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Upaya membentuk pemerintahan yang partisipatif telah menjadi suatu cita-cita besar dalam reformasi pelayanan publik di Indonesia sejak satu dekade silam. World Bank mengidentikasikan partisipasi sebagai salah satu prinsip yang harus ditaati guna mencapai apa yang mereka namai good governance. Menurut Agustino (2006) asumsi yang mendasari pentingnya partisipasi publik tidak lain adalah karena yang paling tahu tentang apa yang diperlukan publik adalah publik itu sendiri. Selain itu menurutnya partisipasi publik juga menjadi ciri utama dalam konsep human-centered development. Oleh karenanya tak heran jika Utomo (2007) menegaskan bahwa esensi otonomi daerah adalah apalagi kalau bukan hendak merubah warga government yang bertitik tekan pada otoritas kepada governance yang bertitik tekan pada interaksi (civil society, privat sector, dan pemerintah).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian dalam banyak kasus di daerah otonom baru, partisipasi publik menjadi hal yang langka. Publik lebih banyak dalam posisi menunggu tindakan aparatur pemerintah ketimbang bersama-sama menjadi pemrakarsa bagi pemecahan macam ragam persoalan publik yang sedang dihadapi. Rendahnya partisipasi pada daerah mekaran baru ternyata bukan disebabkan skeptisisme dan apatisme publik tetapi seringkali justru karena ketiadaan ruang publik (public sphere) yang memunginkan publik bebas menyampaikan gagasan, ide bahkan kritik dalam suatu proses interaksi berdiri sama tinggi duduk sama rendah. Lalu, bagaimana dengan prospek partisipasi dan ketersediaan public sphere di kepulauan Anambas?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi Pada Priode Advokasi Pembentukan KKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Jika ditilik kembali kontribusi warga masyarakat dalam proses advokasi kabupaten Kepulauan Anambas, maka rumusan yang adil adalah dengan mengatakan bahwa peranan masyarakat amat kontributif. Anambas tidak lahir dari gang-gang sempit yang didominasi dari sekelompok elit, tetapi lahir dari suatu keresahan sosial yang menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan publik. Elit kemudian menginterpretasikannya dalam gerakan advokasi yang terencana dengan partisipasi penuh dari publik yang nyaris tanpa motivasi materi. Setidaknya hal inilah yang penulis temui dari hasil penelitian tesis tentang peranan masyarakat dalam advokasi kebijakan pemekaran Anambas yang baru saja diselesaikan beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu bukan kali yang tepat untuk menguraikannya secara holistik dan terfokus. Tetapi message yang ingin dipetik adalah kereleaan publik untuk berbuat pada priode advokasi pembentukan Anambas adalah suatu modal sosial yang dapat dikonversikan dalam bentuk partisipasi publik yang lebih konstruktif pada masa sekarang dan masa-masa yang akan datang.  Baik partisipasi yang muncul dalam ranah proses kebijakan, kontrol sosial, dukungan finansial dalam bentuk pajak dan retribusi, maupun upaya-upaya dalam menemukan alternatif kebijakan bagi segenap permasalahan publik yang paling riskan sedang dihadapi masyarakat Anambas hari ini semisal listrik dan air bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pentingnya Ketersediaan Ruang Publik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ihwal ketersediaan public sphere tentu menjadi amat penting untuk mengakomodasi suara publik. Ketiga domain governance (civil society, privat sector, dan pemerintah) memiliki tanggung jawab yang sama untuk menghadirkan ruang publik. Asril Masbah misalnya lewat media Anambas Pos telah memulainya secara elegan. Walau independensi dan perbaikan sistem distribusinya masih harus kita nantikan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain media cetak, hemat penulis ruang publik yang sesuai dengan geografis Anambas adalah radio lokal. Media yang satu ini relatif murah tetapi mampu bergerak secara cepat. Lewat gelombang elektromagnetik, radio memungkinkan suara publik di sebuah desa terpencil dapat didengar oleh pejabat pemerintahan yang tentu memiliki keterbatasan daya untuk menjangkau seluruh pulau setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radio juga memungkinkan pihak-pihak terkait non pemerintah terbantukan lewat informasi yang diberikan publik. Pengalaman Radio Magarita di Bandung, Jawa Barat lewat unit BURAS (Back Up Room Rapidity Approaching Sources)nya yang berfungsi sebagai unit gerak cepat untuk melaporkan kejadian di lapangan dan kemudian menghubungi pihak yang terkait dan bertanggungjawab dalam menyelesaikan masalah agaknya dapat dijadikan contoh. Tak hanya publik pemerintah daerahpun akan terbantukan dalam rangka mengoptimalkan impelementasi program-program sarat partisipasi, semisal program keluarga berencana, pemungutan pajak tertentu, penjagaan kebersihan lingkungan laut, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tool lainnya yang sesuai untuk diaplikasikan di wilayah Anambas yang notabene penduduknya terpencar-pencar dalam banyak pulau adalah pemanfaatan media bebas hambatan (internet). Website yang digagas pemerintah di banyak daerah terbukti sangat efektif tidak hanya bagi kepentingan untuk menyerap keluh kesah publik tetapi juga memperpendek rantai birokrasi. Pemkab Kepulauan Anambas sebenarnya jauh hari telah menautkan eksistensinya di dunia maya lewat situs anambaskab.go.id, sayangnya situs tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan updating-nya masih jauh kalah dibanding blog-blog pribadi yang ditulis warga dan mahasiswa-mahasiswa Anambas di perantauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kalah penting adalah media konvensional seperti forum warga juga layak ditumbuhkembangkan terutama di desa-desa. Forum warga memungkinkan berbagai komunitas dan kepentingan duduk satu atap untuk satu tujuan yang sama yakni mencari penyelesaian bagi persoalan-persoalan publik kontemporer. Pemerintah disini bukan pihak yang mendiktekan ide atau sebaliknya pihak yang terhakimi atas berbagai problematika publik, tetapi pemerintah adalah bagian dari publik itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kita tentu bersepakat sebagaimana juga telah ditasbihkan peraturan perundang-undangan bahwa kebijakan otonomi daerah secara substansial diarahkan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat yang diantaranya dicapai melalui peningkatan peran serta masyarakat (baca: partisipasi). Sedang partisipasi publik hanya mungkin eksis jika ruang untuk berpartisipasi secara demokratis, akomodatif dan responsif juga eksis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun upaya membangun public awareness atau dalam istilah Bung Hatta disebut keinsyafan rakyat yang diantaranya dapat dicapai melalui penyediaan ruang publik tidak boleh luput dari perhatian kita semua (terutama pemerintah daerah) ditengah-tengah  derasnya pembangunan sarana dan prasarana fisik di kabupaten yang amat kita cintai ini. Semoga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebelumnya telah dimuat di Koran Umum Anambas Pos, edisi Oktober 2009.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-4697835654793903142?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/4697835654793903142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/partisipasi-dan-urgensi-ketersediaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4697835654793903142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4697835654793903142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/10/partisipasi-dan-urgensi-ketersediaan.html' title='PARTISIPASI DAN URGENSI KETERSEDIAAN PUBLIC SPHERE BAGI DAERAH OTONOM BARU'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2342173675259931523</id><published>2009-09-11T14:20:00.005+07:00</published><updated>2009-10-17T18:05:31.042+07:00</updated><title type='text'>NGABUBURIT ALA WARGA TEREMPA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika di kota-kota besar warga masyarakat umumnya menghabiskan waktu jelang buka puasa di mall-mall dan pusat perbelanjaan, maka tak demikian dengan warga Terempa, ibukota kabupaten Kepulauan Anambas. Kota sepelemparan batu yang berpenduduk kurang dari 10 ribu jiwa itu memiliki keindahan panorama laut, hingga tak heran warga disini biasa ber-ngabuburit ria di kawasan sekitar laut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi sejumlah orang yang gemar memancing, pelabuhan Pemda adalah tempat favorite. Lokasinya yang tak jauh dari rumah penduduk memungkinkan warga bisa bersantai disini tanpa harus takut didera kemacetan lalu lintas hingga terancam tak dapat buka puasa dirumah. Sebagian warga kadang juga menikmati semilir angin sepoy-sepoy dipinggir pelabuhan sambil mendengarkan alunan musik Cina dari stasiun radio yang asalnya entahnya dari mana mungkin dari Cina daratan atau Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau para remaja tempat favorit mereka apalagi kalau bukan di SP alias Semen Panjang. Sebuah jembatan semen yang dibangun di tepi pantai sejak 10 tahun silam namun tak kunjung selesai hingga hari ini. Sebenarnya tak ada yang menarik di SP kecuali fanorama desiran gelombang yang kadang menjerit pelan ketika terhempas ditepian karang. Sementara cahaya kuning keemasan mengintip malu-malu dari balik bukit di seberang SP. Keunikan lainnya barangkali karena warga yang ngabuburit disini bisa bertemu dengan kerabat dan warga kota Terempa lainnya, silaturahmi itu bahasa afdholnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin sesekali berbuka puasa diluar rumah, disekitar SP juga terdapat dua buah rumah makan yakni Siantanur dan Café Laluna, yang boleh dibilang bertaraf kota besar. Macam ragam makanan domestik dan impor boleh dilahap disini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngabuburit biasanya berlangsung sampai suara mengaji di Masjid raya terdengar syahdu. Beberapa waktu kemudian seorang petugas di Masjid akan memberi sinyal “Siapkan Karbet”, tak berapa lama  suara sirine disusul dentuman keras ibarat meriam jaman perang 45 pun bersaut-saut di kota Terempa. Bagi anda yang belum mengenal tradisi Ramadhan disini jangan panik itu bukan bom, tapi tanda waktu berbuka puasa telah tiba...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2342173675259931523?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2342173675259931523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/09/ngabuburit-ala-warga-terempa.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2342173675259931523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2342173675259931523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/09/ngabuburit-ala-warga-terempa.html' title='NGABUBURIT ALA WARGA TEREMPA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2736604588410396811</id><published>2009-09-11T14:10:00.002+07:00</published><updated>2009-09-11T14:19:43.399+07:00</updated><title type='text'>LISTRIK KERAP MATI, BISA HAMBAT INVESTASI DI KKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah beberapa bulan ini persoalan listrik mati di Terempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) belum juga menemui titik penyelesaiannya. Padahal listrik merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang mutlak diperlukan guna memuluskan investasi swasta bagi menyerap lapangan pekerjaan dan ikut menggesa laju pembangunan di Anambas yang notabenenya merupakan daerah otonom baru.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saat ini warga kota Terempa harus rela dengan keadaan listrik yang menyala 2: 1 alias dua malam menyala dan semalam gelap gulita. Tak hanya pada malam hari disiang hari pun listrik digilir 2: 1, itupun kadang diselingi dengan mati mendadak. Bahkan warga kampung Tanjung Tengah sempat beberapa minggu harus pasrah dengan pemadaman total akibat trafo PLN di wilayah mereka rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini selain dapat menghambat investasi yang mana saat ini sangat dibutuhkan Anambas juga amat meresahkan warga. Banyak warga yang mengeluh karena peralatan elektronik mereka yang menjadi rusak karena listrik sering mati mendadak. Disamping itu pada malam hari warga Terempa juga terpaksa harus berdamai dengan bisingnya suara genset yang digunakan penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu sejumlah warga Terempa sempat berdemonstrasi karena tak tahan dengan kondisi demikian, apalagi PLN Ranting Terempa dinilai warga sudah kerap ingkar janji. Namun warga sempat menawarkan untuk menyelesaikan persoalan listrik secara bersama-sama, jika memang ada alat yang harus dibeli maka tak ada salahnya dibeli secara patungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya listrik yang saat ini dikeluhkan warga Terempa tapi juga air. Untungnya persoalan tersebut sudah sedikit teratasi akibat hujan yang beberapa kali mendera kota Terempa, walau sebagian masyarakat terutama yang tinggal di kampung Tanjung dan dataran tinggi masih harus rela mengangkut air untuk kebutuhan sehari-hari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas betul-betul didesak untuk menjadikan persoalan diatas sebagai prioritas masalah yang mesti dipecahkan dengan segera. Sebaliknya kita warga masyarakat juga sudah saatnya “melek lingkungan”, berhemat air, berhemat listrik adalah tanggungjawab kita bersama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2736604588410396811?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2736604588410396811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/09/listrik-kerap-mati-bisa-hambat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2736604588410396811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2736604588410396811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/09/listrik-kerap-mati-bisa-hambat.html' title='LISTRIK KERAP MATI, BISA HAMBAT INVESTASI DI KKA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7415168904814009020</id><published>2009-08-26T11:54:00.004+07:00</published><updated>2009-08-26T12:13:14.484+07:00</updated><title type='text'>ANAMBAS POS, KORAN LOKAL PERDANA DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setahun dibentuk sebagai daerah otonom, pembangunan di kabupaten Kepulauan Anambas terus menggeliat. Tak hanya infrastruktur fisik tetapi juga upaya untuk membangun public awareness terus digalakkan berbagai kalangan. Salah satunya adalah melalui penerbitan media lokal Anambas Pos.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SpTCxa08lgI/AAAAAAAAAcs/YUQAefeQdQM/s1600-h/PICT0084.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SpTCxa08lgI/AAAAAAAAAcs/YUQAefeQdQM/s320/PICT0084.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374134409630619138" /&gt;&lt;/a&gt;Media yang digawangi oleh Asril Masbah  (Pemimpin Redaksi) pada bulan Agustus ini sudah terbit untuk edisinya yang keempat, dengan jumlah halaman sebanyak 12 halaman. Berita-berita yang di ekspos sejauh ini memang lebih banyak tentang perkembangan di sekitar kabupaten Kepulauan Anambas dan provinsi Kepri umumnya. Sedang wilayah distribusinya selain tersebar di Terempa, Palmatak, dan Jemaja juga telah disitribusikan sampai ke ibukota provinsi Kepri, Tanjung Pinang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar ilustrasi selama ini di wilayah Kepulauan Anambas yang berjarak sekitar 200 mil dari ibukota provinsi Kepri, Tanjung Pinang, sulit sekali ditemui media massa baik lokal maupun nasional. Bahkan koran Natuna Pos yang merupakan media kebanggaan masyarakat kabupaten induk Natuna tak sampai menjangkau wilayah ini. Jadi praktis tak ada bacaan informatif yang dapat menemani keseharian warga Anambas, kecuali koran-koran lama dari Singapura dan Batam yang dibeli para pedagang secara kiloan untuk membungkus dagangan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Anambas Pos tentu memberi warna baru dalam upaya memperluas ketersediaan public sphere di daerah ini yang mana selama ini luput dari perhatian swasta maupun pemerintah. Mudah-mudahan Anambas Pos dapat meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, tetap independent dan benar-benar dapat menjadi referensi perubahan masyarakat Anambas sebagaimana melekat pada slogannya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7415168904814009020?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7415168904814009020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/08/anambas-pos-koran-lokal-perdana-di.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7415168904814009020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7415168904814009020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/08/anambas-pos-koran-lokal-perdana-di.html' title='ANAMBAS POS, KORAN LOKAL PERDANA DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SpTCxa08lgI/AAAAAAAAAcs/YUQAefeQdQM/s72-c/PICT0084.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-8548498371136641601</id><published>2009-08-26T11:30:00.004+07:00</published><updated>2009-08-26T13:09:17.837+07:00</updated><title type='text'>ANAMBAS AKAN REKRUT 654 CPNS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guna mengisi kebutuhan pegawai dilingkungan pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), rencananya tahun 2009 ini pemerintah setempat akan merekrut sebanyak 654 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari jumlah tersebut sebagaimana dilansir Anampos Pos, edisi Agustus 2009, akan dibuka sebanyak 181 lowongan untuk formasi guru, 339 untuk tenaga teknis, dan sisanya untuk tenaga kesehatan. Sementara untuk kualifikasi pendidikan calon pelamar yang akan diterima adalah minimum lulusan D2 dan SMK, sedang untuk SMA tidak dibuka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan CPNS di kepulauan Anambas tahun ini merupakan yang terbesar di provinsi Kepulauan Riau, hal ini dapat dimaklumi mengingat kebutuhan daerah tersebut pasca pembentukan KKA sebagai hasil pemekaran dari kabupaten Natuna pada 24 Juni tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya jumlah CPNS yang akan diterima, membuat masyarakat Anambas terutama para pencari kerja antusias untuk ikut melamar. Saat ini di Anambas warga masyarakat mulai asyik memperbincangkannya. Tidak hanya warga lokal, tetapi juga warga Anambas yang sudah lama menetap di luar daerah juga akan ikut berkompetisi untuk menjadi aparatur publik di daerah kaya Migas itu. Bahkan warga dari luar Kepri pun sepertinya juga akan banyak yang mengadu nasib di Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya sejauh ini belum didapat kepastian kapan proses rekrutmen CPNS akan dibuka. Tapi menurut kabar yang beredar di masyarakat , perekrutan akan dibuka pada September atau Oktober mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segenap masyarakat Anambas tentunya mengharapkan proses rekrutmen CPNS di Anambas nanti berlangsung dengan lancar dan fair, sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah tersebut. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-8548498371136641601?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/8548498371136641601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/08/guna-mengisi-kebutuhan-pegawai.html#comment-form' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/8548498371136641601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/8548498371136641601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/08/guna-mengisi-kebutuhan-pegawai.html' title='ANAMBAS AKAN REKRUT 654 CPNS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-638003130299622987</id><published>2009-07-14T11:21:00.008+07:00</published><updated>2009-07-14T11:59:53.157+07:00</updated><title type='text'>MENYERET GERBONG KETERTINGGALAN ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu lalu masyarakat Anambas baru saja menggelar perhelatan untuk merayakan setahun terbentuknya kabupaten Kepulauan Anambas. Berbagai acara yang dilangsungkan dari tanggal 24-27 Juni itu terlaksana dengan penuh sahaja namun sarat makna. Selang beberapa hari kemudian Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Lukman Edi sebagaimana dilansir Sijori Mandiri 2 Juli 2009 menyatakan, bahwa Anambas bersama Natuna dan Lingga adalah kabupaten yang masih berada pada daftar daerah tertinggal dan merupakan pekerjaan rumah bagi pemerintah provinsi Kepulauan Riau. Sedang Kepri sendiri menurut Edi merupakan provinsi pemekaran yang berhasil sehingga dapat pula dikatakan sebagai sebagai provinsi pemekaran percontohan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masih menyandang status sebagai kabupaten tertinggal memang merupakan keprihatinan tersendiri yang harus disikapi dengan bijak, tetapi juga harus dilihat secara cermat. Khusus Anambas misalnya merupakan daerah otonom yang baru dibentuk pada 24 Juni tahun lalu sebagai hasil pemekaran dari kabupaten Natuna, sedang pemerintahannya baru efektif sejak September 2008, jadi belum genap setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dua Prasyarat Utama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, hemat penulis Anambas akan cepat meninggalkan statusnya sebagai daerah tertinggal dalam waktu lima tahun kedepan. Dua prasyarat utama yang harus segera dilakukan terhadap Anambas adalah pertama, segera menetapkan daerah tersebut sebagai kabupaten penghasil migas dengan segala kompensasinya. Jika berdasarkan asumsi besaran DBH Migas sebagaimana yang diterima kabupaten induk selama ini, maka sector tersebut akan menyumbang pemasukan hingga 90 persen lebih dari APBD Anambas setiap tahunnya, dengan kata lain tanpa DBH Migas sangat mustahil Anambas bisa mengakselerasi pembangunan dan beranjak dari ketertinggalan dalam waktu cepat. Menteri PDT meski tidak memiliki kewenangan secara langsung tapi tentu mempunyai kapasitas untuk ikut membantu memperjuangkan usaha masyarakat Anambas mendapatkan hak-haknya atas eksplorasi kekayaan alam di bumi Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, perlunya pemerintah daerah menekankan pembangunan inftrastruktur dan superstruktur fisik yang memiliki multiplying effect alias dampak berlipat berganda, yang untuk konteks Anambas dapat diidentifikasi sebagai pembangunan jalan lintas kecamatan dan desa, transportasi laut, pelabuhan laut, perumahan murah dan menengah, serta unit-unit pertokoan khususnya di Terempa dan Letung yang saat ini perniagaannya sedang bergeliat namun miskin sarana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan proyek-proyek tersebut akan meningkatkan mobilitas warga Anambas yang tersebar tidak di satu pulau, dan juga untuk memancing investasi sektor swasta baik lokal maupun regional. Meminjam logika Paul Rosentein dan Rodan (1957) high investment akan berdampak pada high employment yang kemudian berimplikasi pada high income mengakibatkan pertambahan high purchasing power dan akhirnya kembali berkontribusi pada  high investment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SlwMg382SqI/AAAAAAAAAck/YxTyavLEy0U/s1600-h/gerbong+kereta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 3pt 3px 3px 3pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SlwMg382SqI/AAAAAAAAAck/YxTyavLEy0U/s320/gerbong+kereta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358171415578561186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anambas saat ini seperti sebuah lapangan sepak bola yang kosong dan gersang, tanpa rumput yang hijau dan fasilitas mumpuni orang-orang tidak akan mau bertanding disini. Jadi  infrastruktur dan superstruktur fisik adalah kebutuhan yang paling mendesak dewasa ini. Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dari manapun sumber dananya asal dibenarkan undang-undang termasuk opsi melakukan pinjaman daerah harus melakukan big push terhadap hal ini. Dalam kajian keuangan negara Rostow dan Musgrave mengembangkan suatu model pengeluaran pemerintah yang pada intinya menyatakan bahwa  pada tahap awal pemerintah perlu mengeluarkan investasi yang besar untuk menyediakan prasarana, tetapi pada tahap menengah meski investasi pemerintah tetap diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi namun pada tahap ini peranan investasi swasta sudah semakin membesar, sehingga ketergantungan pada pemerintah akan berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu pada gilirannya modal besar yang dikeluarkan pemerintah tersebut akan terbayarkan melalui pajak dan retribusi seiring peningkatan income masyarakat. Tetapi yang harus diingat dalam waktu 5-10 tahun ini pemerintah daerah harus menghindari betul pembangunan berbagai proyek mercu suar yang megah nan mewah tetapi dampak bergandanya kecil dan minus horizontal equity antar wilayah/ pulau seperti pembangunan proyek Gerbang Utaraku sebagaimana yang pernah dilakukan kabupaten induk Natuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang untuk jangka menengah dan panjang, sektor pendidikan adalah keharusan yang mutlak, putra-putri lokal harus diberikan kesempatan untuk mengeyam pendidikan tinggi dengan biaya dari pemerintah daerah. Industri perikanan dan pembangunan berbasiskan kelautan serta pariwisata maritim adalah bagian yang juga perlu direncanakan dengan matang dan harus menjadi sektor unggulan daripada usaha masyarakat tempatan, terutama untuk mengatasi habisnya sumber daya tak terbarukan (baca: Migas) dimasa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Modal Sosial dan Realitas Daerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi optimisme penulis akan kemampuan Anambas menyeret gerbong ketertinggalannya dalam waktu lima tahun bukan tidak beralasan. Anambas memiliki prakondisi lain yang amat kontributif bagi pembangunan. Dukungan masyarakat Anambas dalam priode advokasi pembentukan kabupaten ini yang diantaranya ditunjukkan dengan kesediaan untuk ikut menyumbang dana, tenaga, dan antusiasme yang tinggi dari level elit sampai level grass root merupakan modal sosial yang amat berarti bagi pembangunan daerah ini kedepan tentu jika hal tersebut berhasil dikonversikan dalam bentuk partisipasi politik publik baik dalam tataran local regulations process juga dalam konteks mengawasi pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimanapun teknis caranya pemerintah setempat harus menginisiasi pengadaan ruang publik yang fair, demokratis, namun murah dan dapat disediakan dalam waktu singkat (seperti koran dan radio lokal) yang mana saat ini di Anambas masih nihil. Keberaadaan media lokal tersebut memberi kesempatan bagi publik Anambas yang sejak awal telah memiliki perhatian yang besar terhadap daerahnya kini di dorong untuk berpartisipasi aktif dalam politik dan pembangunan. Pada sisi lain media lokal tersebut juga memudahkan pemerintah daerah untuk mengkampanyekan program-program yang secara teknis membutuhkan partisipasi aktif dari publik, katakanlah misalnya program Keluarga Berencana, program menjaga Lingkungan Hidup khususnya konservasi laut dan isinya, program peningkatan kualitas kesehatan, serta keamaanan, kebersihan, dan ketertiban kota, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan ruang publik amat penting karena pada banyak kasus daerah pemekaran baru minimnya peranan masyarakat dalam pembangunan dan proses kebijakan publik ditingkat lokal bukan karena apatisme dan fatalisme tetapi lebih karena ketiadaan ruang publik untuk berpartisipasi. Padahal yang menjadi ciri dari pemerintahan otonomi kata Warsito Utomo (2007) adalah reformasi dan perubahan warna government yang bertitik tekan pada otoritas kepada governance yang bertitik tekan pada interaksi di antara pemerintah (public), masyarakat (community) dan swasta (profit maupun sosial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu wilayah Anambas yang relatif lebih kecil dibanding kabupaten induk Natuna (hanya 33,15 persen dari keseluruhan wilayah Natuna sebelum pemekaran), serta jarak antar pulau di Anambas yang lebih dekat akan memberi kemudahan tersendiri dalam mengefektifkan pelayanan publik dan koordinasi pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang jumlah penduduk yang sedikit (hanya 40 ribuan jiwa) dengan ikatan ginealogis yang cenderung homogen serta kualitas integrasi sosial yang cukup baik akan lebih memudahkan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. Potensi kemunculan social problems seperti kesenjangan sosial, anak jalanan, kemiskinan kota, pekerja seks komersial juga relatif kecil, sehingga pemerintahan tidak akan terlalu disibukkan dengan rantai permasalahan sosial tersebut, dan hal ini adalah indikator yang positif bagi Anambas untuk melangkah kedepan, meminjam slogan JK, lebih cepat dan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling terpenting adalah sistem rekrutmen pegawai pemerintahan yang bersih dari KKN, serta pelelangan proyek-proyek pembangunan yang fair terutama pada masa-masa awal ini adalah kunci dari keberhasilan pembangunan Anambas dan arah menuju implementasi prinsip-prinsip Good Governance dalam bingkai yang holistik. Kelak 5 tahun kedepan jika Lukman Edi (tentu bila ia masih terpilih sebagai menteri PDT) mengunjungi Anambas, ia akan berkata "Sekarang Anambas tak tertinggal lagi, tetapi mengarah pada kabupaten yang madani". Semoga....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-638003130299622987?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/638003130299622987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/07/menyeret-gerbong-ketertinggalan-anambas.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/638003130299622987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/638003130299622987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/07/menyeret-gerbong-ketertinggalan-anambas.html' title='MENYERET GERBONG KETERTINGGALAN ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SlwMg382SqI/AAAAAAAAAck/YxTyavLEy0U/s72-c/gerbong+kereta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2802629653067293039</id><published>2009-07-10T02:31:00.004+07:00</published><updated>2009-07-10T03:13:02.448+07:00</updated><title type='text'>MEMBANGUN ORGANISASI KEDAERAHAN YANG INKLUSIF</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebijakan otonomi daerah yang telah diberlakukan sejak satu dekade lalu memiliki implikasi yang luas dalam kehidupan masyarakat lokal. Desentralisasi yang berjalan seiring implementasi otonomi daerah tidak hanya berarti transfer of power dari pusat ke daerah namun juga memberi kesempatan yang luas bagi masyarakat (civil society) untuk mengaktualisasikan nilai-nilai lokal yang lama termarginalkan oleh Orde Baru.  Realitas ini disatu sisi amat konstruktif, tapi pada sisi yang lain kerap pula bersenyawa dengan over etnosentrisme dan spirit kedaerahan yang melampau. Realitas inilah yang akhir-akhir ini juga menghinggapi sebagian dari mereka yang mengaku dirinya sebagai intelektual muda. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Organisasi Mahasiswa Beorientasi Kedaerahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 2000-an sejumlah pemerintah daerah di Indonesia khususnya di luar Jawa memang telah menaruh perhatian besar kepada para mahasiswanya yang sedang studi diluar daerah asal. Sebagai misal mahasiswa asal provinsi Kepulauan Riau yang sedang melanjutkan studi di kota Bandung. Setiap kumpulan mahasiswa kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau memiliki asrama tersendiri. Ada yang disewa atas bantuan pemerintah daerah, ada pula yang dibantu sekadarnya. Bahkan ada asrama yang sengaja dibeli oleh Pemda dengan harga milyaran Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SlZJBgv8M-I/AAAAAAAAAcM/Hful86Te5t8/s1600-h/racism.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:5px 5px 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SlZJBgv8M-I/AAAAAAAAAcM/Hful86Te5t8/s320/racism.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356549097123492834" /&gt;&lt;/a&gt;Namun sayangnya fasilitas yang diberikan Pemda itu membuat sebagian kumpulan mahasiswa asal Kepri itu menjadi eksklusif. Mereka seolah berada dalam aquarium-aquarium yang tembus pandang, tetapi mengurung badan. Sungguh aneh ada organisasi kemahasiswaan dari daerah A melarang anggotanya berafiliasi dengan organisasi kemahasiswaan dari daerah B. Padahal mereka masih berada dalam satu provinsi, sama-sama orang Melayu, sama-sama beragama Islam, bahkan dulunya sebelum pemekaran daerah merupakan satu kesatuan wilayah. Lebih aneh lagi bila seorang anggota organisasi yang kebetulan salah satu orang tuanya berasal dari daerah A sedang lainnya dari daerah B, si anak diminta untuk memilih menjadi anggota hanya pada salah satu organisasi kemahasiswaan daerah A atau daerah B, tidak boleh kedua-duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota organisasi mahasiswa daerah A hanya boleh aktif di organisasi A, tidak di B tidak pula C.  Tak peduli jika mahasiswa tersebut berkerabat dengan mahasiswa dari daerah B atau sahabat-sahabatnya aktif di organisasi mahasiswa daerah C. Pokoknya A ya… A, dan B ya…  B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya sikap yang demikian bukan saja menggambarkan suatu pemikiran yang sempit tetapi telah mengarah pada prilaku yang rasis. Pandangan organisasi kemahasiswaan yang menjadikan asramanya atau kumpulan mereka hanya untuk mereka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tok&lt;/span&gt;, dan menutup diri pada mahasiswa dari daerah lain terutama daerah yang masih bertetangga, masih se-provinsi, masih sesuku, masih sebahasa, dan masih seagama, serta memiliki ikatan gineologis adalah gejala rasisme yang ekstrem agak mirip dengan pemerintah Zionis yang menginginkan negara Israel hanya untuk bangsa Yahudi, atau seperti Jerman dimasa Hitler yang menginginkan negara Jerman hanya untuk ras Arya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Inklusifisme KPMA Bandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya bersukur Keluarga Pelajar Mahasiswa Anambas (KPMA) Bandung dibawah kepemimpinan Ketua Umum Matari Yasinullah Hasibuan (putra Melayu keturunan Batak) dan ketua DPPA Sasmiyanto (Melayu tulen yang meminjam nama Jawa) konsisten mempertahankan sikap inklusif organisasi yang sejak awal kami tanamkan. Asrama mahasiswa Anambas meski pada dasarnya ditujukan terutama dan paling utama untuk kepentingan mahasiswa asal kabupaten Kepulauan Anambas, namun tetap memberi ruang kepada mahasiswa dari daerah lain untuk tinggal bersama mereka. Asalkan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan warga Anambas, atau mahasiswa asal kabupaten/ kota lain di Provinsi Kepulauan Riau yang meski tidak memiliki hubungan kekerabatan namun sudi berintegrasi dan komit dengan cita-cita bersama yakni membangun persaudaraan di tanah rantau, dan berdasarkan semangat menuntut ilmu pengetahuan ikut berkontribusi dalam pembangunan Anambas. Tentu saja tanpa merampas hak-hak mereka untuk juga terlibat dalam organisasi daerah asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPMA Bandung meski sejatinya merupakan organisasi yang berorientasi kedaerahan tetapi tidak boleh menjadi organisasi yang eksklusif melainkan harus inklusif terlebih kepada mereka yang nyatanya adalah saudara-saudara kita juga.  Sikap demikian dibutuhkan oleh Anambas sebagai kabupaten baru yang sedang dalam tahap awal pembangunan. Persahabatan kita dengan rekan-rekan mahasiswa dari daerah lain harus terus dibina, siapa tahu pertautan mereka dengan kita pada masa sekarang, kelak justru membuka ruang investasi akibat cerita dan kesan mereka tentang Anambas yang telah mereka sebar kepada rekan atau keluarga di daerah asal mereka. Andaipun espektasi yang demikian terlalu muluk setidaknya kita telah membina perkawanan baru dengan orang-orang yang sebelumnya tidak kita kenal. Raja Ali Haji dalam karyanya Gurindam XII yang termasyhur berkata Cahari olehmu akan kawan, pilih segala orang yang setiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya belum cukup puas dengan paradigma berpikir KPMA yang positif ini. Saya mengharapkan perspektif organisasi yang inklusif dan nilai-nilai pluralitas harus terus dikembangkan dimasa-masa mendatang. Jika suatu masa KPMA Bandung mendapat fasilitas asrama yang lebih besar dan jauh lebih memadai saya berharap kita semua berkenan berbagi ruang dengan satu atau dua mahasiswa yang tidak hanya berbeda kabupaten dengan kita, tetapi berbeda provinsi, berbeda suku, berbeda bahasa, bahkan berbeda agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutamakan mahasiswa Anambas untuk terlebih dahulu menikmati fasilitas yang diberikan pemerintah daerah Anambas itu adalah sebuah keharusan. Kecintaan KPMA terhadap Anambas sebagai daerah asal kita juga amat sangat penting. Tetapi sungguh tidak bijak jika spirit yang pro terhadap daerah asal itu justru berkembang menjadi pandangan kedaerahan yang super eksklusif, over etnosentrime, atau rasisme lokal yang amat membahayakan integrasi nasional.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2802629653067293039?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2802629653067293039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/07/membangun-organisasi-kedaerahan-yang.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2802629653067293039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2802629653067293039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/07/membangun-organisasi-kedaerahan-yang.html' title='MEMBANGUN ORGANISASI KEDAERAHAN YANG INKLUSIF'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SlZJBgv8M-I/AAAAAAAAAcM/Hful86Te5t8/s72-c/racism.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2094340487437977085</id><published>2009-06-29T10:03:00.007+07:00</published><updated>2009-06-29T12:01:45.281+07:00</updated><title type='text'>PILIH SIAPA YA ???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilu Presiden kian dekat, tiga pasang capres dan cawapres sudah unjuk gigi dalam ragam kampanye dan debat. Meski ketiganya menampilkan diferensiasi yang cukup lugas setidaknya diatas kertas. Tetapi untuk menentukan pilihan satu diantarnya bukan hal yang mudah, tentu saja kalau kita berpikir dengan pendekatan yang rasional. Bagi pembaca yang memiliki pemahaman sama dengan saya agaknya uraian berikut, dapat menjadi input kita bersama sebelum berpartisipasi pada 8 Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEGA-PRO RAKYAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Srikandi yang mulai rajin bicara, kalimat itu agaknya tepat disematkan pada Megawati Soekarno Putri. Alhasil banyak pihak yang mulai terkagum-kagum dengan putri sang proklamator itu. Lugas, tegas, berani dan yang pasti kaya raya itu julukan buat pasangan Mega, Prabowo Subianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemat saya pasangan ini adalah yang paling kongkret dalam menyampaikan janji politik. Selain berani menandatangani sejumlah kontrak politik dari mahasiswa yang menginginkan penghapusan UU BHP, mereka juga berani berjanji untuk meninjau ulang sistem outsourcing yang kerap merisaukan para buruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Skg6A33PIPI/AAAAAAAAAbs/ZY8lGOU6ERY/s1600-h/pilpres2009.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 3pt 4px 4px 3pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Skg6A33PIPI/AAAAAAAAAbs/ZY8lGOU6ERY/s320/pilpres2009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352591943799873778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ekonomi kerakyatan begitu slogan mereka. Mega-Pro berniat melakukan renegosiasi hutang-hutang Indonesia kepada pihak asing. Meninjau ulang kontrak-kontrak perusahaan tambang yang kebanyakan dikelola asing sehingga menyebabkan kekayaan Indonesia diangkut keluar negeri tanpa ampun. Kemiskinan, pengangguran, dan kebobrokan jamak bangsa kita adalah akibat kesalahan sistemik, sehingga harus diubah sistemnya, kata Prabowo. Tak ayal kalau jenderal berbintang tiga itu dijuluki Chaves-nya Indonesia atau Soekarno kecil.  Mega-Pro juga pasangan yang paling optimistis (kalau tak mau disebut angin surga), pertumbuhan ekonomi dijanjikan bisa mencapai dua digit bila mereka memimpin bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi janji manis saja tidak cukup, rekam jejak adalah sebuah kebutuhan untuk konsiderasi yang intersubjektif. Ketika tiga tahun memimpin Mega memang berhasil menjaga stabilitas ekonomi makro, tetapi penjualan Indosat kepada asing adalah setitik nila bagi Mega, walau nyatanya hal itu dilakukan akibat tekanan IMF yang direstui MPR. Mega juga enggan melakukan renegosiasi utang, malah  gas bumi Indonesia dijual ke China dengan harga yang kelewat murah untuk masa yang kelewat panjang, 30 tahun. Soeharto, musuh nomor wahid rezim Soekarno juga tak berhasil diseret Mega ke meja hijau. Prabowo, meski telah berulang kali menyangkal sulit untuk mengatakan kalau yang bersangkutan tak terlibat penculikan sejumlah aktivis mahasiswa tahun 98.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SBY BERBUDI: LANJUTKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama memimpin SBY telah menunjukkan sejumlah keberhasilan, ekonomi makro yang relatif stabil justru dicapai ditengah kegocangan sejumlah negara akibat krisis financial global. Nama Indonesia yang mulai kembali berkibar di jagat internasional, program PNPM Mandiri, Kredit Usaha Rakyat, serta demokrasi yang semakin tumbuh subur, dan otonomi daerah yang berkembang. Integrasi Indonesia yang takkan terbayarkan dengan apapun jua, serta kondisi keamanan yang relatif terjaga adalah rangkaian keberhasilan SBY yang sulit disangkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya SBY terlalu pro asing. Saya tak butuh kamus ekonomi untuk mengatakan pasangan ini pendukung neo liberal. Lihat saja pada pada kontrak-kontrak Migas yang diserahkan ke asing seprti Blok Cepu misalnya walau Pertamina terang-terangan menyatakan bersedia mengelolanya. SBY dalam pernyataannya akhir-akhir ini menegaskan tak mau berpihak pada konglomerat rambut hitam. Dalih SBY adalah berlaku adil pada pengusaha asing ataupun pribumi. Sungguh pemikiran yang pro pasar bebas. Padahal negara paling liberal sekalipun kerap melakukan proteksi pada pengusaha lokal. Malaysia dibawah Mahathir lewat NEP (New Economy Policy)nya bahkan terang-terang bersikap pro pribumi atau Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau bertindak adil bagaimana? Pengusaha asing itu punya modal yang besar sedang pengusaha lokal modalnya terbatas. Kalau pemerintah bersikap adil alias menyerahkannya pada mekanisme pasar, pasti kita akan tergilas, inilah yang kita rasakan sekarang. Contoh paling sederhana lihat saja pada mall-mall di kota besar, berapa banyak counter yang menjual produk asli Indonesia? Para pedagang lokal tidak akan mampu bersaing dengan label-label terkenal dari mulai Levis, Lea, sampai Mc Donald, dan Sturbuck. Tidakkah adil dalam konteks ini sama dengan mengadu Gajah dengan kambing????... Andai saja ada kebijakan yang mewajibkan pengelola mall menyerahkan 40% saja dari counter2nya kepada pedagang lokal atau keberpihakan pemerintah pada pengusaha lokal dalam bentuk lain, saya haqqul yakin gorengan ayam mbok Tarsih ngga kalah dahsyatnya dengan Mc Donald atau Texas Fried Chicken. Sedang Budiono keberpihakannya dalam BLBI pada masa lampau bagi saya sama bahayanya dengan tuduhan menculik mahasiswa. Sedang soal hutang, SBY memang telah melunasi hutang dengan IMF bahkan lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan, tetapi hutang kita terutama hutang dalam negeri tetap bertambah dari tahun ketahun, tidakkah ini sama denga gali lobang tutup lobang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bilang SBY berhasil memberantas korupsi, tapi orang agaknya lupa bahwa KPK yang dipimpin Antasari itu bukan dibawah presiden, ia adalah lembaga negara addhoc yang independen. Justru peryataan SBY beberapa waktu lalu yang menyiratkan bahwa KPK itu super body yang tanpa kontrol memiliki tendensi melemahkan lembaga ini. Sementara bagaimana dengan Kejaksaan, lembaga yang nyatanya dibawah presiden, beberapa hari lalu baru saja kelabakan akibat tidak becus mengurus Joko Tjandra, si terpidana yang berhasil kabur keluar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan Pilkada (kata Ali Muchtar Ngabalin) tapi berhasil meraup dukungan se-nusantara (setidaknya berdasarkan hasil survei LSI) itulah yang melekat pada pasangan nomor dua ini. Berwajah tampan dan wibawa, pandai bernyanyi pula, sungguh President look. Tapi please ah…kita tidak sedang memilih idol. Namun apa nyana, pencitraan memang menjadi handalan pasangan ini. Berpolitik santun begitu katanya, walau dibelakang menyerang. Alhasil jutaan orang Indonesia terbius dengan karismanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JK-WIN: LEBIH CEPAT LEBIH BAIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;SBY beruntung punya Capres seperti JK (begitu kata Buya Ma’arif), program BLT, dan penyelesaian konflik Aceh serta Ambon dan Poso, konon digagas JK, atau setidak-tidaknya JK berperan dominan. Kebijakan lain yang terus terang saya salut adalah keberhasilan JK mengkonversi Minyak tanah ke gas untuk kebutuhan rumah tangga, implikasinya adalah pengurangan subsidi BBM sehingga anggaran dapat dialokasikan untuk sektor lain yang lebih membutuhkan. JK juga kerap mengkritik para Bankir yang lebih suka menumpuk uang di brankas ketimbang menyalurkannya pada usaha rakyat kecil yang penuh resiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski bukan berlatar belakang militer, JK tau betul Alutsista kita harus diperhatikan dengan seksama agar pertahanan kita kuat, dan itu harus dicapai dengan meminimalisir ketergantungan pada asing. Industri persenjataan dalam negeri seperi PT. Pindad harus digallakkan tukas JK optimistis. Dan yang paling saya salut adalah keberpihakannya pada pengusaha dan pedagang lokal. JK ikut berkampanye dan merazia tamu serta bawahannya agar menggunakan produk Sepatu merk lokal seperti dari Cibaduyut. Kemandirian, itu adalah kata kuncinnya. Jika pasangan nomor satu kekiri-kirian, pasangan nomor dua jauh ke kakanan, maka JK-Wiranto persis ditengah. Dalam agama tertentu katanya ditengah itu lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi JK juga bukan tanpa cacat. Sikapnya yang keras kepala soal UN bagi saya adalah noda hitam buat JK. Dibanyak negeri di dunia UN memang diberlakukan tapi bukan penentu kelulusan, hal inipun sudah beberapa kali dikoreksi para pakar pendidikan di Indonesia, tapi JK tak peduli. Baginya UN adalah cara yang ampuh untuk meningkatkan standar. JK tersenyum kala melihat persentase kelulusan secara nasional cenderung naik setiap tahunnya. Walau dilapangan faktanya berkata lain, mencontek dalam UN, komersialisasi pendidikan, dan membumihanguskan makna pendidikan sebagai Tut Wurihandayani, adalah kelaziman yang jamak di tanah air dewasa ini. Semua orang fokus dengan hasil akhir, dan mereduksi pentingnya proses membangun mental dan kecerdasan siswa. Sedang skandal Lapindo mesti tak jelas betul konon ikut dilindungi oleh JK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak cukup disitu, sikap JK kerap pragmatis kadang secara tak sengaja justru menunjukkan jiwanya yang inkonsisten. Sekali maju sekali mundur, akhirnya maju betulan. Wiranto, mantan Pangab yang katanya pada 1998 pernah mendapat surat sakti mirip Supersemar, namun memilih untuk mendukung reformasi, tetap sulit dihapus dari ingatan banyak orang tentang sejumlah pelanggaran HAM di Timor-Timur, walau yang bersangkutan telah mengklarifikasinya berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pasang Capres- dan Cawapres punya sisi positif dan negatif, betapapun sulit untuk menentukan pilihan yang rasional, saya berharap kita semua tidak golput. Ikut memilih bukan saja bagian dari pengejewantahan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga berkontribusi ikut menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan. Pembangunan yang pro rakyat harus dilanjutkan dengan LEBIH CEPAT dan LEBIH BAIK….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2094340487437977085?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2094340487437977085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/pilih-siapa-ya.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2094340487437977085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2094340487437977085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/pilih-siapa-ya.html' title='PILIH SIAPA YA ???'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Skg6A33PIPI/AAAAAAAAAbs/ZY8lGOU6ERY/s72-c/pilpres2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2622895987101097197</id><published>2009-06-20T08:13:00.007+07:00</published><updated>2009-06-20T09:53:51.078+07:00</updated><title type='text'>RAYAKAN SETAHUN KKA, MASYARAKAT ANAMBAS AKAN GELAR ZIKIR DAN MANCING BARENG.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari Rabu 24 Juni 2009 mendatang Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tepat berusia satu tahun. Kabupaten termuda di provinsi Kepulauan Riau itu dibentuk berdasarkan UU No. 33 tahun 2008 setelah melalui proses perjuangan yang panjang. Masyarakat Anambas sudah sejak tahun 1999 mulai mewacanakan pembentukan Anambas sebagai sebuah daerah otonom. Namun gerakan advokasi yang nyata baru dimulai sejak tahun 2005. Kini, sebagai wujud rasa syukur atas tercapainya keinginan mereka, dalam memperingati hari jadi KKA yang pertama ini, masyarakat setempat berencana menggelar zikir bersama dan mancing bareng.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Sjw-EdO_bdI/AAAAAAAAAbU/yoOLKesQSZ0/s1600-h/tarempa+from+mountain.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:4px 4px 0px 4px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Sjw-EdO_bdI/AAAAAAAAAbU/yoOLKesQSZ0/s320/tarempa+from+mountain.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349218703697210834"/&gt;&lt;/a&gt;Informasi itu disampaikan oleh Wann Saros yang juga adalah Sekretaris Umum Badan Pembentukan dan Penyeleras Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA), sebuah lembaga non pemerintah yang dibentuk untuk menggagas advokasi pemekaran Anambas beberapa tahun lalu. Menurut Saros acara zikir dan doa bersama akan di gelar rumah-rumah ibadah tepat pada 24 Juni 2009. Para pengurus BP2KKA juga dijadwalkan akan melaksanakan Raker BP2KKA, dan melakukan peninjauan ke lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang acara puncak syukuran sebagaimana disampaikan Saros dalam pesan singkatnya tadi pagi rencananya akan diselenggarakan pada 27 Juni 2009 yang dipusatkan di Terempa, ibukota KKA. BP2KKA kabarnya juga berencana menggelar diskusi publik bertajuk "Bincang Pemekaran-Menuai Berkah Otonomi Daerah", serta acara mancing bareng pada hari yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja peringatan setahun hari jadi KKA ini dapat menjadi refleksi bagi masyarakat Anambas dan pemerintah setempat sehingga lebih termotivasi dalam melaksanakan pembangunan di Anambas ke depan. Meski perjuangan menjadikan Anambas sebagai daerah otonom telah usai, namun perjuangan yang sesungguhnya baru saja dimulai yakni perjuangan memerangi kemiskinan, pengangguran, dan keterisoliran di seluruh kepulauan Anambas. Majulah Anambas, Jayalah Indonesia...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2622895987101097197?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2622895987101097197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/rayakan-setahun-kka-masyarakat-anambas.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2622895987101097197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2622895987101097197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/rayakan-setahun-kka-masyarakat-anambas.html' title='RAYAKAN SETAHUN KKA, MASYARAKAT ANAMBAS AKAN GELAR ZIKIR DAN MANCING BARENG.'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Sjw-EdO_bdI/AAAAAAAAAbU/yoOLKesQSZ0/s72-c/tarempa+from+mountain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-4365594401808979692</id><published>2009-06-15T23:56:00.005+07:00</published><updated>2009-06-16T01:21:09.628+07:00</updated><title type='text'>KELULUSAN SISWA SMA DI ANAMBAS MEMPRIHATINKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini para siswa SMA ditanah air boleh jadi sedang asyik masygul merayakan kelulusan mereka setelah melewati Ujian Nasional yang menegangkan. Namun tak demikian agaknya dengan siswa-siswa SMA di kabupaten Kepulauan Anambas. Persentase kelulusan siswa SMA dan yang sederajat di kabupaten termuda di provinsi Kepulauan Riau itu hanya 30,06 persen. Bahkan kabarnya angka kelulusan di Madrasah Aliyah Fatahillah Terempa adalah nol persen alias tidak ada yang lulus. Sementara di SMAN 1 Siantan, dari 110 siswa kabarnya hanya 17 orang yang berhasil lulus.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SjaI6BKq_DI/AAAAAAAAAbE/9OzPQ9Nd3_c/s1600-h/ujian-nasional3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5px; float: right; cursor: pointer; width: 300px; height: 285px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SjaI6BKq_DI/AAAAAAAAAbE/9OzPQ9Nd3_c/s320/ujian-nasional3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347612137876028466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Realitas ini sungguh memprihatinkan, apalagi selama ini persentase kelulusan di Anambas tidak pernah serendah ini. Sebagai sebuah kabupaten baru, Pemkab Kep. Anambas memang sedang berbenah diri untuk memperbaiki sektor pendidikan di daerah tersebut. Menurut rencana tahun ini Pemda setempat akan segera membangun gedung baru untuk SMAN 1 Siantan. Bangunan SMA tertua di kabupaten Kep. Anambas dan salah satu yang terlama di Kepulauan Riau itu selama ini menumpang di lahan milik warga di daerah Tanjung Momong Terempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kepulauan Anambas saat ini terdapat 3 buah SMA dan 1 buah Madrasah Aliyah. Kondisi sekolah-sekolah tersebut hampir serupa. Selain memiliki keterbatasan sarana, kuantitas guru yang belum mencukupi juga menjadi persoalan sejak lama. Bahkan guru-guru yang  berasal dari luar daerah juga kerap absen dari kewajibannya mengajar. Disamping itu persoalan kenakalan remaja seperti peredaran narkoba dan seks bebas yang semakin merebak akhir-akhir ini juga menjadi persoalan tersendiri yang bukan tak mungkin ikut berkontribusi bagi semakin merosotnya kualitas pendidikan di Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persentase Kelulusan di Kepri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bukan hanya di Anambas yang punya persoalan terkait rendahnya angka kelulusan siswa SMA sederajat. Di kabupaten Lingga bahkan lebih parah lagi, persentase kelulusan siswa di kabupaten tersebut hanya 17, 88 persen dan merupakan yang terendah di Kepri. Berdasarkan data Diknas Kepri, urutan tingkat persentase kelulusan UN SMA sederajat untuk kabupaten/kota se Kepri, pertama ditempati Kabupaten Bintan sebesar 95,26 persen. Kemudian Natuna 94,68 persen, Batam 91,85 persen, Tanjungpinang 88,38 persen, Karimun 83,64 persen, Anambas 30,06 persen, dan Kabupaten Lingga 17,88 persen. Secara keseluruhan persentase kelulusan  ujian nasional (UN) untuk tingkat SMA sederajat se-Provinsi Kepri tahun ini sangat memprihatinkan. Hanya menyentuh angka 80,49 persen dari total peserta UN sebanyak 11.573 siswa, atau diperkirakan 2.000 lebih siswa yang tak lulus. (Batampos, 15 Juni 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, rendahnya angka kelulusan di provinsi Kepulauan Riau, khususnya di kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun ini harus menjadi cambuk bagi pihak-pihak terkait untuk lebih cepat lebih baik dalam mengoptimalkan peningkatan sektor pendidikan di wilayah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pemekaran daerah tentu diharapkan tak hanya memberi impak yang positif pada kemudahan dan ketersediaan pelayanan administrasi pemerintahan, tetapi yang lebih utama adalah implikasinya pada peningkatan kualitas pemenuhan kebutuhan dasar terutama pendidikan. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-4365594401808979692?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/4365594401808979692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/kelulusan-siswa-sma-di-anambas.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4365594401808979692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4365594401808979692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/kelulusan-siswa-sma-di-anambas.html' title='KELULUSAN SISWA SMA DI ANAMBAS MEMPRIHATINKAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SjaI6BKq_DI/AAAAAAAAAbE/9OzPQ9Nd3_c/s72-c/ujian-nasional3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3408565543425380132</id><published>2009-06-08T22:07:00.006+07:00</published><updated>2009-06-08T23:04:19.662+07:00</updated><title type='text'>"RAJA"  NATUNA JADI TERSANGKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penguasa nomor wahid di kabupaten Natuna akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Daeng Rusnadi ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka pada Jum'at 5 Juni kemarin. Daeng diduga melakukan korupsi terhadap APBD Natuna tahun 2004 khususnya dari pos DBH Migas sehingga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 72 Milyar Rupiah. Sebelumnya Mantan Bupati Natuna Hamid Rizal juga telah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus yang sama. Penetapan Daeng sebagai tersangka merupakan sebuah ikhtiar yang amat istimewa dalam rangka pemberantasan korupsi di negeri laut sakti rantau bertuah itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Si00Ao2N99I/AAAAAAAAAa8/oNMbVKg17to/s1600-h/6-6_daeng_rusnadi_bupati_natuna_f_cipi_ckandina.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 163px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Si00Ao2N99I/AAAAAAAAAa8/oNMbVKg17to/s320/6-6_daeng_rusnadi_bupati_natuna_f_cipi_ckandina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344985518328117202" /&gt;&lt;/a&gt;Disebut istimewa karena selama ini masyarakat Natuna telah menanti-nanti gebrakan dari para penegak hukum di negeri ini. Maklum Daeng yang dikenal juga menyandang banyak gelar akademik itu diperkirakan memiliki harta kekayaan yang melimpah ruah dan sering menggunakan kekuasaannya untuk membungkam pihak-pihak yang kritis terhadapnya. Sehingga kerap timbul dugaan bahwa isu korupsi Daeng yang selama ini beredar hanya akan menjadi isapan jempol belaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan Daeng sebenarnya sudah sejak lama dinantikan masyarakat khususnya mereka yang jenuh melihat realitas penyimpangan di kabupaten Natuna yang sungguh vulgar. Sudah menjadi rahasia umum kalau selama ini para pejabat Natuna meski baru 2-3 tahun menjabat namun hidup bak borjuis, rumah bertingkat, mobil mewah, dan gaya hidup hedonis kerap dipertontonkan pada mayoritas masyarakat yang sebenarnya secara ekonomi sangat lemah (menghindari untuk mengatakan amat miskin). Bahkan Daeng dikabarkan memiliki pulau "pribadi" lengkap dengan villa dan segala fasilitasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daeng yang juga mantan guru agama itu kerap pula membagi-bagikan uang kepada masyarakat. Tak ayal setiap hari ada saja yang mengantri di kantornya, apalagi kalau bukan untuk meminta uang. Kondisi ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai suatu tindak pembodohan bagi masyarakat, karena membuat mereka menjadi  tidak produktif dan peminta-minta. Namun Daeng sepertinya cukup senang diperlakukan demikian, hidup bak raja yang kaya nan pemurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ditetapkannya penguasa Natuna itu sebagai tersangka korupsi diharapkan menjadi titik balik bagi pembenahan penyelenggaraan pemerintahan di kabupaten Natuna agar sesuai dengan prinsip-prinsip Good Governance yang selama ini dinafikan Daeng. Natuna sebenarnya adalah kabupaten yang kaya, selain memiliki SDA Migas, Natuna juga potensial dijadikan sebagai daerah tujuan wisata. Disamping itu letaknya yang strategis sangat mungkin mengantarkan daerah ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan dan pertahanan. Tetapi karena selama ini dipimpin oleh mereka yang miskin inovasi, alhasil Natuna tetap dalam status quo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja kasus korupsi yang diungkap tidak hanya semasa Daeng menjabat sebagai ketua DPRD saja, tetapi juga dapat diteruskan pada kasus-kasus lain terutama setelah yang bersangkutan menjabat sebagai Bupati Natuna. Masih banyak kasus-kasus lain yang dicurigai publik sarat dengan KKN seperti kasus proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ranai, proyek Gerbang Utaraku yang menelan biaya ratusan milyar Rupiah, dan lain sebagainya. Bravo KPK, semoga yang bersangkutan diberikan hukuman setimpal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3408565543425380132?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3408565543425380132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/raja-natuna-jadi-tersangka.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3408565543425380132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3408565543425380132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/raja-natuna-jadi-tersangka.html' title='&quot;RAJA&quot;  NATUNA JADI TERSANGKA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Si00Ao2N99I/AAAAAAAAAa8/oNMbVKg17to/s72-c/6-6_daeng_rusnadi_bupati_natuna_f_cipi_ckandina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-819816386681776806</id><published>2009-06-05T13:41:00.005+07:00</published><updated>2009-06-05T16:45:51.479+07:00</updated><title type='text'>LAGI, MAHASISWA ANAMBAS DI BANDUNG "JUAL" MELAYU.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mahasiswa Anambas di Bandung kembali unjuk gigi dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Melayu. Kali ini mereka tampil membawakan tarian Serampang XII dan tarian Mak Inang Melenggang, dalam acara Travel Mart 09, kamis 4 Juni kemarin dalam satu acara promo wisata tahunan yang digagas oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, atau yang lebih dikenal dengan NHI. Acara yang mengangkat tema "Reveal The Unknow Destination" itu sempat pula dihadiri oleh wakil gubernur Jawa Barat, yang juga seorang aktor kawakan Dede Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SijK2Z16i4I/AAAAAAAAAak/P_6aGUbGtEg/s1600-h/NHI+09.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:5px 5px 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SijK2Z16i4I/AAAAAAAAAak/P_6aGUbGtEg/s320/NHI+09.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343743993873861506" /&gt;&lt;/a&gt;Tarian Serampang XII dan Mak Inang Melenggang dibawakan dengan sangat kompak dengan gerakan-gerakannya yang dinamis oleh sejumlah mahasiswa Anambas yaitu Eka Fitriana, Murni Rahayu, OK M Akbar, dan M Rijalulhaq (mahasiswa Tanjung Pinang). Menurut Eka yang bertindak sebagai koordinator penari penampilan mereka pada acara Travel Mart 09 itu adalah bagian dari promo wisata Provinsi Kepulauan Riau yang digagas oleh Ikatan Keluarga Provinsi Kepulauan Riau (IKPKR) Bandung. IKPKR Bandung sudah dua tahun ini berpartisipasi dalam acara promo wisata yang juga diramaikan oleh penampilan dari sejumlah provinsi lainnya, seperti Lampung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya menampilkan tarian Melayu, Eka dan kawan-kawannya juga diminta pembawa acara (MC) untuk sekilas mengajarkan tarian Melayu pada anak-anak SD yang ramai menyaksikan performance mereka. Walau tanpak kikuk para belia dari sejumlah SD di kota Bandung itu tanpak antusias mengikuti rentak irama Melayu yang mendayu namun dinamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SijMO95unpI/AAAAAAAAAas/Ae1TWq2Twiw/s1600-h/NHI+09+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:5px 5px 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SijMO95unpI/AAAAAAAAAas/Ae1TWq2Twiw/s320/NHI+09+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343745515382021778" /&gt;&lt;/a&gt;Usai performa tim Tari, stand Provinsi Kepri yang dipajang sebuah perahu dan berlatar serba biru itu kembali dipadati sejumlah siswa sekolah. Mereka mengantri minuman khas dari Kepri yaitu Teh Tarik. Uniknya sebelum dapat mencicipi segelas teh tarik, mereka terlebih dahulu harus menjawab sejumlah pertanyaan terkait provinsi Kepulauan Riau yang diajukan oleh sejumlah mahasiswa NHI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para mahasiswa NHI itu, acara Travel Mart 09 ini selain ditujukan untuk promo wisata kepada khalayak umum memang ditujukan juga untuk memperkenalkan macam ragam kebudayaan nusantara kepada anak-anak sekolah dasar dan menengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan keikutsertaan masyarakat Kepri di Bandung dalam memperkenalkan pariwisata dan budaya Melayu, provinsi maritim yang berbatasan dengan Singapura, Malaysia dan laut China Selatan itu lebih dikenal oleh publik, dan berdampak positif terhadap perkembangan Kepri kedepan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-819816386681776806?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/819816386681776806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/lagi-mahasiswa-anambas-di-bandung-jual.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/819816386681776806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/819816386681776806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/06/lagi-mahasiswa-anambas-di-bandung-jual.html' title='LAGI, MAHASISWA ANAMBAS DI BANDUNG &quot;JUAL&quot; MELAYU.'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SijK2Z16i4I/AAAAAAAAAak/P_6aGUbGtEg/s72-c/NHI+09.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5735345128978736950</id><published>2009-05-28T14:02:00.006+07:00</published><updated>2009-05-29T11:22:52.064+07:00</updated><title type='text'>YANG MUDA YANG DIATAS: INSPIRASI BUAT BIROKRASI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menarik sekali menyaksikan acara Kick Andy di Metro TV hari Jum’at 22 Mei kemarin. Talk Show yang juga disiarkan ulang pada hari minggu siang itu mengangkat tajuk Young on Top. Kick Andy terkesan dengan kiprah beberapa orang yang meski masih berusia relatif muda namun telah berhasil menduduki jabatan penting diberbagai bidang dan lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di dunia pendidikan misalnya, Kick Andy menampilkan Firmanzah. Pria yang baru berumur 32 tahun itu baru saja dilantik sebagai Dekan fakultas Ekonomi Univ. Indonesia. Selain Firman ada juga Anis Baswedan, pria yang pada tahun 2008 pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 100 tokoh intelektual dunia oleh Jurnal Foreign Policy di Washington itu menjabat Rektor Univ. Paramadina saat usianya masih 38 tahun.  Ada juga Yan Hendry Jauwena, di usianya yang ke-28 tahun menduduki posisi sebagai Trade Lane Manager DHL Asia-Pacifik. Dan Antonny Liem, pria kelahiran tahun 1976, mencapai posisi sebagai President Direktur di perusahaan IT Multi Nasional, di usia 26 tahun. Dari dunia BUMN, ada Katherina Patrisia, yang dicatat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Direktur termuda di seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Satu lagi yang tak kalah hebat adalah, Billy Boen. Di usianya yang ke-26 Billy sudah menjabat sebagai General Manager untuk perusahaan brand termana, Oakley. Kini, di usia 30 tahun, Billy menjabat sebagai kepala divisi Food &amp; Beverage di MRA Grup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Sh44C7SoQEI/AAAAAAAAAY4/HOpBKItaH9Q/s1600-h/2009_05_17_02_07_41_web.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:3PX 3px 3px 3PX;cursor:pointer; cursor:hand;width: 247px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Sh44C7SoQEI/AAAAAAAAAY4/HOpBKItaH9Q/s320/2009_05_17_02_07_41_web.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340767831034708034" /&gt;&lt;/a&gt;Namun dari sekian banyak tokoh yang ditampilkan Kick Andy, ternyata tak satupun yang berasal dari birokrasi pemerintahan. Boleh jadi Kick Andy lupa, atau bisa jadi juga memang tak ada anak muda yang berhasil mencapai jabatan puncak di birokrasi kala usianya masih muda. Maklum selama ini birokrasi kita terkenal dengan segala kebobrokannya. Sogok-menyogok, lamban, dan rekrutmen yang mengandalkan kekerabatan sudah jadi rahasia umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang cerdas dan kreatif namun masih muda harus menunggu sampai seniornya pensiun untuk dapat menduduki jabatan-jabatan puncak di birokrasi. Pola patron klien sudah demikian mengakar.  Ngga perlu repot-repot setiap empat tahun naik pangkat dan gajinya otomatis juga akan naik. Memang baru-baru ini kita mendengar usaha pemerintah untuk menerapkan gaji berbasis kinerja.  Tidak lagi berdasarkan PGGS alias Pintar Goblok Gaji Sama. Tapi sejauh mana efektifitas implementasinya masih harus kita tunggu setidaknya sampai akhir tahun ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini birokrat muda harus puas dengan posisi-posisi bawah atau menengah. Mereka tak kuasa untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang kreatif nan inovatif untuk membuat pemerintahan lebih responsive dan progress. Kalaupun gagasannya diterima seringkali implementasinya sarat deviasi oleh karena kepentingan sang senior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kata Tridodo W Utomo dalam tulisannya berjudul Pematangan Birokrat Muda Sebagai Faktor dan Aktor Kunci Dalam Reformasi Birokrasi, Birokrat muda dapat menjadi agent of reform atau key actor daripada proses pembenahan birokrasi kita. Karena menurut Utomo birokrat muda pertama, diasumsikan memiliki energi dan potensi perubahan yang signifikan untuk menuju pada suatu tatanan organisasi yang lebih dinamis. Pengalaman bangsa kita semenjak revolusi kemerdekaan hingga masa reformasi pasca Orde Baru membuktikan begitu kuatnya peranan pemuda dalam menginisiasi dan mengakselerasi perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, SDM dengan kompetensi unggul adalah inti dari birokrasi dan menjadi motor penggerak roda organisasi. SDM yang unggul akan dapat mengelola sumber-sumber daya aparatur secara efektif dan efisien; merumuskan kebijakan publik yang tepat dan berkualitas prima; menegakkan peraturan secara adil, jujur dan konsisten; menjalankan fungsi-fungsi manajemen secara taat azas, sekaligus mengawal organisasi untuk selalu berada pada jalur yang tepat untuk mencapai visi dan misinya. Dan harus diakui bahwa SDM yang memenuhi karakteristik tersebut, sebagian besar terdapat pada jenjang menengah (young bureaucrats). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, birokrat muda relatif memiliki visi dan idealisme yang tinggi, dan belum banyak terpengaruh oleh patologi birokrasi seperti KKN, pemborosan sumber daya, arogansi jabatan, dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bureaucracy is the machine of the state, saya kira semua orang sepakat demikian. Hemat saya untuk membuat mesin itu berjalan efektif maka harus ada dinamisasi dan kompetisi didalamnya. Ini tak ubahnya suatu ikhtiar yang konkgret untuk menuju pemerintahan yang kompetitif. Senada seperti disampaikan Osborne dan Plastrik bahwa pemerintahan kompetitif mensyaratkan persaingan diantara para penyampai jasa atau pelayanan untuk bersaing berdasarkan kinerja dan harga. Mereka memahami bahwa kompetisi adalah kekuatan fundamental untuk memaksa badan pemerintah melakukan perbaikan. (Osborne dan Plastrik, Memangkas Birokrasi-Lima Strategi Menuju Pemerintahan Wirausaha, 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya birokrasi kita mengadopsi prinsip-prinsip organisasi modern salah satunya adalah dengan memberikan kesempatan yang sama bagi para orang-orang muda untuk menduduki jabatan-jabatan puncak. Dan tayangan Kick Andy minggu lalu itu adalah hikmah yang berharga untuk birokrasi kita, jika mereka mau menyelaminya.  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5735345128978736950?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5735345128978736950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/yang-muda-yang-diatas-inspirasi-buat.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5735345128978736950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5735345128978736950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/yang-muda-yang-diatas-inspirasi-buat.html' title='YANG MUDA YANG DIATAS: INSPIRASI BUAT BIROKRASI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Sh44C7SoQEI/AAAAAAAAAY4/HOpBKItaH9Q/s72-c/2009_05_17_02_07_41_web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6822748272837365828</id><published>2009-05-20T23:31:00.004+07:00</published><updated>2009-05-22T21:42:20.676+07:00</updated><title type='text'>HANTU ITU BERNAMA TOEFL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah dua hari ini badan saya kurang fit. Mungkin karena terlalu banyak bergadang. Tapi barangkali juga karena depresi mikirin skor Toefl, yang hasilnya baru bisa diketahui Rabu tadi siang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Test of English as Foreign Language atau lazim disingkat Toefl, benar-benar jadi momok buat kami para penstudi di Program Pasca Sarjana Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung. Pasalnya pihak kampus mewajibkan skor miniminal 500 sebagai prasyarat mengikuti sidang Tesis atau Disertasi. Bagi saya yang sama sekali ngga punya basic sastra Inggris dan juga bagi kebanyakan teman-teman angka 500 cukup menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang seorang kandidat Magister atau Doktor gagal sidang hanya gara-gara score Toefl nya belum mencukupi 500. Bahkan kabar yang saya dengar dari staf di Lab. Bahasa Unpar ada beberapa mahasiswa yang Drop Out, gara-gara score Toefl yang belum mencukupi, sedang masa studinya sudah habis. Salah seorang kawan saya yang mengambil studi Hubungan Internasional, sudah 9 kali mengikuti test Toefl, tapi apa daya Dewi Fortuna belum berkenan menghampiri. Bahkan ada yang sudah sampai 11 kali. Masih banyak cerita-cerita seram yang membuat saya semakin kecut. Sudah lama saya tidak berada dibawah tekanan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unpar benar-benar keterlaluan, perguruan tinggi negeri di Bandung setahu saya skor Toefl minimum yang dipersyaratkan hanya 450-475. Bahkan sebagian besar kampus swasta score Toefl hanya formalitas saja. Tapi pihak Rektorat Unpar tak mau peduli, mereka agaknya takut betul dianggap menurunkan kualitas kalau batas minimum score Toefl dikurangi atau malah dihapuskan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bagi kebanyakan mahasiswa di Program Pasca Sarjana Unpar, yang namanya bahasa Inggris tak terlalu menjadi soal. Karena dalam perkualihan sehari-haripun 99 persen literatur yang dipakai menggunakan bahasa negeri Paman Sam itu. Tapi ternyata kemampuan membaca buku-buku berbahasa Inggris tak selalu berbanding lurus dengan kemampuan menjawab soal-soal dalam Tes Toefl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri juga cukup akrab dengan bahasa Inggris. Sejak 4 tahun lalu saya bergabung dengan sebuah English Conversation Club di kota Bandung. 3 tahun lalu saya juga sempat menjadi Language Helper untuk beberapa orang asing dari Amerika dan Australia yang sedang belajar bahasa dan budaya Indonesia di Bandung. Ternyata kebiasaan berbincang-bincang dalam bahasa Inggris tak banyak membantu dalam menjawab soal-soal Toefl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah empat kali saya ikut test Toefl. Test pertama kali sewaktu pertama masuk Unpar, saya hanya mampu meraih score 420. Sadar diri karena masih jauh dari batas minimum, saya sengaja mengambil Toefl Preparation Course. Ketika mid Test score Toefl saya naik sedikit menjadi 444, tapi ketika Final Test malah turun jadi 430. Satu bulan berikutnya saya memutuskan untuk ikut test lagi. Tapi sayangnya hanya mampu mencapai 469. Wah...benar-benar...Danger. Masa studi saya sudah hampir genap 4 semester. No more money for tuition, kontrakan juga sudah hampir habis. Kalau masih tidak lulus juga, ngga tau lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang tadi muka saya tampak agak pucat. Setelah menemui dosen pembimbing di kampus Jln Merdeka, saya langsung banting arah ke kampus Jln. Ciumbuleuit, tujuannya apalagi kalau bukan melihat hasil test Toefl yang baru saja saya jalani minggu lalu. Di lab bahasa tampak agak ramai, sebagian besar adalah mahasiswa program S1 yang mungkin sedang bernasib sama seperti saya. Begitu masuk ruangan, staf disana senyum-senyum sambil meledek saya. Uh...benar-benar...buat semakin deg-degan.., tak sabar melihat map warna biru yang sedang dikerumuni sejumlah mahasiswa. Dan Allhamdulillah, Finaly I've got 507 of Toefl score, n the Ghost already gone away...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6822748272837365828?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6822748272837365828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/hantu-itu-bernama-toefl.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6822748272837365828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6822748272837365828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/hantu-itu-bernama-toefl.html' title='HANTU ITU BERNAMA TOEFL'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5432663043066189242</id><published>2009-05-12T12:35:00.004+07:00</published><updated>2009-05-13T19:43:56.036+07:00</updated><title type='text'>PELAJAR MAHASISWA ANAMBAS DI BANDUNG GELAR MUBES I</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengangkat tema "Berkemudi Akal, Bersauh Etika - Kita Wujudkan KPMA yang Cerdas, Solid, dan Berbudaya", pelajar, mahasiswa, dan pemuda asal Kabupaten Kepulauan Anambas yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Anambas Se-Bandung Raya (KPMA-BANDUNG), Sabtu 9 Mei 2009 kemarin menyelenggarakan Musyarah Besar (Mubes) untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mubes yang dimulai sejak pukul 10 pagi itu dihadiri oleh sekitar 35 pelajar dan mahasiswa Anambas dari sekitar 50-an orang anggota yang tercatat dalam database organisasi, papar Zairul yang betindak sebagai Ketua Panitia Mubes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Mubes tersebut Matari Yasinullah HS terpilih sebagai Ketua Umum, dan Sasmiyanto sebagai Ketua DPPA, dua anggota DPPA lainnya adalah Eka Fitriana dan Nandrey. Mubes juga menetapkan empat penasehat organisasi tiga diantaranya adalah Prof. Dr. M Zen, Drs. Wan Ahmad Adib Zain, dan Nong Nuraida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan itu berakhir pada pukul empat sore. Kemudian pada malam harinya dilanjutkan dengan acara silaturrahmi dan syukuran atas penempatan asrama baru. Dalam acara syukuran tersebut juga dihadiri organisasi pelajar mahasiswa dari kabupaten Lingga, kota Tanjung Pinang, Kabupaten Bengkalis, Bintan dan Karimun serta sejumlah tetua dari keluarga provinsi Kepulauan Riau di Bandung, dan penasehat KPMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tiga minggu lalu pelajar, mahasiswa, dan pemuda Anambas di Bandung telah menempati asrama putra tersendiri  bertempat di Jln. Cikaso no 19, Bandung. Sedang asrama putri sudah sejak 8 bulan lalu menempati rumah dijalan Batik Pekalongan no. 41 Bandung. KPMA Bandung pertama kali dibentuk pada tahun 2006, untuk mendukung perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas. Namun baru pada tahun 2009 ini KPMA menyelenggarakan Mubes secara resmi, dan memiliki sekretariatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5432663043066189242?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5432663043066189242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/pelajar-mahasiswa-anambas-di-bandung.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5432663043066189242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5432663043066189242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/pelajar-mahasiswa-anambas-di-bandung.html' title='PELAJAR MAHASISWA ANAMBAS DI BANDUNG GELAR MUBES I'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-8631779856480374212</id><published>2009-05-09T11:19:00.005+07:00</published><updated>2009-05-11T10:52:12.725+07:00</updated><title type='text'>MEMETIK PELAJARAN DARI MUSIBAH DI SERASAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabtu 2 Mei kemarin boleh jadi adalah hari yang paling menyedihkan bagi sebagian masyarakat di kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Pasalnya KM Usaha Baru yang mengangkut sekitar 100-an orang penumpang tenggelam. Puluhan orang menjadi korban, dan enam orang diantaranya dipastikan meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;KM Usaha Baru tenggelam di depan pulau Serasan ketika mengangkut penumpang dari Serasan ke KM Bukit Raya yang akan menuju Tanjung Pinang, ibukota Provinsi Kepulauan Riau. Karena kecamatan Serasan belum memiliki pelabuhan laut yang memadai untuk tempat bersandar kapal sebesar KM Bukit Raya yang berkapasitas 1500 penumpang, maka di perlukan sebuah kapal pengangkut yang berukuran agak kecil atau biasa disebut Pompong. Namun apa nyana KM Usaha Baru yang ketika itu bertugas sebagai pompong pengangkut, karena diterjang ombak dan angin kencang ketika hendak merapat ke KM Bukit Raya terhempas dan menambrak badan kapal hingga tenggelam. Puluhanpun orang tercebur ke laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah tersebut tentu mengguratkan duka yang mendalam tidak hanya kepada keluarga korban, tapi juga bagi warga Serasan. Dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin menyampaikan belasungkawa, semoga para korban meninggal diterima disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh tidak bijak rasanya jika pihak-pihak terkait hanya menjadikan musiban ini sebagai cerita duka belaka. Harus ada yang bertanggungjawab, dan yang lebih penting adalah keseriusan pemerintah daerah untuk betul-betul memperhatikan pelayanan publik bagi masyarakat khususnya yang menyangkut dengan pelayanan transportasi laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sulit dipercaya, kecamatan (Onderdistrict) Serasan yang sudah eksis sejak zaman kolonial Belanda, kemudian setelah Indonesia merdeka masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Kepulauan Riau (kini Kabupaten Bintan), dan sejak tahun 1999 menjadi bagian dari kabupaten Natuna yang hingga kini telah berganti 3 kali Bupati, namun sampai sekarang belum juga memiliki sebuah pelabuhan laut yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal baik pemerintah kabupaten Natuna ataupun pemerintah provinsi Kepulauan Riau memiliki anggaran daerah yang cukup besar. Pemerintah kabupaten Natuna misalnya tahun 2009 ini memiliki APBD 900 milyar lebih, sedang penduduknya hanya sekitar 60 ribu jiwa. Bahkan pada tahun 2006 APBDnya mencapai Rp. 1,3 trilyun. Sayangnya, pemerintah daerah setempat lebih mementingkan membangun proyek-proyek Mercu Suar seperti megak proyek Gerbang Utaraku yang menelan biaya hingga ratusan milyar Rupiah dari pada membangun proyek-proyek yang memiliki multiplyng effect seperti dermaga, jalan, jembatan, perumahan, dan pertokoan.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SgUVtXfQFyI/AAAAAAAAAYY/yb6pb4ks2f0/s1600-h/Letung.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:20px 2px 2px 2px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SgUVtXfQFyI/AAAAAAAAAYY/yb6pb4ks2f0/s320/Letung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333693202833610530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pemanfaatan sarana transportasi laut seperti pompong, baik yang berfungsi sebagai pompong pengangkut atau alat transportasi antar pulau belum memiliki standarisasi tertentu yang paling tidak dapat memenuhi standar keselamatan penumpang. Padahal bagi masyarakat kepulauan seperti di Natuna dan Anambas, pompong itu tak ubahnya seperti mobil bagi masyarakat di kota-kota besar. Jika pengendara mobil tak memakai seat belt bisa dikenakan denda, maka tak berlebihan juga rasanya kalau pompong diwajibkan memiliki pelampung. Sedang bagi pompong pengangkut seharusnya dipilih dari kapal motor yang berukuran agak besar berdasarkan suatu kriteria kelayakan tertentu yang sesuai untuk mengakut ratusan penumpang. Apalagi Natuna dan Anambas yang terletak di laut China Selatan itu terkenal berombak ganas. Pada musim utara bahkan bisa mencapai 3-4 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah daerah juga harus segera membangun dermaga yang layak, demi keselamatan dan pemenuhan terhadap hak-hak publik. Saat ini dibekas wilayah eks kewedanaan Pulau Tujuh (Natuna dan Anambas), hanya di Terempa dan Ranai yang sudah memiliki dermaga yang layak. Sedang lima kecamatan lainnya terpaksa masih harus menggunakan pompong pengangkut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa di Serasan memang kita anggap sebagai musibah, namun selayaknya musibah tersebut kita jadikan pelajaran berharga. Agar kedepan tak perlu lagi terjadi hal serupa, yang mana kontribusi terbesarnya adalah karena kelalaian kita. Kedepan jika terjadi musibah tak perlu menyalahkan alam, kitalah yang seharusnya berdamai (baca: menyesuaikan diri) dengannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-8631779856480374212?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/8631779856480374212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/memetik-pelajaran-dari-musibah-di.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/8631779856480374212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/8631779856480374212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/05/memetik-pelajaran-dari-musibah-di.html' title='MEMETIK PELAJARAN DARI MUSIBAH DI SERASAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SgUVtXfQFyI/AAAAAAAAAYY/yb6pb4ks2f0/s72-c/Letung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-2272703910659090315</id><published>2009-04-30T14:01:00.007+07:00</published><updated>2009-04-30T16:08:09.112+07:00</updated><title type='text'>ANAMBAS TAK DAPAT DBH MIGAS ???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) pada 24 Juni lalu ternyata tidak menjadikan Anambas secara otomatis berhak mendapatkan DBH Migas. Meski sebelumnya telah ada kesepakatan antara pemerintah Kabupaten Natuna sebagai kabupaten induk dengan para penggagas KKA tentang pembagian DBH, ternyata KKA masih harus gigit jari. Alokasi DBH Migas yang dikeluarkan Departemen Keuangan pada triwulan keempat, Kabupaten Kepulauan Anambas ternyata hanya dapat Rp. 0.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Persoalan DBH migas memang telah lama mengemuka. Konon hal ini pula yang menjadi alasan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi menolak pemekaran Anambas dari kabupaten Natuna beberapa waktu lalu. Walau ketika hendak maju pada Pilkada Natuna tahun 2006, didepan tokoh-tokoh Anambas Daeng berikrar setuju. Tapi siapa sangka setelah berhasil duduk di kursi N 1. Daeng yang juga seorang alim ulama itu ingkar tanpa malu. Dengan berbagai dalih Daeng berusaha menjegal Anambas. Tapi perjuangan yang solid dari segenap masyarakat Anambas akhirnya pemerintah pusat pada 24 Juni 2008 menetapkan UU. 33 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas di Provinsi Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang paling pokok penolakan Daeng terhadap KKA memang karena persoalan Migas. Pasalnya kekayaan alam migas yang selama ini digadang-gadangkan Pemkab Natuna, kegiatan pengekspolorasiannya berada di wilayah Anambas. Jika Anambas berpisah dari Natuna dan berdiri sendiri sebagai sebuah daerah otonom. Tentu DBH Migas yang selama ini diterima Natuna akan beralih ke Anambas. Padahal selama ini DBH Migas menyumbang lebih dari 90 persen APBD Natuna yang tiap tahunnya berkisar Rp. 700 milyar sampai 1 triliun lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun masyarakat Anambas tak mau mengedepankan egonya. Karena mereka pada dasarnya menginginkan pemekaran daerah mendatangkan kemaslahatan bagi semua. Tidak hanya untuk Anambas tetapi juga si induk Natuna. Untuk itu dibuatlah kesepakatan yang pada intinya membagi DBH Migas dengan formulasi 60 persen untuk Natuna dan 40 persen untuk Anambas. Kesepakatan tersebut tertuang dalam surat  BP2KKA nomor 209.3/ANAMBAS/IV/2008 tanggal 23 April 2008 perihal persetujuan dan permohonan tentang DBH Migas, yang ditandatangai oleh Ketua Umum BP2KKA Prof. Dr. M. Zein, Sekretaris BP2KKA Wann Saros, Wakil Bupati Natuna Raja Amirullah, Wakil Ketua DPRD Natuna Wan Zuhendra, Pemprov Kepri yang diwakili Asisten Tata Praja Kepri Tengku Mukhtaruddin, dan Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi. Formulasi tersebut dibuat berdasarkan pertimbangan jumlah penduduk dan luas wilayah, yang mana Natuna memiliki penduduk yang lebih banyak dan wilayah yang lebih luas dari Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kabupaten Kepulauan Anambas Dikebiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah KKA terbentuk, Pemkab Natuna kembali ingkar janji. Alokasi DBH Migas yang dikeluarkan Departemen Keuangan, jatah DBH Migas triwulan IV yang mesti diterima Kabupaten Natuna sebesar Rp193 miliar. Jika kesepakatan awal direalisasikan, paling tidak Rp77 miliar akan masuk ke kantong Anambas. Tapi nyatanya Anambas tak dapat sepersenpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pemerintah KKA dan segenap masyarakat Anambas terus berjuang untuk mendapatkan haknya. BP2KKA sebagai lembaga non gorvernment yang sebelumnya melakukan advokasi pembentukan KKA juga giat berusaha untuk mendapat kompensasi DBH Migas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Anambas tak sendiri, Gubernur Kepri juga kabarnya mendukung perjuangan masyarakat KKA.  Melalui surat bernomor 0616/kdhkepri.905/12.08 tertanggal 2 Desember 2008 menyurati Menteri Keuangan. Gubernur Kepri mendukung upaya Pemkab Kepulauan Anambas yang mengharapkan kucuran DBH Migas triwulan IV TA 2008 demi kelancaran pelaksanaan roda pemerintahan di kabupaten baru itu. Malah, dalam surat tersebut, gubernur Kepri menyatakan bahwa lokasi sumber daya alam pertambangan minyak bumi dan gas alam (Lapangan Udang dan Lapangan Kerisi) lebih dekat dan berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.Tak hanya Gubernur, DPRD Kepri pun bersikap senada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mimpi Daeng Rusnadi Kuasai Migas Anambas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daeng memang tokoh politik yang tak takut menerjang badai. Setelah sebelumnya menghambat pembentukan provinsi Kepri. Bahkan berniat membentuk provinsi sendiri ketimbang bergabung dengan Kepri. Kemudian ia juga menghadang pembentukan KKA. Kini ia juga tak rela berbagi DBH Migas dengan KKA. Padahal tikuspun tahu bahwa kegiatan eksplorasi migas berada di wilayah Anambas. Kalau tidak untuk apa perusahaan-perusahaan pengeksplorasi migas itu (Conoco Philips, Star Energi dan Primeir Oil) memilih pulau Matak sebagai lokasi anjungan minyak (offshore) atau basecamp penambangan mereka. Pilihannya tentu karena alasan efisiensi, sebab letak pulau Matak (salah satu pulau dalam gugus  kepulauan Anambas) yang lebih dekat dengan sumur-sumur Migas.  Sedang Natuna agaknya harus menunggu sampai blok Natuna D Alpha di kelola dulu, dan pulau Bunguran dijadikan sebagai basecamp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SflPPfl7FFI/AAAAAAAAAYI/JwSDIxCDDqk/s1600-h/Air+Port.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:15px 3px 3px 3px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SflPPfl7FFI/AAAAAAAAAYI/JwSDIxCDDqk/s320/Air+Port.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330378761566884946" /&gt;&lt;/a&gt;Tapi sekencang apapun usaha yang dilakukan Daeng Rusnadi dan konco-konconya pasti akan gagal. Apalagi kabarnya pihak konsorsium juga mendukung langkah yang dilakukan Pemkab Anambas untuk mendapatkan DBH Migas. Konsorsium tentu tak mau repot, apalagi tersiar kabar bahwa jika KKA tak dapat DBH Migas masyarakat Anambas akan memblokade basecamp konsorsium di pulau Matak.  Tentu hal tersebut tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya optimis KKA pasti akan mendapat kompensasi yang layak sesuai peraturan perundang-undangan. Namun sebagai bagian dari komunitas masyarakat Anambas kita tetap harus melihat problema ini dengan arif.  Dan kelak jika KKA telah mendapat DBH Migas, saya berharap Natuna juga tetap mendapatkannya atau diterapkan formula sebagaimana yang telah disepakati sebelumnya. Sebab pemekaran daerah prinsipnya tak boleh mematikan daerah induk. Jika daerah induk sampai miskin bukan tak mungkin KKA digabung kembali dengan Natuna. Sedang Daeng Rusnadi si “Raja Bunguran”, pasca di obok-obok KPK beberapa waktu lalu saya kira hanya tinggal nunggu waktu saja. Cepat atau lambat... hotel prodeo sudah menanti….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-2272703910659090315?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/2272703910659090315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/anambas-tak-dapat-dbh-migas.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2272703910659090315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/2272703910659090315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/anambas-tak-dapat-dbh-migas.html' title='ANAMBAS TAK DAPAT DBH MIGAS ???'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SflPPfl7FFI/AAAAAAAAAYI/JwSDIxCDDqk/s72-c/Air+Port.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-228637712158174583</id><published>2009-04-22T22:42:00.007+07:00</published><updated>2009-04-23T00:35:20.943+07:00</updated><title type='text'>KETIKA CALEG DEPRESI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan ini sejumlah media nasional kerap memberitakan tentang para caleg yang mengalami depresi akibat gagal meraih kursi di DPD/ DPR/ DPRD. Di Kabupaten Garut misalnya ada dua orang caleg yang marah besar sambil menghujat tim suksesnya karena gagal meraih kursi, padahal yang bersangkutan sudah menebar uang banyak. Akibatnya kedua caleg tersebut sempat diamankan polisi setempat. Sebuah wisma Rehabilitasi Mental, Sosial, dan Narkoba  di Purbalingga mengaku telah merawat sembilan pasien baru yang mengalami stres, enam diantaranya adalah caleg yang kalah dalam Pemilu 2009. Konon mereka kerap mengigau-ngigau sambil minta uang yang telah dikeluarkan dikembalikan lagi, bahkan ada yang selalu ingin telanjang. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di kota Banjar seorang caleg wanita ditemukan tewas di sebuah gubuk di tengah sawah, yang bersangkutan memutuskan untuk bunuh diri setelah tahu suara yang diperolehnya tak memadai. Di Gorontalo ada caleg yang over dosis mengkonsumsi obat penenang karena suara yang diperolehnya selisih tipis dengan rekan satu partainya. Masih banyak cerita lainnya tentang caleg yang stress yang kalau saya kutip semua bisa tidak cukup semalam. Belum lagi cerita soal caleg yang mengambil kembali bantuan yang sudah diberi kepada warga hanya gara-gara tak berhasil mendapat kursi legislatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritera tentang caleg yang depresi memang sebuah fenomena baru dalam perpolitikan di tanah air. Konon pada Pemilu 2009 yang baru saja kita lewati ini, ada sekitar 7000 caleg yang berpotensi depresi. Walau angka tersebut masih patut dipertanyakan, tetapi yang pasti fenomena tentang caleg stress agak mengejutkan tapi menggelitik. Namun seperti pernah dikatakan analis Politik J Kristiadi lebih baik seorang caleg stress karena tidak terpilih ketimbang stress karena tidak kuat dengan segala intrik dan tekanan justru setelah berhasil mendapat kursi. Kononnya lagi kebanyakan dari anggota DPR 2004-2009 meninggal dunia karena stress dan serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencermati ceritera tentang caleg stress diatas saya jadi teringat sebuah teori dalam ilmu sosiologi yakni teori tentang Hirarki Kebutuhan. Menurut teori tersebut hidup kita ini mengikuti tangga kebutuhan. Anak tangga yang paling bawah adalah Kebutuhan untuk makan, anak tangga kedua adalah kebutuhan terhadap rasa aman, ketiga kebutuhan untuk bersosialisasi, keempat kebutuhan akan harga diri, dan yang kelima dimana merupakan anak tangga teratas adalah kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri. Sesorang menurut teori tersebut hanya akan mungkin sampai pada tangga kedua bila mana sudah menaiki anak tangga pertama, dan baru bisa ketangga ketiga bila sudah melewati anak tangga kedua, begitu seterusnya.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Se9Qhp3uAaI/AAAAAAAAAXo/hhUpjNnK2hg/s1600-h/stress.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:20px 5px 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Se9Qhp3uAaI/AAAAAAAAAXo/hhUpjNnK2hg/s320/stress.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327565423308046754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktiitas berpolitik adalah bagian dari pengejewantahan aktualisasi diri. Dan dapat dipandang sebagai kebutuhan tertinggi dalam konteks hirarki kebutuhan. Oleh karena itu semestinya mereka yang ingin terjun kedunia politik terlebih dahulu harus telah mapan dalam hal ekonomi keluarga, termasuk dalam hal kemampuan bersosialisasi dan ketokohan. Celakannya banyak orang yang urusan priuk rumah saja belum beres malah banting stir menjadi caleg dengan dalih mau berjuang untuk rakyat. Karena ketokohan yang juga hampir tak dikenal, sang caleg butuh gizi lebih untuk bersosialisasi secara instan dan biasanya itu dilakukan dengan menebar uang. Tapi apa nyana dana kampanye yang besar yang sebagian besar diperoleh dengan berhutang atawa dengan cara jual warisan dari Mertua ludes tak bersisa sedang suara yang diperoleh tak seberapa. Tekanan ekonomi ditambah tekanan politik dan kompetisi yang demikian ketat menjadi faktor kuat yang mempengaruhi kestabilan mental seseorang, jika iman kurang tebal depresi lah jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu ketika musim pendaftaran caleg mulai ramai, beberapa kawan seperjuangan juga ada yang menyorong-nyorong saya supaya ikutan nyaleg untuk DPRD, tapi karena paham betul bahwa jangankan anak tangga "self actualization", anak tangga kebutuhan makan pun masih kerap megaduh. Sambil melenggang santai saya hanya menjawab this is not time for our generation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik kata Harold Laswell adalah tentang who get what, when, and how, alias siapa mendapat apa, kapan dan bagaimana. Tapi yang kerap dilupakan orang adalah "Why" alias mengapa. Padahal Why adalah Nawaytu-nya atau motivasi seseorang untuk terjun dalam politik prakis. Jika memang tujuannya adalah dalam rangka ikut melayani masyarakat serta mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Jika tak dipilih..? semestinya ya..legowo saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong pada pemilu kali ini di Anambas ada 128 caleg yang memperebutkan 20 kursi DPRD. Lima diantaranya adalah kerabat dekat saya, dan puluhan lainnya adalah teman dan handai taulan yang saya kenal baik. Sampai hari ini saya tak tahu pasti apakah mereka berhasil meraih kursi panas yang diidamkan, tetapi harapan saya jikapun gagal jangan sampai ada yang depresi. Semoga.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-228637712158174583?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/228637712158174583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/ketika-caleg-depresi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/228637712158174583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/228637712158174583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/ketika-caleg-depresi.html' title='KETIKA CALEG DEPRESI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/Se9Qhp3uAaI/AAAAAAAAAXo/hhUpjNnK2hg/s72-c/stress.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5653997625632376623</id><published>2009-04-14T11:14:00.006+07:00</published><updated>2009-04-14T13:32:27.616+07:00</updated><title type='text'>KEPULAUAN ANAMBAS: KAWASAN PERBATASAN YANG RAWAN PENJARAHAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maret lalu Indonesia melalui Menteri Luar Negeri  Hassan Wirajuda dan Singapura diwakili Menteri Luar Negeri Singapura George Young Boon Yeo, menyepakati perjanjian penetapan garis batas laut wilayah kedua negara di bagian Selat Singapura. Batas laut yang ditentukan adalah Pulau Nipah dan Pulau Tuas, sepanjang 12,1 kilometer.(Kompas.com, 10 Maret 2009). Penandatanganan perjanjian yang dilangsungkan di Ruang Pancasila Departemen Luar Negeri, Jakarta itu merupakan suatu capaian kemajuan antara RI-Singapura dalam konteks penyelesaian kawasan perbatasan setelah negosiasi yang alot sebanyak delapan kali sejak 2005 silam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian kesepakatan tersebut tak berarti akhir dari pekerjaan rumah negara ini dalam hal penanganan kawasan perbatasan. Sejumlah persoalan masih memerlukan perhatian dan formula penyelesaiannya tersendiri, seperti masalah perbatasan di kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anambas, merupakan sebuah kabupaten maritim yang terletak pada 1 derajat 30 menit sampai 3 derajat 30 menit lintang selatan dan 105 derajat 20 menit sampai 106 derajat 50 menit bujur timur. Disebelah utara Anambas terbentang luas laut China Selatan yang mana berhadapan langsung dengan sejumlah negara tetangga Vietnam, Thailand, dan Kamboja. Sedang disebelah barat Anambas berbatasan dengan semenanjung Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letaknya yang strategis semestinya dapat menjadikan Anambas sebagai salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi, tetapi alih-alih maju dan berkembang seperti Singapura, Anambas malah selalu jadi ladang empuk bagi kegiatan penjarahan ikan (illegal fishing) oleh para nelayan asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari ratusan kapal nelayan asing menjarah ikan di laut Anambas dan Natuna, hanya sebagian kecilnya saja yang berhasil ditangkap oleh aparat kemanan setempat. Kemampuan nelayan asing yang mumpuni ditambah dukungan teknologi yang jauh lebih memadai memang memungkinkan para nelayan itu mencari ikan jauh dilepas pantai negara mereka. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan nelayan tempatan, yang hanya mampu memburu ikan sejauh empat mil dengan peralatan yang seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan asing yang menangkap ikan diperairan Anambas tidak saja telah melanggar kedaulatan NKRI, namun juga merugikan perekonomian negara ini serta merusak lingkungan hidup oleh karena metode penangkapan mereka yang menggunakan pukat harimau. Menurut ceritera masyarakat setempat kapal-kapal nelayan asing yang umumnya berasal dari Thailand dan Vietnam itu tidak hanya mencuri ikan di tengah laut tetapi hampir mendekati garis pantai Anambas, bahkan terkadang mereka menyempatkan bersandar dipulau-pulau kecil disekitar untuk mengambil air bersih. Tak jarang nelayan tempatan yang kebetulan berpas-pasan dengan kapal motor mereka di usir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita dilaut lain lagi didarat, kapal nelayan asing yang berhasil ditangkap dilabuhkan ditepi pantai Terempa atau pelabuhan Antang. Sementara ABK kapal dibiarkan bebas berkeliaran dipemukiman masyarakat. Bahkan kadang mereka bekerja sebagai buruh angkut pelabuhan, atau mencari pekerjaan serabutan di rumah-rumah penduduk untuk sekadar mendapat jatah makan. Hal ini terpaksa dilakukan karena Lanal setempat tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan makan mereka.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SeQduPeRh-I/AAAAAAAAAXU/-XiofBcJ0SI/s1600-h/Kapal+nelayan+Asing.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 20pt 2pt 2px 2px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SeQduPeRh-I/AAAAAAAAAXU/-XiofBcJ0SI/s320/Kapal+nelayan+Asing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324413339723466722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para nelayan asing itu dibiarkan bebas berkeliaran, sampai urusan deportasi mereka diselesaikan oleh kapten kapal atau perusahaan mereka di negara asal. Celakanya lagi seperti pernah diceritakan seorang aparat TNI AL di Terempa, terkadang perusahaan atau negara asalnya tidak mau bertanggung jawab, kondisi ini lazim terutama bagi nelayan dari Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebasnya para ABK nelayan asing di pemukiman warga memberi sejumlah ekses negatif. Selain karena perbedaan prilaku dengan masyarakat tempatan, nelayan asing itu juga berpretensi menyebarkan HIV/ Aids dan Narkoba. Bahkan kadang tindak kekerasan pada penduduk lokal khususnya bilamana mereka menyebar di kampung-kampung atau daerah terpencil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anambas dan Natuna memang memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Imam Pragnyono dalam tulisannya di harian Sinar Harapan tahun 2004 mangatakan bahwa sumber daya perikanan laut yang dimiliki Anambas dan Natuna mencapai lebih dari 1 juta ton per tahun dengan total pemanfaatan hanya 36 persen, dan hanya sekitar 4,3 persen saja yang dimanfaatkan oleh nelayan tempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi perikanan yang demikian besar itu tidak terkelola dengan baik antara lain disebabkan karena rendahnya dukungan dari pemerintah lokal serta minimnya pengamanan dikawasan perbatasan. Masyarakat Anambas tentunya berharap semoga dengan telah dibentuknya kabupaten Kepulauan Anambas sejak Juni 2008 lalu, pemerintah setempat bisa menstimulus dan memberdayakan nelayan lokal sehingga mampu meningkatkan produktivitas mereka yang pada gilirannya akan berimplikasi pada penambahan pendapatan asli daerah setempat. Disisi lain peningkatan pengamanan kawasan perbatasan khususnya di wilayah Anambas adalah juga pekerjaan rumah yang harus diperhatikan oleh pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5653997625632376623?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5653997625632376623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/kepulauan-anambas-kawasan-perbatasan.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5653997625632376623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5653997625632376623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/kepulauan-anambas-kawasan-perbatasan.html' title='KEPULAUAN ANAMBAS: KAWASAN PERBATASAN YANG RAWAN PENJARAHAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SeQduPeRh-I/AAAAAAAAAXU/-XiofBcJ0SI/s72-c/Kapal+nelayan+Asing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-5477915918379293287</id><published>2009-04-08T19:02:00.010+07:00</published><updated>2009-04-08T23:12:58.301+07:00</updated><title type='text'>BUPATI NATUNA SAMBANGI TERSANGKA KORUPSI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlahan tapi pasti kasus-kasus korupsi di Natuna mulai terkuak. Setelah sebelumnya sejumlah pejabat dan mantan anggota DPRD Natuna ketar-ketir diperiksa KPK, kini giliran Kejari Natuna yang unjuk gigi. Setidaknya lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pekerjaan pemasangan jaringan menengah di desa Payalaman-Ladan, kecamatan Palmatak, yang kini telah masuk dalam wilayah kabupaten Kepulauan Anambas. Para bekas pejabat Natuna itu kini meringkuk dalam tahanan Mapolres Natuna di Ranai.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima tersangka kasus korupsi itu adalah Mantan Plt Kadis Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Natuna, Kepala Bidang LPE Distamben Kabupaten Natuna, Chandra Putra ST, Agus Firmansyah, SE, M. Si, Novid Jefrin, Sudirman dan Agustian S.Sos. (Sijori Mandiri, 3 April 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian para tersangka korupsi itu sebagaimana diberitakan koran Sijori Mandiri, mendapat kunjungan istimewa dari Bupati Natuna, Daeng Rusnadi, Wakil Bupati Raja Amirullah, Sekda Ilyas Sabli dan sejumlah pejabat teras dilingkungan Pemkab Natuna, yang membesuk mereka di penjara Mapolres Natuna, Ranai pada 2 April 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Daeng Rusnadi tujuannya membesuk para tersangka korupsi itu adalah untuk memberi motivasi dan dukungan moril. Walau demikian pihaknya mengaku memberikan dukungan penuh terhadap penindakan hukum yang dilakukan pihak kejaksaan dalam mengungkap dan mengadili kasus itu sesuai prosedur dan mekanisme ketentuan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tak ada yang salah dengan kunjungan Daeng Rusnadi itu, apalagi para tersangka korupsi itu adalah para koleganya juga. Namun tentu jangan sampai kunjungan petinggi kabupaten Natuna itu mengisyaratkan upaya pemerintah daerah setempat untuk mengintervensi proses hukum yang sedang berlangsung. Kepada Kejaksaan Negeri setempat inilah saatnya untuk menunjukkan kredibiltas dan profesionalismenya. Proses hukum tetap harus dijalankan secara transparan dan objektif, meski para tersangka sebagaimana diakui oleh Daeng sendiri mendapatkan motivasi dan dukungan moril dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seandainya saya yang dalam kapasitas seperti Daeng tentu saya tidak akan mau membesuk para tersangka apa lagi memberi dukungan moril atau motivasi segala. Bahkan bila perlu akan saya kumpulkan semua pejabat seraya mengingatkan mereka bahwa nasib serupa bisa menimpa siapapun juga jika berani melakukan korupsi. Tapi maklum Daeng orangnya baik hati, alih-alih ikut memberi kecaman tapi malah dukungan moril dan motivasi yang digadang-gadangkan. Mudah-mudahan tidak sampai menstimulus pejabat lain untuk melakukan hal serupa agar mendapatkan dukungan moril dan motivasi juga dari "sang pemimpim besar" tanah Bunguran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi di Natuna (maaf) memang seperti kentut, bunyinya memang tidak terdengar tapi baunya menyebar dimana-mana, dan sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat di sana. Di Natuna para pegawai negeri yang baru bertugas beberapa tahun sudah bisa punya rumah bertingkat bahkan ada yang sudah mampu membeli mobil. Kalau saja negara ini menganut sistem pembuktian terbalik dalam penanganan korupsi, mungkin sudah lama penuh penjara, dan sepertinya diperlukan pulau khusus untuk terpidana korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabiat rasuah alias korupsi di Natuna sudah lama menjadi perbincangan hangat rakyat, dulu seorang kenalan yang bekerja di BPK pernah menyatakan bahwa korupsi di Natuna benar-benar extra ordinary. Bahkan koran Sijori Mandiri yang merupakan koran lokal terkemuka di provinsi Kepulauan Riau juga pernah mengangkat kasus korupsi di Natuna dalam tajuknya berjudul "Selamatkan Natuna" pada 20 Februari tahun 2008. Dalam tajuknya itu redaktur mengemukakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...besarnya nilai APBD Natuna tidak sebanding dengan realisasi pembangunan infrastruktur yang ada. Dan tak hanya kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, tapi juga pertumbuhan perekonomian, gaya hidup, termasuk pola hidup masyarakatnya yang juga sangat mencemaskan. Pada sisi lain, walaupun sudah bermunculan berbagai dugaan tentang praktik korupsi pada penggunaan APBD Kabupaten Natuna, namun sejauh ini kondisi yang parah itu belum lagi mendapatkan perhatian dari aparat penegak hukum, baik di Natuna maupun Kepri secara umumnya. Tak salah kiranya Kejaksaan Agung mencap Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna tidak bergeming di dalam upaya pemberantasan korupsi.Kabupaten Natuna beserta masyarakatnya harus diselamatkan dari gerbang kehancuran. Jangan sampai ayam mati di atas gabah. Sementara sebagian pejabat Natuna bergelimang dengan uang, mobil mewah mengkilat, rumah bertingkat dan saldo terus berbunga, berlipat dan terus meningkat. Lalu pejabat mendidik masyarakat menjadi pemalas dengan membagikan sumbangan setiap bulan, hingga membuat antrean panjang di Kantor Pemkab Natuna".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natuna memang merupakan daerah yang kaya, namun karena prilaku pejabatnya yang korup hingga kini masyarakatnya masih dalam keadaan miskin yang menurut BPS Natuna mencapai 30 persen lebih. Pemerintah setempat bukannya sibuk memikirkan bagaimana melakukan pemberdayaan, tapi malah asyik masygul membangun proyek-proyek mercu suar, dan menimbun harta untuk kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja Kejari Natuna bukan diisi oleh orang-orang "banci", sehingga penanganan perkara korupsi tidak berhenti disini saja tetapi harus diteruskan pada kasus-kasus yang lain, termasuk korupsi yang dilakukan oleh pejabat daerah nomor satu sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-5477915918379293287?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/5477915918379293287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/bupati-natuna-sambangi-tersangka.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5477915918379293287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/5477915918379293287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/bupati-natuna-sambangi-tersangka.html' title='BUPATI NATUNA SAMBANGI TERSANGKA KORUPSI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-9127915564425960228</id><published>2009-04-06T19:02:00.003+07:00</published><updated>2009-04-06T19:13:32.563+07:00</updated><title type='text'>BEREBUT SUARA DI SITU GINTUNG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir dua pekan, bencana jebolnya tanggul situ Gintung, Tangerang, Banten terjadi. Musibah yang menewaskan seratus korban lebih itu sungguh menyayat hati siapapun yang melihatnya. Bagi yang memiliki selaksa daya akan tergerak membantu meski hanya beberapa Rupiah. Sedang bagi yang papa cukuplah ia membantu dengan berdoa kepada Sang Khaliq, setidaknya begitulah kebajikan agama mengajarkan kita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bencana alam yang terjadi di negeri ini memang selalu menyedot perhatian. Serempak tanpa paksaan dan  provokasi solidaritas bangsa kembali menguat,  tiap elemen negara ini ingin mengulurkan bantuan tanpa terkecuali oleh partai politik. Maklum bencana kali ini terjadi hanya beberapa pekan jelang Pemilu 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang patut dikritisi pantaskah suasana duka justru dimanfaatkan untuk berkampanye. Tidakkah itu sama saja dengan bersenang diatas duka orang lain . Padahal kuat dugaan bahwa musibah situ Gintung terjadi karena human error akibat kurang awasnya pejabat publik akan keselamatan rakyat. Dan mereka yang kini menjadi pejabat publik bukankah juga orang-orang partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hakikat Partai Politik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan partai politik adalah sebuah keniscayaan dalam negara demokrasi modern. Secara teoritik ia berfungsi sebagai lembaga yang melakukan pendidikan politik, sebagai sarana partisipasi politik, pengatur konflik, komunikasi politik, serta aggregasi kepentingan. Dan yang paling utama ialah fungsi rekrutmen politik yakni mengantarkan anggota-anggotanya dalam jabatan publik; Bupati, walikota, Gubernur, Menteri, presiden, anggota legislatif dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengklasifikasi fungsi daripada partai politik bukanlah bermakna bahwa ia lembaga yang hanya peka terhadap masalah-masalah politik tapi justru bertujuan memantapkan tradisi berdemokrasi dan kehidupan sosial dalam konteks bernegara. Sebab dengan demikian tampaklah perbedaan yang nyata antara parpol dengan elemen infrastruktur politik yang lain seperti LSM, kelompok kepentingan (interest group), elit, media massa, dan juga pressure group termasuk mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan jika tidak ada pembagian tugas seperti itu, apa jadinya jika parpol berfungsi sebagai wadah para pemain sepak bola, sementara justru organisasi agama yang ikut Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Parpol dan Aktivitas Sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lalu jika demikian apakah parpol tidak boleh menjalankan fungsi sosial semisal ikut mendirikan posko atau mengirim sukarelawan ketika terjadi bencana seperti di situ Gintung. Jawabannya tentu saja boleh sepanjang tidak membawa atribut partai serta tidak pula dijadikan sebagai ajang kampanye dalam bentuk apapun. Sebab jika demikian adanya pasti akan sangat menyakiti hati rakyat, dan justru mempertontonkan sikap tidak profesionalnya partai politik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis ada tiga cara paling elegan yang bisa dilakukan oleh parpol untuk menjalankan aktivitas sosialnya. Pertama, parpol yang ingin membantu bisa saja bekerja sama dengan lembaga seperti Palang Merah Indonesia atau Bulan Sabit Indonesia atau LSM tertentu yang jauh lebih berpengalaman dalam menangani bencana. Mereka tentu memiliki jaringan, mekanisme dan sistem kerja yang lebih mumpuni serta kemampuan koordinatif yang baik dibanding parpol yang hanya bergerak insidental dan cenderung bekerja sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, parpol yang tetap ingin membantu secara mandiri bisa melakukannya dengan cara mendirikan organisasi atau badan khusus yang siap diturunkan kapanpun bila ada bencana. Mirip seperti under bow partai, namun tetap harus bekerja professional tanpa harus membawa bendera partai, mensosialisasikan nomor partai apalagi nama caleg. Jika kerja lembaga tersebut kredibel dan kontributif tentu rakyatlah yang akan memberi apresiasinya sendiri, pada gilirannya juga akan berimplikasi terhadap elektabilitas partai politik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, dan saya kira ini adalah yang paling penting yaitu mengembangkan alternatif solusi bagi penanggulangan bencana termasuk didalamnya antisipasi terhadap potensi bencana lewat proposal kebijakan publik yang diperjuangkan oleh wakil-wakil mereka diparlemen. Disaat yang bersamaan juga memainkan peran yang optimal dalam mengawasi kinerja pemerintah khsususnya yang terkait dengan kewajiban memberikan penjaminan rasa aman terhadap warga negara termasuk rasa aman dari bencana yang disebabkan oleh kelalaian manusia. Sebab seperti dikatakan sosiolog Johan Galtung, bila upaya mengantisipasi itu tak dilakukan secara sungguh-sungguh, apalagi tanpa upaya antisipasi, maka sesungguhnya kekerasan terhadap masyarakat telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kita berharap agar bencana demi bencana yang melanda negara ini, hendaknya dijadikan sebagai refleksi oleh para pemimpin negeri ini termasuk oleh parpol-parpol yang kini menebar simpati di Situ Gintung. Jangan sampai bencana yang terjadi karena kelalaian tokoh-tokoh parpol yang kini memimpin negara, justru digunakan pula oleh partai politik untuk merebut suara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-9127915564425960228?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/9127915564425960228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/berebut-suara-di-situ-gintung.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/9127915564425960228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/9127915564425960228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/04/berebut-suara-di-situ-gintung.html' title='BEREBUT SUARA DI SITU GINTUNG'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3314584160286107180</id><published>2009-03-30T10:58:00.009+07:00</published><updated>2009-04-04T17:06:30.390+07:00</updated><title type='text'>KANG ADIB, ORANG MELAYU YANG NYUNDA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah tiga bulan ini kalau saya sedang keliling kota Bandung selalu saja menjumpai poster kang Adib di tepian dan di sudut-sudut jalan kota. Kang Adib, begitu dia dipanggil oleh para pendukungnya. Pria paruh baya yang bernama asli Wan Ahmad Adib Zain itu adalah seorang putra Melayu asli Anambas, Kepulauan Riau yang kini memilih mengabdi di bumi Pasundan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adib Zain yang lahir 48 tahun lalu itu adalah putra dari Wan Muhammad Zain Abdullah.  Setelah lulus SMA di Pekanbaru Adib melanjutkan studinya di jurusan Teknik Sipil IKIP Bandung (Sekarang UPI). Usai menamatkan studinya Adib memilih tetap tinggal di Bandung dan menikahi seorang mojang Bandung bernama Nenden W Rosyidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SdBUCUx9BbI/AAAAAAAAAT0/HCCYIlLjiF8/s1600-h/adib+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:5px 5px 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 92px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SdBUCUx9BbI/AAAAAAAAAT0/HCCYIlLjiF8/s320/adib+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318843558839256498" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah hampir 30 tahun menetap di Bandung, Adib yang memang sejak sekolah telah aktif berorganisasi mulai terjun ke politik praktis. Di tahun 1998 bersama tokoh reformasi Amien Rais, Adib ikut membidani kelahiran Partai Amanat Nasional (PAN). Pada Pemilu 2004 Adib menjadi calon anggota legislatif dari PAN dan terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Barat priode 2004-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 5 tahun mengabdi di tanah Pasundan, Adib yang juga ketua DPW PAN Jawa Barat itu kini membidik Senayan. Ia menjadi caleg PAN untuk DPR RI dari Dapil kota Bandung dan Kota Cimahi. Dimasa kampanye sekarang ini selain sibuk menemui calon pemilih dari kampung ke kampung Adib juga aktif mengembara di dunia maya lewat situs pribadinya www.ahmadadibzain.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah lama menetap di tanah Sunda, dan tentu ia punya tanggung jawab untuk memperjuangkan nasib rakyat disana. Namun Adib tak lupa dengan kampung halamannya. Di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik Adib masih sering hadir dalam berbagai perhelatan yang diadakan warga Kepulauan Riau di Bandung seperti acara halal bihalal, seremoni pembagian beasiswa untuk mahasiswa asal Kepri, sosialisasi APBD Kepri dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adib di sela-sela aktivitasnya yang padat masih juga sempat berbincang-bincang dengan kalangan mahasiswa Anambas, tahun lalu bertempat di kediamannya di Ciateul, Bandung, Adib bersama-sama mahasiswa Anambas yang sedang studi di sana berdiskusi serius membicarakan proses perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas. Meski sudah larut malam Adib tetap bersemangat berdialog dengan para mahasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Adib dalam kancah perpolitikan di tanah Pasundan, seolah ingin membantah sterotip bahwa orang Melayu bukan pekerja keras, apatis dan cuma jago kandang. Pada saat yang bersamaan juga membuktikan betapa orang-orang Sunda bersikap sangat inklusif meski tetap teguh menjunjung adat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3314584160286107180?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3314584160286107180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/kang-adib-orang-melayu-yang-nyunda.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3314584160286107180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3314584160286107180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/kang-adib-orang-melayu-yang-nyunda.html' title='KANG ADIB, ORANG MELAYU YANG NYUNDA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SdBUCUx9BbI/AAAAAAAAAT0/HCCYIlLjiF8/s72-c/adib+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-1356088162394601688</id><published>2009-03-24T13:20:00.009+07:00</published><updated>2009-03-24T23:18:32.778+07:00</updated><title type='text'>LAGI, PEMPROV KEPRI BUKA PROGRAM BEASISWA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah provinsi Kepulauan Riau kembali membuka program beasiswa (untuk priode 2009). Beasiswa diperuntukkan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi asal Kepulauan Riau baik yang berada di daerah tempatan maupun yang sedang studi di luar daerah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun persyaratan pengajuan beasiswa adalah terdaftar sebagai mahasiswa pada program D3, S1, atau S2 di perguruan tinggi negeri maupun swasta (dibuktikan dengan surat keterangan dari perguruan tingginya masing-masing, cap basah). Selain itu calon pelamar beasiswa juga sudah menempuh studi sekurang-kurangnya semester II, dan maksimal semester VI untuk program D3, semester VIII bagi yang mengambil program   S1 dan semester IV untuk S2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa akan diberikan kepada mahasiswa/i yang memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,2 untuk D3 dan S1, sedang untuk S2 minimum 3,3. Bagi mahasiswa jurusan kedokteran, teknik perminyakan, Kimia, dan yang sejenisnya mahasiswa dengan IPK minimum 3,0 dapat mengajukan permohonan memperoleh beasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa juga diperuntukkan kepada mahasiswa/i dari keluarga kurang mampu, dengan perolehan IPK minimum 2,5 serta wajib melampirkan surat keterangan tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain persyaratan diatas, calon pelamar juga harus menyertakan foto copy KTP orang tua, foto copy KK, serta surat permohonan yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Riau melalui organisasi kerabat Kepulauan Riau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi selengkapnya silakan menghubungi organisasi kerabat Kepulauan Riau, atau organisasi mahasiswa Kepulauan Riau di daerahnya masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk anggota Keluarga Pelajar Mahasiswa Anambas (KPMA) Bandung, berkas permohonan beasiswa dapat disampaikan melalui saudara Matari Yasinullah Hasibuan (Ari) atau diantar langsung ke sekretariat KPMA Bandung, jalan Batik Pekalongan no. 41, berkas paling lambat diterima tanggal 27 Maret 2009.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-1356088162394601688?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/1356088162394601688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/info-beasiswa-untuk-mahasiswai-asal.html#comment-form' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1356088162394601688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/1356088162394601688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/info-beasiswa-untuk-mahasiswai-asal.html' title='LAGI, PEMPROV KEPRI BUKA PROGRAM BEASISWA'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-658394230080696841</id><published>2009-03-17T19:28:00.004+07:00</published><updated>2009-03-17T20:23:26.366+07:00</updated><title type='text'>PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS CAPAI BANYAK KEMAJUAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seolah ingin membantah argument bahwa pemekaran daerah hanya untuk kepentingan elit saja, pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) terus bergegas membenahi daerahnya. Alhasil belum genap setahun dibentuk KKA telah capai banyak kemajuan&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KKA yang dipimpin oleh Plt Bupati Tengku Mukhtarudin telah berhasil meletakkan dasar-dasar pemerintahan daerah dengan merekrut para PNS dari kabupaten induk Natuna, maupun dari kabupaten/ kota lainnya di provinsi Kepri. Bahkan pada Desember 2008 lalu Pemda setempat telah merekrut 100 orang pengawai honerer untuk ditempatkan diberbagai instansi pemerintah. Proses perekrutan berjalan secara transparan, dengan sistem perangkingan berdasarkan hasil test. Walau dari sisi sistem rekrutmen masih banyak yang harus dibenahi tetapi perekrutan berjalan relatif lancar dan bebas KKN. Pada bulan April mendatang rencananya pemerintah KKA juga akan merekrut pegawai honorer untuk Satpol PP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capaian kemajuan juga meliputi bidang kesehatan. Dimana Pemda setempat telah membebaskan biaya pengobatan bagi seluruh warga Anambas. Sedang dalam bidang pendidikan rencananya akan segera dibangun gedung baru untuk SMAN 1 Siantan. Terobosan yang telah sejak lama dinantikan, namun hampir luput dari perhatian pemkab Natuna dulu. Sedang dalam bidang administrasi kependudukan. Pemda KKA membebaskan biaya pengurusan KTP bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam teknoologi informasi pemerintah KKA membebaskan saluran internet yang dipasang di kantor-kantor pemerintah di ibukota Terempa. Sehingga kini warga Terempa bisa memanfaatkan saluran tersebut untuk koneksi internet di tempat-tempat tertentu. Karena luas kota Terempa yang tidak terlalu besar maka sinyalnya bisa ditangkap hampir diseluruh pelosok kota.Pemda KKA juga telah meluncurkan website resminya http://www.anambaskab.go.id  sejak Februari lalu. Namun sayangnya informasi yang dimuat masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski capaian kemajuan telah banyak diperoleh Pemda KKA, tak berarti Pemkab dan warga setempat dapat  berpuas diri. Tugas berat masih menanti, yakni mengawal Pemilu 2009 agar berjalan lancar, damai serta Luber dan Jurdil, mengingat belum adanya lembaga KPU di daerah ini. Selain itu pemerintahan sementara dibawah pimpinan Plt Bupati Tengku Muchtarudin dan Sekda Herdi Usman ini juga harus mempersiapkan perangkat DPRD serta menyelenggarakan Pilkada paling lama tahun depan, sebagaimana diamanatkan UU No. 33 tahun 2008 tentang Pembentukan KKA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan KKA benar-benar membawa efek yang positif bagi kesejahteraan warga. Pelayanan publik yang efektif dan efisien, pemerintahan yang bebas KKN, ketersediaan lapangan kerja, serta terwujudnya Anambas yang maju, mandiri, dan berbudaya adalah espektasi yang teramat dalam dari seluruh warga Anambas.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-658394230080696841?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/658394230080696841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/pemkab-kepulauan-anambas-capai-banyak.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/658394230080696841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/658394230080696841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/pemkab-kepulauan-anambas-capai-banyak.html' title='PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS CAPAI BANYAK KEMAJUAN'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-4435344359647885413</id><published>2009-03-09T14:53:00.009+07:00</published><updated>2009-03-16T15:22:45.157+07:00</updated><title type='text'>WISATA KITA: ALAM INDAH, SARANANYA PAYAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu yang lalu, The Travel and Tourism Competitiveness Report 2009 merilis laporan terkininya bahwa industri pariwisata Indonesia menempati peringkat ke 81 dunia. Jauh berada dibawah Malaysia yang ada diperingkat ke 32, Thailand ke 39, dan Brunai 69. Sementara Singapura negara kecil di seberang pulau Batam malah masuk dalam deretan top ten dunia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradoks memang, negeri kita yang katanya memiliki alam yang indah, beragam budaya dengan masing-masing ciri khasnya, justru tak terlalu diminati para pelancong. Untung ada Bali, pulau Dewata yang terkenal diseluruh dunia. Saking terkenalnya dulu seorang teman saya dari Amerika pernah mengira bahwa Bali adalah nama negara dan Indonesia adalah part of Bali. Bali memang andalan wisata Indonesia. Januari 2009 lalu ada 173,9 ribu (data BPS) lebih turis asing mengunjungi pulau itu. Tapi apakah cuma Bali andalan pariwisata kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah negeri yang amat indah dengan sejuta pesona wisata. Bagaikan pesona alam surga, tetapi sayang untuk mencapai surganya para pelancong mesti lebih dulu melewati "neraka". Ya...persoalannya adalah infrastruktur yang jauh dari memadai. Jalan-jalan yang berlubang dan kerap becek meski tak sedang musim hujan.  Disamping promo yang belum merata, persoalan keamanan juga kerap dipertanyakan calon pelancong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era otonomi daerah, pemerintah daerah setempat punya tanggung jawab untuk membenahi infrastruktur disamping tentunya mengupayakan investasi pihak swasta untuk menjadikan objek-objek wisata lebih memikat dengan berbagai fasilitasnya. Tanpa itu semua saya pikir Visit Indonesia Year hanya akan beringsut bagai siput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu Pemkab Natuna (masih termasuk Anambas) pernah membuat dan mengedarkan compact disk yang berisi promo wisata di daerah ini. Luar biasa...video berjudul Mutiara di Ujung Utara itu  menggunakan tiga bahasa sekaligus (Indonesia, Inggris dan Jepang). Pemkab Natuna juga aktif melakukan promo di berbagai perhelatan misal seperti Jakarta Fair. Langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Natuna itu patut diacungi jempol, tapi saya yakin efeknya tak terlalu berarti bagi pariwisata di Natuna-Anambas, kalau tak mau dibilang sia-sia belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasannya sederhana, karena infrastruktur di daerah ini jauh dari memadai. Gunung Ranai memang tinggi menjulang begitu juga dengan Batu Sindu sangat menawan. Belum lagi Air Terjun Temburun dan Padang Melang serta pulau-pulau kecil yang tersebar di laut China Selatan benar-benar surga para penyelam. Tapi  siapa yang mau kesana?..lihatlah sarana transportasi belum memadai, demikian juga hotel atau wisma yang semestinya tegak beridiri di tepian pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelancong cenderung ingin layanan yang serba instant alias serba cepat. Siapa yang mau repot harus menyewa pompong milik warga dulu baru bisa berwisata ke air terjun. Belum lagi kondisi sekitar yang kurang terawat, misalnya WC yang sudah sekian lama jadi sarang hantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dengan dimekarkannya Anambas menjadi kabupaten, pemerintah daerah setempat mesti belajar dari pengalaman diatas, diharapkan Pemkab. Kep. Anambas bergegas membenahi sarana infrastruktur, dan sistem transportasi antar pulau yang memberikan kemudahan pada warga juga pada para pelancong. Promo sebagus apapun akan sia-sia jika tak diimbangi dengan ketersediaan sarana dan fasilitas yang memadai. Semoga.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-4435344359647885413?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/4435344359647885413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/wisata-kita-alam-indah-sarananya-payah.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4435344359647885413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/4435344359647885413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/03/wisata-kita-alam-indah-sarananya-payah.html' title='WISATA KITA: ALAM INDAH, SARANANYA PAYAH'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-6356636370444834020</id><published>2009-02-24T14:26:00.007+07:00</published><updated>2009-02-24T14:38:56.864+07:00</updated><title type='text'>STOP PRILAKU NIMBY: SELAMATKAN LAUT ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angin di Kepulauan Anambas bertiup spoi-spoi, hari itu laut tak begitu ganas sehingga banyak warga masyarakat duduk-duduk bersantai di beranda rumah. Anak-anak muda lebih suka naik kendaraan bermotor atau sekadar mengayuh sepeda keliling kota Terempa. Sambil duduk-duduk ditepian dermaga sekilas saya memandang kebawah laut. Bukan rinyu atau tamban yang kulihat tetapi sampah-sampah plastik yang bertebaran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis sungguh padahal tanggal 21 Februari yang lalu kementrian Lingkungan Hudup baru saja mengkampenyekan hari peduli sampah. Tanggal tersebut diambil untuk mengingatkan kita betapa sampah dapat menjadi bencana besar, itulah yang menimpa masyarakat di TPA Lewigajah, Bandung beberapa tahun yang lalu. Namun kampanye hari peduli sampah tak menggema sampai ke Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampah-sampah yang berserak dilaut Anambas adalah akibat dari prilaku Not In My Back Yard (NIMBY) alias asal tidak dihalaman rumah saya, maka sampah boleh dibuang dimana saja termasuk laut. Inilah kebiasaan buruk masyarakat Indonesia tak terkecuali oleh masyarakat di kabupaten Kepulauan Anambas. Prilaku tersebut harus dihentikan, sebab sampah dilaut bukan saja merusak keindahan lingkungan sekitar kita, serta berprotensi menggangu kesehatan kita, tetapi juga berpotensi merusak kelangsungan habitat berbagai jenis biota laut yang selama ini menjadi lahan rezeki masyarakat Anambas. Agaknya pantun berikut cocok untuk menggambarkan bahaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebatang pelepah di tebang orang&lt;br /&gt;Jatuh tertimpa perigi batu&lt;br /&gt;Jangan sampah sembarang dibuang&lt;br /&gt;Alam merajuk kite yang pilu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita menarik soal sampah-sampah yang berserakan dilaut Anambas. Beberapa waktu lalu kawan saya yang bekerja di kantor camat Siantan pernah menagih kepada warga, uang pungutan atas jasa pemungutan sampah. Seorang wanita paruh baya pernah enggan membayar tagihan yang hanya beberapa lembar uang ribuan rupiah itu, alasannya karena dia tidak pernah membuang sampah ditong sampah yang disediakan oleh Pemda. Kawan saya bertanya, lalu kemana sampah rumah tangga anda dibuang, dengan enteng ia menjawab, kami membuangnya ke laut. Ini artinya kesadaran akan lingkungan memang harus kita bangun sejak dini, dan saya pikir bukan hanya Pemda tetapi juga civil society dan privat sector punya tanggung jawab yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut disyukuri bahwa, pada Musrenbang Desember 2008 yang lalu Pemkab Kep. Anambas merencanakan pembangunan TPA, mudah-mudahan saja dapat segera terealisasi. Tetapi pembangunan TPA saja tidak cukup tanpa dibarengi komitmen dan langkah yang holistik dalam mengatasi persoalan sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut saya ingin menyampaikan sejumlah saran kepada Pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas terkait pengelolaan sampah di daerah ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Jangka Pendek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(1) Menyediakan tong-tong sampah ditempat-tempat yang mudah dijangkau.&lt;br /&gt;(2) Melakukan sosialisasi kepada masyarakat lewat sekolah-sekolah dan rumah-rumah ibadah, atau forum-forum pengajian tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup khususnya agar menghentikan prilaku NYMBY.&lt;br /&gt;(3) Memasang spanduk, atau iklan di jalan-jalan protokol tentang himbauan agar tidak membuang sampah disembarang tempat, dan perlunya menjaga lingkungan hidup.&lt;br /&gt;(4) Segera merealisasikan pembangunan tempat pembuangan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Jangka Menengah dan Jangka Panjang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(1) Menerbitkan Perda tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) serta mengimplementasikannya secara efektif.&lt;br /&gt;(2) Bersama-sama dengan warga membentuk Laskar Biru yang bertugas memungut sampah dilaut dalam priode tertentu dengan menggunakan speat boat.&lt;br /&gt;(3) Membuat program bersih kota, dimana mengharuskan tiap-tiap kecamatan menyelenggarakan kegiatan gotong royong sekurang-kurangnya satu kali dalam empat bulan.&lt;br /&gt;(4) Menyelenggarakan perlombaan kebersihan lingkungan hidup untuk merebut adipura Anambas setiap tahunnya yang meliputi perlombaan tingkat desa/ kelurahan dan kecamatan. Desa/ kelurahan yang terbaik mendapat tambahan anggaran dalam APBD tahun berikutnya sementara desa/ kelurahan yang terburuk mendapat pengurangan anggaran. Terapkan reward and punishment.&lt;br /&gt;(5) Membuat pemisahan tong sampah organik dan non organik.&lt;br /&gt;(6) Membangun sarana pengolahan limbah yang memungkinkan sampah-sampah dapat di recycle.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-6356636370444834020?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/6356636370444834020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/02/stop-prilaku-nimby-selamatkan-laut_24.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6356636370444834020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/6356636370444834020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/02/stop-prilaku-nimby-selamatkan-laut_24.html' title='STOP PRILAKU NIMBY: SELAMATKAN LAUT ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7988654675861317734</id><published>2009-02-18T00:01:00.007+07:00</published><updated>2009-02-20T18:54:14.560+07:00</updated><title type='text'>PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN : INSPIRASI BUAT MAHASISWI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rabu kemarin, saya baru saja menonton sebuah film berjudul “Perempuan Berkalung Sorban”. Film garapan sineas muda Hanung Bramantyo itu sempat menuai kritikan pedas dari sejumlah ulama dan kyai yang menganggap bahwa film tersebut telah melecehkan umat Islam dan kalangan pesantren. Walaupun demikian sang sutradara justru beranggapan bahwa film tersebut berkenan mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan yang notabenenya juga sangat dihormati oleh Islam. Untuk itu pula ketua umum PP Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin menyempat diri menonton film itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kisah Anissa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Film perempuan berkalung sorban mengisahkan tentang perjuangan seorang perempuan bernama Anissa (Revalina S Temat) terhadap kungkungan yang dialami perempuan. Anissa menggugat ayahnya Kyai Hanan (Joshua Pandelaky) dan sejumlah kyai di pesantren Al-Huda Jombang yang memiliki pandangan yang konservatif. Dalam pesantren Salafiah putri Al Huda itu diajarkan bagaimana menjadi seorang perempuan muslim dimana pelajaran itu membuat Anissa beranggapan bahwa Islam membela laki-laki, perempuan sangat lemah dan tidak seimbang. Mereka melarang perempuan naik kuda, tidak boleh jadi pemimpin dan tidak secara umum tak mendapati hak-hak yang sama dengan kaum pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Annisa juga kecewa dengan ayahnya yang melarang ia kuliah di Jogjakarta dengan alasan karena tidak didampingi muhrimnya. Padahal terhadap kakak lelaki Annisa sang ayah sampai menjual sawah demi mengantar putranya studi di Madinah. Annisa juga memiliki pandangan yang berbeda dengan kedua kakaknya yang cenderung berpandangan konservatif dengan tidak membolehkan para santri membaca buku-buku diluar yang dianjurkan oleh ustad dan ustadzah. Tetapi diam-diam Annisa membag-bagikan sejumlah buku sastra diantaranya adalah buku berjudul Bumi Manusia karya Pramudya Ananta Toer, yang mana dilarang peredarannya oleh rezim Soeharto ketika itu.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZruZLc9WCI/AAAAAAAAAMc/eNllA6QTZsY/s1600-h/PBS2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 30pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZruZLc9WCI/AAAAAAAAAMc/eNllA6QTZsY/s320/PBS2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303813627520571426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengalami pergolakan hidup yang tidak mudah dan sempat dituduh berzinah hingga diceraikan oleh suaminya. Anissa mencoba menapaki jalan kebebasan yang ia yakini. Ia beruntung memiliki ibu (Widyawati) yang pengertian dan cenderung sepaham dengan Anissa. Selain itu Khudori (Oka Antara) saudaranya  yang meninggalkan Anissa untuk studi di Universitas Al-Azhar akhirnya kembali ke Jombang, Khudori yang sejak lama bersimpati pada Anissa kemudian menikahinya, namun sayang Khudori yang berpandangan moderat dan sangat menyayangi Annisa itu meninggal secra tragis. Jadi sebenarnya yang digugat oleh Annisa bukanlah agama Islam melainkan interpretasi ayahnya dan sejumlah gurunya terhadap Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film tersebut sangat menarik, dan layak untuk ditonton oleh perempuan masa kini, perempuan yang tak ingin hidupnya hanya berlindung di ketiak para lelaki. Perenpuan harus sadar akan hak-haknya yang setara dengan kaum pria, meski tak berarti ia harus melupakan kodratnya sebagai perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lelaki Bukan Musuh Perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu saya sempat mengikuti kuliah bersama Dr. Indraswari, seorang pakar Sosiologi Pembangunan dan aktifis gender. Menurutnya musuh perempuan itu bukan lekaki, bahkan lelaki sebenarnya juga adalah korban sama seperti perempuan. Musuh perempuan yang sebenarnya adalah kontruksi sosial. Cara berpikir kita selama ini telah terkonstruksi sedemikian rupa bahwa laki-laki yang bekerja dan perempuan harus berada dirumah, memasak didapur dan mengasuh anak. Padahal dewasa ini tak sedikit keberhasilan suatu pekerjaan justru karena digarap oleh perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya tak semua perempuan menyadari hal tersebut. Saya punya seorang kawan yang cantik dan cukup pintar yang kebetulan juga berasal dari Kepulauan Riau. Ia dulu sangat aktif dalam berbagai aktivitas ekstra dan intra kampus. Tetapi belakangan ini ia enggan lagi beraktivitas sebagaimana biasanya dengan alasan kodratnya sebagai perempuan. Adalah pacarnya yang dengan dalih agama kemudian memberikan doktrin seperti itu. Kawan saya itu bahkan enggan bergaul dengan lelaki kecuali pacar dan kerabat dekat, nomor hp nya pun tak boleh lagi diketahui oleh teman-temannya yang berjenis kelamin lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir kondisi ini amat merugikan dia, karena seharusnya masa-masa muda itu dinikmati diantaranya dengan membina pertemanan dengan banyak orang dan melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat, bukan malah hanya diam dirumah. Tapi entah kenapa kawan saya itu seperti tak bisa berpikir jernih, dan barangkali ia terlalu larut dengan perasaan cinta yang teramat sangat hingga bersedia menghambakan diri pada kekasih hati yang belum tentu menjadi suami. Saya jadi teringat sebuah pepatah yang mangatakan Janganlah kamu menjadikan dirimu sebagai budak bagi orang lain padahal Tuhan menciptakanmu dalam keadaan yang bebas dan merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perempuan di Anambas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan perempuan-perempuan di Anambas? Saya pikir kita beruntung karena tradisi dan budaya Melayu yang kita miliki tak mengenal diskriminasi terhadap perempuan. Bahkan dulu pada masa kesultanan Riau, seorang sultan yang akan memegang tahta harus terlebih dahulu memperoleh restu oleh pemegang Cogan yakni Engku Putri atau Raja Hamidah yang tak lain adalah seorang perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terbentuknya kabupaten Kepulauan Anambas semestinya dapat mendorong para perempuan untuk berkiprah secara lebih nyata dalam pembangunan termasuk dalam politik dan pemerintahan. Sayang sebagian besar partai politik di Anambas masih  enggan melibatkan perempuan sebagai calegnya meski UU parpol telah mensyaratkan 30% keterwakilan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa prihatin pada kawan saya diatas dan pada kebanyakan mahasiswi Anambas yang kurang menyadari pentingnya peranan kaum hawa dalam zaman modernisasi dan era yang penuh dengan keterbukaan ini meski mereka telah megecap pendidikan tinggi. Para mahasiswi Anambas hendaknya memahami bahwa mereka memegang tanggungjawab yang besar untuk memajukan kaum perempuan diwilayah ini. Oleh karena itu mulailah untuk memahami entitas diri sebagai bagian dari sistem social yang makro. Sangat tak patut jika masa-masa studi hanya dimanfaatkan untuk rutinitas akademik yang menjemukan. Apalagi tontonannya hanya infotainment dan sinetron saja. Sudah saatnya mahasiswi Anambas dan Kepri pada umumnya mulai lebih giat belajar dan terlibat langsung dalam memahami realitas sosial. Bukankan sebagian besar problematika social dan  kemiskinan adalah yang masalah-masalah yang menyangkut kepentingan perempuan dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7988654675861317734?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7988654675861317734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/02/perempuan-berkalung-sorban-inspirasi.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7988654675861317734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7988654675861317734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/02/perempuan-berkalung-sorban-inspirasi.html' title='PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN : INSPIRASI BUAT MAHASISWI'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZruZLc9WCI/AAAAAAAAAMc/eNllA6QTZsY/s72-c/PBS2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-9122193831652892185</id><published>2009-01-27T14:22:00.006+07:00</published><updated>2009-02-16T21:29:59.587+07:00</updated><title type='text'>MEMOTRET PLURALITAS DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZltqffa0UI/AAAAAAAAALE/k-3eQSNhyGY/s1600-h/Banner+Imlek.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 63px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZltqffa0UI/AAAAAAAAALE/k-3eQSNhyGY/s400/Banner+Imlek.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303390612980683074" /&gt;&lt;/a&gt;Lampion-lampion berwarna merah terang berjejer menghias sebuah pusat pertokoan di Terempa, ibukota kabupaten Kepulauan Anambas. Sementara kembang api baru saja memecah kesunyian di langit Anambas yang agak sendu namun cukup bersahabat. Sejak kemarin etnis Tionghoa di kabupaten yang baru dibentuk pada Juli 2008 ini bersuka cita menyambut tahun baru Imlek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Etnis Tinghoa di kabupaten Kepulauan Anambas adalah yang terbesar kedua setelah suku Melayu. Populasi mereka sekitar 8-9 % dari 32.000 jumlah penduduk. Etnis Tionghoa telah menetap di Anambas sejak ratusan tahun silam. Mereka hidup membaur dengan suku Melayu dan etnis lainnya diwilayah ini. Tak terlihat ada diskriminasi diantara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik masyarakat Melayu maupun etnis Tionghoa di Anambas sangat menghargai keragaman. Disana, adalah hal yang biasa menjalin pertemanan antar orang Melayu dengan orang Tionghoa. Hubungan persahabatan tidak dibina berdasarkan sentiment etnis tetapi lebih karena rasa nyaman dalam berinteraksi sosial. Masyarakat Anambas bahkan tak mengenal istilah pribumi dan non pribumi dalam tatanan praktis. Disini banyak orang-orang Tionghoa yang pandai membaca Syahadat, mengucapkan istighfar dan Hamdallah. Bahkan dulu ketika saya masih di SMP ada seorang teman yang ikut menghafal Ayat Kursi ketika kami dan para siswa Muslim diminta menghafal ayat itu oleh guru agama. Mereka, orang-orang Tionghoa itu tak sungkan mengucap Assalamu’alaikum ketika masuk rumah orang Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Tionghoa yang membuka kedai kopi atau rumah makan juga faham betul dengan larangan bagi umat Muslim untuk makan daging babi. Bahkan dulu ada tukang jual Sate yang selalu meminta bantuan seorang Muslim untuk memotong ayamnya, agar tak timbul keraguan bagi warga Melayu memakan sate yang dijualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, ketika tahun baru Imlek atau Natal, tetangga saya yang kebetulan adalah etnis Tinghoa pengikut aliran Konghucu dan beragama Nasrani, selalu mengirim sebuah rantang yang berisi macam ragam makanan khas Imlek dan Natal. Mereka juga mengajak kami bersilaturrahmi kerumah mereka. Hal yang sama juga tentunya keluarga kami lakukan terhadap mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu, teman saya yang sedang studi di Jogja datang ke Bandung untuk sekadar berwisata ria, dia yang kebetulan adalah keturunan Tionghoa itu menginap beberapa hari di kamar kost saya. Teman kost saya merasa agak heran kenapa saya bisa berteman akrab dengan “Orang China”. Saya katakan bahwa hal demikian sangat lazim dikampung kami. Setahun kemudian saya berkunjung ke Jogja, sayapun juga menginap dirumah teman kecil saya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah potret pluralitas di Anambas. Keragaman itu mestinya kita maknai secara posistif, dan saya pikir entitas keragaman di Anambas adalah satu dari modal sosial yang telah kita miliki dan harus dipertahankan demi membangun kabupaten Kepulauan Anambas yang kita cintai ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-9122193831652892185?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/9122193831652892185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/memotret-pluralitas-di-kabupaten.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/9122193831652892185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/9122193831652892185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/memotret-pluralitas-di-kabupaten.html' title='MEMOTRET PLURALITAS DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZltqffa0UI/AAAAAAAAALE/k-3eQSNhyGY/s72-c/Banner+Imlek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-3027916378879630684</id><published>2009-01-24T15:08:00.039+07:00</published><updated>2009-02-17T23:52:25.622+07:00</updated><title type='text'>Lagak Budak Anambas:</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"MENJUAL" MELAYU DITANAH RANTAU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berada jauh di tanah rantau tak membuat Oka dan rekan-rekannya lupa akan kampung halaman dan budaya leluhurnya. Justru selama berada di Bandung Oka merasa bertanggungjawab untuk ikut memperkenalkan adat dan budaya Melayu di kota priangan itu. Bagi Oka dan teman-temannya sesama mahasiswa melestarikan budaya Melayu adalah bagian dari tanggung jawab mereka sebagai generasi muda, karena kalau bukan kita lalu siapa lagi tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Salah satu cara mereka ikut melestarikan budaya Melayu adalah dengan menampilkan seni tari Melayu dalam perhelatan-perhelatan yang kerap diselenggarakan komunitas masyarakat Kepulauan Riau di kota Bandung seperti acara halal bihalal yang biasanya selalu dihadiri oleh Gubernur Kepri dan para bupati/ walikota se provinsi Kepri. Selain itu mereka mengaku juga ikut dalam acara promo wisata Melayu mewakili komunitas masyarakat Kepri misalnya seperti pada acara Travel Explore 2008 yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung/ NHI. “Terkadang kami juga di undang untuk mengisi acara yang diselenggarakan oleh pihak diluar komunitas Kepri, atau diminta untuk mengajar tarian Melayu pada mahasiswa-mahasiswa di Bandung yang kebetulan sedang mencari tahu tentang adat dan kesenian Melayu”, terang Eka yang kerap bertindak sebagai pelatih dan ketua tim. Memperkenalkan seni budaya Melayu ditengah-tengah masyarakat Sunda adalah kebanggaan bagi kami selain bisa unjuk gigi kami juga punya kesempatan untuk memahami budaya Sunda yang tak lain adalah kampung halaman kedua kami, tambah Eka yang kuliah di STBA Bandung itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZradaygArI/AAAAAAAAAMM/Os-nYGawaj8/s1600-h/Blad%E2%82%AC100.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 15px 0pt 5px 5px; float: right; cursor: pointer; width: 260px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZradaygArI/AAAAAAAAAMM/Os-nYGawaj8/s320/Blad%E2%82%AC100.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303791710124376754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar berikut  adalah foto para mahasiswa Anambas dan Natuna di Bandung usai mempersembahkan tarian persembahan dan tarian Mak Inang Melenggang dalam acara Silaturrahmi mahasiswa Bengkalis di Hotel Bumi Kitri Bandung, Oktober 2008 silam. Dari kiri kekanan adalah Novan, Sari, Eka, Dedek, Oka. Sedang duduk dibagian depan adalah Ari dan Andree.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZrdCkWwJQI/AAAAAAAAAMU/Fv_4Ef1jJiI/s1600-h/PICT0007.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 20pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 260px; height: 190px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZrdCkWwJQI/AAAAAAAAAMU/Fv_4Ef1jJiI/s320/PICT0007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedang gambar disebelah diambil usai para mahasiswa Anambas yang bergabung bersama mahasiswa dari Karimun, dan Lingga membawakan tarian Rentak Rebana pada acara Pagelaran Seni Budaya Kepri yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Provinsi Kepulauan Riau Bandung (IKPKR) bertempat di gedung Graha Sanusi Universitas Padjadjaran Bandung. Dibarisan belakang dari kiri kekanan adalah Utari, Eka, Uul, Tari, Tika. Dibagian depan dari kiri kekanan adalah Ari, Dolli, Eman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-3027916378879630684?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/3027916378879630684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/lagak-budak-anambas.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3027916378879630684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/3027916378879630684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/lagak-budak-anambas.html' title='Lagak Budak Anambas:'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZradaygArI/AAAAAAAAAMM/Os-nYGawaj8/s72-c/Blad%E2%82%AC100.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7278947322275222140</id><published>2009-01-12T04:46:00.002+07:00</published><updated>2009-02-16T22:05:08.973+07:00</updated><title type='text'>KEDAI KOPI DIMATA ORANG MELAYU</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Duduk-duduk dikedai kopi adalah perkara yang lazim dilakukan orang-orang Melayu di Anambas. Tak peduli tua-muda, kaya-miskin, dengan berkawankan segelas kopi atau teh obeng (es teh manis) mereka larut dalam suasana dikedai kopi yang khas. Tapi buat PNS hati-hati jangan nongkrong dikedai kopi pada jam kerja, nanti dapat peringatan keras dari pak Bupati. Lagipula bukankah melayani masyarakat adalah tugas yang utama....!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kedai kopi di Anambas biasanya mulai buka sejak habis shalat subuh, dan tutup menjelang maghrib, walaupun beberapa kedai kopi ada juga yang buka hingga larut malam. Gambar dibawah ini adalah suasana disalah satu kedai kopi  yang terletak di jalan Tanjung Terempa. Dari kiri ke kanan, Robby, saya sendiri, Emi, dan satu lagi Doddy yang sedang mengambil foto.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZl-lx9D8uI/AAAAAAAAAL0/09sbTgMHMYk/s1600-h/PICT0009.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:30px 0 5px 5px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZl-lx9D8uI/AAAAAAAAAL0/09sbTgMHMYk/s320/PICT0009.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303409223735177954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kedai kopi berbeda dengan rumah makan atau cafe-cafe semacam Starbuck yang sering kita dapati di kota-kota besar. Orang-orang yang datang ke kedai kopi tujuan utamanya bukanlah untuk minum kopi atau makan siang, tapi biasanya hanya untuk waste the times alias mebuang-buang waktu. Memang kalau dilihat sekilas kesannya negatif. Mereka hanya duduk-duduk mengobrol tanpa melakukan hal yang produktif. Bagi orang luar yang berkunjung ke Anambas mungkin akan berpikir bahwa masyarakat disini "pemalas dan tukang bual".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar, kedai kopi ternyata juga memegang peranan sosial yang cukup penting di Anambas. Kedai kopi bukan sekadar tempat untuk hang out tetapi juga merupakan sarana yang efektif untuk bersosialisasi. Selain itu kedai kopi juga merupakan pusat informasi bermacam aktivitas serta tempat berdiskusi, mulai dari soal agama, budaya, bisnis, politik, sampai urusan ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kalau seorang Melayu Anambas mau mengetahui jadwal lelang tender suatu proyek, atau bahkan sekadar mau tau jadwal kapal masuk mereka merujuk informasi dari orang-orang yang sedang duduk di kedai kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari Senin, Kamis dan Sabtu, orang-orang yang tinggal diluar kota Terempa biasanya mengunjungi kota ini untuk berniaga, menjual hasil karet, cengkeh, ikan, atau untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. Nah pada hari-hari yang lazim disebut "hari pasar" itu kedai kopi sangat ramai dikunjungi. Kedai kopi memang menjadi tempat yang nyaman untuk sekadar melepas lelah sambil menunggu pompong (perahu bermotor ukuran kecil) yang mengantarkan mereka ke Terempa untuk kembali lagi ke kampungnya masing-masing. Nah menjelang pemilu 2009, dan Pilkada Anambas tahun depan, kedai kopi lagi-lagi menjadi media atrraktif yang ramah, murah dan efektif. Mau menang pemilu, sila mengantri di kedai kopi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7278947322275222140?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7278947322275222140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/kedai-kopi-dimata-orang-melayu.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7278947322275222140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7278947322275222140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/kedai-kopi-dimata-orang-melayu.html' title='KEDAI KOPI DIMATA ORANG MELAYU'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZl-lx9D8uI/AAAAAAAAAL0/09sbTgMHMYk/s72-c/PICT0009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7721997941470508785</id><published>2009-01-11T16:38:00.002+07:00</published><updated>2009-02-16T21:36:52.404+07:00</updated><title type='text'>MUSRENBANG PERDANA DI ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Rabu 23 Desember 2008 yang lalu, pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) untuk pertama kalinya menyelenggarakan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Acara yang diselenggarakan di gedung BPMS Terempa itu berlangsung lancar dengan dihadiri sekitar 200an orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saya merasa terharu dengan pertemuan itu, karena ini adalah untuk pertama kalinya masyarakat Anambas melaksanakan suatu musyawarah yang berkenan mendiskusikan kemana arah pembangunan kabupaten yang baru dibentuk ini dalam kurun waktu setahun kedepan. Acara yang dibuka oleh Plt Bupati Kep. Anambas Tengku Mukhtarudin itu sejujurnya lebih mirip pertemuan tingkat kelurahan. Selain karena sarana yang serba terbatas, jumlah peserta yang hadir juga amat sedikit. Bahkan para panitia yang sebagian besar adalah pegawai kantor Bupati dan kantor Camat Siantan itu kelihatan agak bingung dan kurang terkoordinir. Tapi kondisi ini bisa dimaklumi..lah, namanya juga Musrenbang perdana. Tetapi untuk kedepannya saya harap bisa diperbaiki; komposisi masyarakat hendaknya lebih banyak dari aparat pemerintah, juga sosialisasi acara yang semestinya lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Musrenbang perdana di KKA itu berlangsung dengan hikmat hingga sore hari. Setelah petatah-petitih dari para petinggi setempat dan dari utusan Pemrov Kepri, acara dilanjutkan dengan pembahasan rencana pembangunan yang dibagi dalam tiga kelompok. kelompok I (bidang sosial budaya) membahas rencana pembangunan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan Kesra, agama, kependudukan dan KB, serta pemberdayaan perempuan. kelompok II (bidang ekonomi) membahas masalah lapangan kerja dan peluang usaha, pertanian, kehutanan, peternakan, perkebunan, perikanan, dan kelautan, serta kelompok III (bidang infrastruktur dan pemerintah desa) membahas soal pekerjaan umum, pertambangan dan energy, perhubungan, pariwista, seni dan budaya, lingkungan hidup, tata pemerintahan yang baik dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu saya mencoba untuk ambil bagian dikelompok ketiga. Ada empat hal yang saya sarankan kepada pemerintah KKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan stasiun pemancar radio&lt;br /&gt;Hingga saat ini tak ada satupun media lokal yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Anambas, yang nota bene nya tersebar dipulau-pulau. Memang, waktu masih bergabung dengan kabupaten Natuna, pemerintah setempat telah memiliki media lokal, yaitu koran Natuna Pos, selain itu juga ada RRI Natuna. Tapi sayangnya kedua media lokal itu hanya dapat dinikmati oleh masyarakat di ibukota kabupaten Natuna di Ranai, dan beberapa pulau lain disekitarnya. Sedangkan masyarakat yang berada digugusan kepulauan Anambas tetap jauh dari jangkauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan media lokal amat penting selain sebagai sarana informasi dan sosialisasi antara tiga komponen governance; pemerintah, masyarakat, dan swasta, media lokal juga dapat berfungsi sebagai alat komunikasi dan pemersatu bagi masyarakat kepulauan, sehingga kalau tidak ada media penghubung masyarakat yang tersebar dipulau-pulau diluar pusat ibukota akan merasa terisolir. Sementara itu media yang menurut saya paling murah, praktis, dan bersahabat untuk semua kalangan adalah radio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya radio punya sejarah yang amat penting di Anambas. Pada tanggal 14 Desember 1941, kepulauan ini tepatnya di Terempa dibom oleh tiga skwadron pesawat serdadu Jepang, hampir setengah dari penduduk kota kecil itu menjadi korban meninggal. Konon, bom tersebut dijatuhkan Jepang karena di kepulauan ini terdapat stasiun radio yang dikepalai langsung oleh seorang Belanda. Radio tersebut berperan sebagai alat komunikasi pertahanan bagi kapal-kapal perang Belanda yang melintas di Laut Cina Selatan dan juga untuk komunikasi dengan pusat komando tentara Belanda di Bintan dan sekitarnya. Ini artinya sejak lama Belanda telah memikirkan pentingnya pembangunan stasiun pemancar radio di kepulauan Anambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kini, hemat saya radio masih memegang peranan yang amat penting bagi masyarakat. Selain yang telah disebutkan diatas, radio lokal di Anambas juga dapat berfungsi sebagai corong pengingat bagi kapal-kapal nelayan asing yang kita tahu sering masuk dan mencuri ikan di perairan Indonesia khususnya di perairan laut China Selatan. Bagi nelayan lokal, radio dapat berfungsi sebagai media pemberi peringatan dini (early warning) atas kemungkinan datangnya badai, hujan, atau ombak besar dan tentunya juga sebagai media hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web Resmi Pemda KKA&lt;br /&gt;Selain menyampaikan saran tentang pentingnya dibangun stasiun radio lokal, saya juga menyampaikan masukan tentang perlunya pemerintah KKA memiliki website resmi. Saat ini web site mutlak harus dimiliki oleh siapapun yang ingin memperkenalkan organisasinya ditingkat domestik maupun internasional. Apalagi masih banyak yang belum tahu eksistensi Anambas sebagai daerah otonom baru yang tidak hanya penyumbang Migas bagi Republik ini tetapi juga salah satu daerah yang berada di garis terdepat, tepatnya diutara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One Village One Computer&lt;br /&gt;Saya juga menyampaikan ide tentang perlunya pengadaan sarana komputer yang lengkap dengan jaringan internet bagi tiap pemerintah desa. Aplikasi e-gov di Anambas lebih dari sekedar mengikuti tren perkembangan IT, tetapi amat dibutuhkan untuk mengatasi mobilitas aparatur pemerintah yang terbatas mengingat kondisi geografis KKA yang kita tahu masyarakatnya berdomisili dipulau-pulau. Apalagi pada musim utara, praktis urusan adminitrasi pemerintahan menjadi terhambat. Pengadaan one village one computer akan membantu mengatasi masalah ini.&lt;br /&gt;Selain pengadaan sarana computer yang tidak kalah penting adalah pelatihan bagi aparatur desa. Karena percuma saja kalau sarananya tersedia tetapi aparat desa yang ada tidak mampu mengoperasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Block Grant Untuk Pemdes&lt;br /&gt;Usulan yang menurut saya juga penting untuk diakomodasi adalah adanya block grant (dana alokasi umum) bagi pemerintahan desa. Karena percuma saja kalau otonomi yang dimiliki desa tidak disertai dengan ketersediaan anggaran yang memadai.&lt;br /&gt;Saya pikir hampir seluruh masyarakat Anambas tentunya sangat berharap agar pemekaran daerah menjadi titik awal yang akan membawa Anambas keluar dari keterisoliran, kemiskinan, dan ketimpangan pembangunan yang selama ini dirasakan. Semoga…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7721997941470508785?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7721997941470508785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/musrenbang-perdana-di-anambas_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7721997941470508785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7721997941470508785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/musrenbang-perdana-di-anambas_11.html' title='MUSRENBANG PERDANA DI ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2201022762063374429.post-7153212580700517146</id><published>2009-01-11T05:47:00.010+07:00</published><updated>2009-02-16T21:32:27.656+07:00</updated><title type='text'>TIGA PILAR PEMBANGUNAN ANAMBAS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setelah sempat berlarut-larut, Pemerintah dan DPR akhirnya mengesahkan undang-undang pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas bersamaan dengan 11 daerah lainnya. Keputusan ini tentu saja disambut dengan suka cita seluruh masyarakat Anambas. Sudah sepatutnya apresiasi yang setingi-tingginya disampaikan kepada Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA) yang telah sukses menggalang soliditas perjuangan masyarakat Anambas. Bagi penulis pengukuhan Anambas sebagai daerah otonom bukan hanya kemenangan masyarakat Anambas tetapi seluruh masyarakat Natuna dan Kepulauan Riau pada umumnya dalam rangka mereduksi hegemoni Jakarta di tanah Kepri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemekaran Daerah dari Perspektif Administrasi&lt;br /&gt;Namun demikian euforia masyarakat hendaknya diekspresikan dengan cara yang tidak berlebihan. Masyarakat dan pihak-pihak manapun yang sebelumnya berpolemik panjang termasuk otoritas politik lokal di daerah induk mesti melihat pemekaran daerah dalam konteks yang wajar. Pembentukan suatu daerah otonom berpisah dari daerah induknya tidak usah dilihat dalam konteks keberhasilan memerdekakan diri atau meminjam istilah Ryaas Rasyid disebut sebagai “separatisme lokal” yang mana lebih banyak didorong oleh spirit primordialisme, etnosentrisme, dan politik pragmatis para elit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemekaran daerah harus dilihat dalam konteks pengembangan kewilayahan untuk mengakselerasi pembangunan secara umum. Dari perspektif administrasi pembangunan pembentukan ataupun penggabungan daerah dapat dilihat sebagai dinamisasi perubahan sosial yang terencana. Pada suatu masa tertentu bisa saja dilakukan pembentukan dan penyederhanaan organisasi pemerintahan daerah. Siagian (1988) mengatakan, Jika kebutuhan pembangunan menuntut penyederhanaan, penyederhanaanlah yang akan dilaksanakan. Akan tetapi jika penilaian obyektif atas kebutuhan pembangunan menuntut pembentukan organisasi baru, jalan ini pun harus dapat ditempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan pemekaran daerah jika dilihat dari penilaian yang obyektif tentunya akan mendatangkan sejumlah manfaat dan berpengaruh signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Simabura (2005) mengidentifikasikan setidaknya enam keunggulan dari kebijakan pemekaran daerah yaitu: (1) mengurangi bertumpuknya pekerjaan di pusat pemerintahan; (2) Mendekatkan pelayanan publik dari pemerintahan terhadap masyarakat; (3) memperpendek jarak komunikasi antara masyarakat dan pemerintah (4) menciptakan kemandirian pemerintahan daerah dan masyarakat (5) menciptakan suasana kompetitif antar daerah (6) meningkatkan  akuntabilitas, transparansi dan partisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga Pilar Utama&lt;br /&gt;Sebagai daerah otonom baru, pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kelak akan menghadapi persoalan dan tantangan yang berat. Maklum, dibanding daerah-daerah lain dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Anambas adalah daerah yang masih terbelakang, terisolir, dan miskin. Meski demikian daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang besar, dan merupakan daerah penghasil migas di Kep. Riau. Oleh sebab itu pembentukan Anambas harus dijadikan new strategi pembangunan untuk menghapus keterbelakangan, keterisoliran dan kemiskinan.&lt;br /&gt;Menurut penulis ada tiga hal fundamental yang harus menjadi roh dalam melaksanakan pembangunan berbagai bidang di Kabupaten Kepulauan Anambas kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Melaksanakan sistem pendistribusian pembangunan yang merata dan berkeadilan. Ibukota cukuplah di fungsikan sebagai pusat pemerintahan, sementara sektor-sektor pembangunan lainnya harus disebar secara merata ke semua wilayah dengan memperhatikan keunggulan lokal. Paradigma pembangunan yang memfungsikan ibukota sebagai pusat segala aktifitas harus direkonstruksi. Anambas harus belajar dari kekeliruan daerah-daerah lain yang menjadikan ibukotanya sebagai pusat kekuasaan, perdagangan, industri, pariwisata, hiburan, bahkan pusat kemaksiatan dan korupsi. Jika pemerataan pembangunan dilakukan dengan sungguh-sunggu maka tidak perlu ada tuntutan pemindahan ibukota, atau tuntutan untuk manyatakan berpisah dari Anambas. Disparitas pembangunan yang menganga  selalu berpretensi menciptakan konflik sosial dalam berbagai dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Mengutamakan pembangunan infrastruktur fisik yang memiliki multiplying effect, yaitu sarana dan prasana yang berdampak luas untuk mendorong pembangunan ekonomi rakyat, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan berdampak pada pembangunan sektor-sektor lainnya. Jika memperhatikan realitas Anambas maka yang paling dibutuhkan saat ini adalah pembangunan jalan, jembatan, perumahan, dan pelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan proyek-proyek mercu suar seperti mendirikan monument yang kaya ornament, gedung pemerintahan yang menawan, atau rumah ibadah yang megah bak di kota suci Madinah, tentu boleh-boleh saja dilakukan. Tetapi hendaknya didasarkan pada azas prioritas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jangan sampai ketika petinggi negeri terkagum-kagum dengan proyek mercusuar disaat yang bersamaan keterisoliran, keterbelakangan, dan kemiskinan masih mendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, menjadikan pendidikan sebagai pembangunan unggulan. Sebagai daerah yang tengah membangun masyarakat Kepri khususnya Anambas harus terbuka dengan warga Indonesia dari penjuru manapun, dan dari suku apapun. Kita tidak bisa dengan sinisme kedaerahan melarang orang mengadu peruntungan dalam bidang-bidang perniagaan, politik, dan pemerintahan di tanah kelahiran kita. Hanya dengan kualitas edukasi yang mumpuni masyarakat tempatan akan sanggup berhadap-hadapan dalam kompetesi regional secara fair. Hanya dengan kualitas pendidikan, kita kan sanggup berkata “kami pantas karena kapabilitas”, dan lebih baik menjadi tuan di negeri sendiri daripada menjadi penonton yang gigit jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pembentukan Anambas sebagai daerah otonom harus dilihat dalam konteks melaksanakan kebijakan otonomi-desentralisasi. Prof. Ateng Syafrudin mengatakan desentralisasi mengandung makna adanya  pengakuan dari penentu kebijaksanaan pemerintahan negara terhadap potensi dan kemampuan daerah. Sehingga melaksanakan desentralisasi adalah tidak lain untuk menumbuhkan kebiasaan yang baik dalam menyerap, merumuskan dan mengambil keputusan dalam memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam lingkup daerah sendiri. Kata Legowo (2003) a successful process of decentralization would result subsequently in the establishment of governance at local level.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2201022762063374429-7153212580700517146?l=putraanambas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putraanambas.blogspot.com/feeds/7153212580700517146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/tiga-pilar-pembangunan-anambas_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7153212580700517146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2201022762063374429/posts/default/7153212580700517146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putraanambas.blogspot.com/2009/01/tiga-pilar-pembangunan-anambas_10.html' title='TIGA PILAR PEMBANGUNAN ANAMBAS'/><author><name>Putra Anambas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08182186423500003693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SJePY1IVw-w/SZlWSxhirAI/AAAAAAAAAKs/J0BvGNCOL9k/S220/Photo+5.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
